HOAX nih... moso wong islam seperti itu ?... ndak mungkiiinn.... yahudi itu
udah kontrak mati sebagai musuh islam di quran...


2013/5/18 Tawangalun <[email protected]>

> **
>
>
>
> Pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a. ada seorang Gubernur Mesir yang
> bernama Amr bin 'Ash dan dia berniat untuk membangun sebuah masjid di
> samping istananya yang megah itu. Namun keinginannya itu terbentur dengan
> adanya lahan atau rumah yang harus digusur dan rumah tersebut ternyata
> dimiliki oleh seorang Yahudi tua.
>
> Gubernur Amr bin 'Ash lalu memanggil orang Yahudi itu dan meminta agar dia
> mau menjual tanahnya. Akan tetapi orang Yahudi itu tidak berniat untuk
> menjual tanahnya. Kemudian gubernur Amr bin `Ash memberikan penawaran yang
> cukup tinggi dengan harga lima belas kali lipat dari harga pasaran, tetapi
> tetap saja orang Yahudi itu menolak untuk menjual tanahnya.
>
> Gubernur Amr bin `Ash kesal dan akhirnya karena berbagai cara telah
> dilakukan dan hasilnya buntu, maka sang gubernur pun menggunakan
> kekuasaannya dengan memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan surat
> pembongkaran dan akan menggusur paksa lahan tersebut, suatu cara yang tidak
> Islami. Sementara si Yahudi tua itu tidak bisa berbuat apa-apa selain
> menangis dan kemudian dia berniat untuk mengadukan kesewenang- wenangan
> gubernur Mesir itu pada Khalifah Umar bin Khattab.
>
> Akhirnya orang Yahudi itu pergi ke Madinah untuk mengadu kepada Khalifah
> Umar bin Khattab, walaupun dengan menempuh perjalanan yang cukup panjang.
> Begitu tiba di Madinah, orang Yahudi itu merasa takjub, karena Khalifah
> Umar bin Khattab tidak memiliki istana yang megah seperti istananya Amr bin
> 'Ash dan bahkan dia diterima Khalifah Umar bin Khattab hanya di halaman
> Masjid Nabawi di bawah naungan pohon kurma. Selain itu penampilan Khalifah
> Umar bin Khattab amat sederhana untuk ukuran pemimpin yang memiliki
> kekuasaan begitu luas.
>
> " Ada keperluan apa kakek datang kesini, jauh-jauh dari Mesir ? " tanya
> Umar bin Khattab.
>
> Setelah mengatur detak jantungnya karena berhadapan dengan seorang
> khalifah yang tinggi besar dan penuh wibawa, si kakek itu mengadukan
> kasusnya. Dia bercerita pula tentang bagaimana perjuangannya untuk memiliki
> rumah itu, dimana dia sejak muda bekerja keras sehingga dapat membeli
> sebidang tanah dan membuat gubuk di atas tanah tersebut.
>
> " Akan tetapi, wahai Khalifah Umar, sungguh sangat menyedihkan. Harta
> satu-satunya yang aku miliki sekarang telah sirna, karena telah dirampas
> oleh Gubernur Amr bin 'Ash ". kata orang Yahudi itu tanpa rasa takut.
>
> Laporan tersebut membuat Khalifah Umar bin Khattab marah dan wajahnya
> menjadi merah padam. Setelah amarahnya mereda, kemudian orang Yahudi itu
> diminta untuk mengambil tulang belikat unta dari tempat sampah, lalu
> diserahkannya tulang itu kepada Khalifah Umar bin Khattab.
>
> Khalifah Umar bin Khattab kemudian menggores tulang tersebut dengan huruf
> alif yang lurus dari atas ke bawah dan di tengah goresan itu ada lagi
> goresan melintang menggunakan ujung pedang, lalu tulang itu pun diserahkan
> kembali kepada orang Yahudi tersebut sambil berpesan :
> " Bawalah tulang ini baik-baik ke Mesir dan berikanlah kepada Gubernur Amr
> bin 'Ash ". jelas Khalifah Umar bin Khattab.
>
> Si Yahudi itu kebingungan ketika diminta untuk membawa tulang yang telah
> digores dan memberikannya kepada Gubernur Amr bin `Ash. Gubernur Amr bin
> 'Ash yang menerima tulang tersebut, langsung tubuhnya menggigil kedinginan
> serta wajahnya pucat pasi. Saat itu juga Gubernur Amr bin 'Ash mengumpulkan
> rakyatnya untuk membongkar kembali masjid yang sedang dibangun dan
> membangun kembali gubuk yang reot milik orang Yahudi itu.
>
> " Bongkar masjid itu! " teriak Gubernur Amr bin Ash gemetar.
>
> Orang Yahudi itu merasa heran dan tidak mengerti tingkah laku Gubernur.
> " Tunggu! " teriak orang Yahudi itu.
>
> " Maaf Tuan, tolong jelaskan perkara pelik ini. Berasal dari apakah tulang
> itu? Apa keistimewaan tulang itu, sehingga Tuan berani memutuskan untuk
> membongkar begitu saja bangunan yang amat mahal ini. Sungguh saya tidak
> mengerti! ". kata orang Yahudi itu lagi.
>
> Gubernur Amr bin Ash memegang pundak orang Yahudi itu sambil berkata : "
> Wahai kakek, tulang ini hanyalah tulang biasa dan baunya pun busuk ".
>
> " Mengapa ini bisa terjadi. Aku hanya mencari keadilan di Madinah dan
> hanya mendapat sebongkah tulang yang busuk. Mengapa dari benda busuk
> tersebut itu gubernur menjadi ketakutan? " kata orang Yahudi itu.
>
> " Tulang ini merupakan peringatan keras terhadap diriku dan tulang ini
> merupakan ancaman dari Khalifah Umar bin Khattab. Artinya, apapun pangkat
> dan kekuasaanmu suatu saat kamu akan bernasib sama seperti tulang ini,
> karena itu bertindak adillah kamu seperti huruf alif yang lurus. Adil di
> atas dan adil di bawah. Sebab kalau kamu tidak bertindak adil dan lurus
> seperti goresan tulang ini, maka Khalifah tidak segan-segan untuk memenggal
> kepala saya ". jelas Gubernur Amr bin 'Ash.
>
> Orang Yahudi itu tunduk terharu dan terkesan dengan keadilan dalam Islam.
>
> " Sungguh agung ajaran agama Tuan. Sungguh aku rela menyerahkan tanah dan
> gubuk itu. Bimbinglah aku dalam memahami ajaran Islam! ".
>
> Akhirnya orang Yahudi itu mengikhlaskan tanahnya untuk pembangunan masjid
> dan dia sendiri langsung masuk agama islam......
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke