asesmen ( dalam ejaan indonesia) apan artinya penilaian. Begitu kata ini 
berhadapan dengan iso 17025, apan artinya penilaian akan kesesuaian dengan 
standar internasional 17025 - laboratory management system. nah ... tanggal 15 
Mei kemaren -- sebagai konsultan iso -- saya mendampingi sebuah perusahaan 
dalam "menghadapi" asesmen yang dipimpin oleh oleh asesor kepala dari badan 
sertifikasi.

inget kata kata Johny, apanan kita - kitamah masih usia produktif, jadi ya 
mosti kerja, berkreasi, berkarya, bermanfaat bagi orang lain dan tentu saja --- 
dibayar dengan layak :-) Pasaran jasa pendampingan akreditasi dengan judul jadi 
tukang konsultan ISO apanan lumayan, kisaran 80 sd 100 juta an ( dapetlah 8 
biji scoopy -- pakai kurs versi Habe ;-) ) untuk "kerja keras" selama 2 hari 
seminggu selama kurang lebih 3 bulan.

bicara tentang kesesuaian akan persyaratan ...

kalau kitap suci sebagai persyaratan dan kita mesti idup 100% sesuai dengan isi 
kitap suci "plek" secara tekstual, kayaknya -- dan dapat dipastikan --- 
penganut agama apapun nddak akan pernah bisa.

contoh :

ada ajaran yang kitap suci nya jelas jelas melarang makan babi, tapi 
penganutnya doyan makan babi panggang :-)

ada pembawa ajaran yang istri nya belasan , apanan susah bagi wanita manapun di 
dua untuk dibagi cinta nya :-)

pendek kata, kalau seorang asesor kepala melakukan "asesmen" kepada kita untuk 
menilai apakah kita sudah sesuai dengan "manual mutu" karya tuhan yang maha esa 
( what eveh the name : Alquran, injil, alkitap ... ) kayaknya tak ada satu 
manusiapun yang bebas dari "NCR" ( Ketidaksesuaian ) dalam arti nddak berhak 
menyandang "sertifikat terakreditasi" yang menunjukkan bahwa orang itu udah 
100% sesuai tingkah lakunya, ucapannya, hatinya , dengan kitap suci ...

kitap suci itu sendiri apanan bersifat umum dan generik. multi tafsir, multi 
interpretasi. dan untuk urusan "generic", saya di minggu lalu apanan pernah di 
kritisi oleh peserta dengan kalimat "ISO itu bahasanya bahasa hukum, susah 
dicerna, dan kenapa Bapak tidak dapat mengemas bahasa yang susah itu menjadi 
bahasa yang lebih mudah dicerna dan mudah dipahami oleh kami ?"

Saya belon sempet jawap, namun sang kepala asesor dengan baek hati m,enjawab 
kan nya buat saya "ISO 17025 dan 9001 itu adalah persyaratan yang generic, 
dalam arti umum, dan diperuntukkan tidak untuk perusahaan besar saja atau 
perusahaan kecil saja, sehingga bahasanya memang begitu, dan diperlukan 
keterampilan dan kecerdasan kita untuk menginterpretasikan persyaratan tersebut 
dengan disesuaikan dengan proses bisnis yang berada di perusahaan masing masing 
..."

Dalam bahasa sederhana ( si uplik sama si item takutnya dan memang kayaknya 
bakal kesulitan untuk "mengunyah" kata kata itu ) persyaratan dalam kitap suci 
manapun apanan mostinya generic dan mosti memperhatikan "bisnis proses" atawa 
dengan bahasa lebih gampang memperhatikan kondisi sosial budaya masyarakat di 
saat itu di tempat itu.

cara - cara muhammad di era seribu tahun lalu "merehab" kehidupan bangsa arap 
barbar pada saat itu pastinya beda dengan cara wali songo di indonesia. 
meskipun sama sama judulnya "islam".

orang boleh ajah menginterpretasikan budaya bikin dan nabuh beduk, dakwah lewat 
wayang, mengunjungi kuburan dan nyiram kuburan dengan air dan bunga warna warni 
sebagai "temuan" atawa "NCR" atawa bukti ketidaksesuaian prilaku tersebut 
dengan islam versi arap. Namun ... orang indonesia yang hidup di indonesia, 
dengan ke islaman nya , apanan asyik - asyik ajah menabuh beduk, nonton wayang 
dan ziarah ke kuburan dengan khusyu .

secara "sarkastis" orang boleh bilang bahwa ajaran islam versi wali songo" 
adalah ajaran Islam yang tidak Islami dalam arti tidak memenuhi persyaratan 
manual mutu dan manual prosedur islam versi muhammad. Namun apan semua itu bisa 
dijawap cukup dengan beberapa patah kata : Perbedaan konteks jaman ... re 
interpretasi... penafsiran ulang ...yang disesuaikan dengan "bisnis proses" 
pada zaman nya.

kitap suci tentu saja berbeda dengan persyaratan ISO 9001 yang bergerak dari 
versi 1984, kemudian 9001 : 2000 kemudian ke 9001 : 2008 ... kitap suci memang 
harus tetap begitu. begitu kata katanya, begitu isinya. namun ... tentu saja 
harus ada REVISI atawa RE INTERPRETASI atau bahaya "kasar" nya "Mesti ada upaya 
reformasi dalam ajaran agama" sehingga fungsi dasar agama kembali pada posisi 
awal : menciptakan kehidupan yang lebih berarti, lebih bernilai, adil makmur 
tata tengtrem kerta raharja.

jadi ...

Adalah prilaku yang sangat tolol ...bodoh...dungu..pandir... jika di milis ini, 
masih ada manusia yang mengkritik islam versi arap atawa islam versi radikal 
dan menyamakan penganut islam di kampung malabar sama dengan penganut islam 
yang menenteng bom bunuh diri di negeri sana. Adalah perbuatan yang kerang 
"ksatria" ketika ada beberapa pihak yang menyamakan penganut islam di desa 
malabar sama dengan penganut islam versi entah berantah yang doyan 
memperlakukan pembantu sesuka hatinya seperti budak.

Saya Pinpin,
Saya konsultan manajemen mutu,
dan saya Muslim.

Semoga bermanfaat.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke