susah disangkal, kalau elu itu memang seorang neo prophet pin btw, ngomong begini pasti bikin si duo kribo bloon marah marah silahkan tem and plik, panggung sudah kami persiapkan...
________________________________ From: pinpinyuliansyah <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, May 27, 2013 9:57 AM Subject: [proletar] asesmen iso 17025 asesmen ( dalam ejaan indonesia) apan artinya penilaian. Begitu kata ini berhadapan dengan iso 17025, apan artinya penilaian akan kesesuaian dengan standar internasional 17025 - laboratory management system. nah ... tanggal 15 Mei kemaren -- sebagai konsultan iso -- saya mendampingi sebuah perusahaan dalam "menghadapi" asesmen yang dipimpin oleh oleh asesor kepala dari badan sertifikasi. inget kata kata Johny, apanan kita - kitamah masih usia produktif, jadi ya mosti kerja, berkreasi, berkarya, bermanfaat bagi orang lain dan tentu saja --- dibayar dengan layak :-) Pasaran jasa pendampingan akreditasi dengan judul jadi tukang konsultan ISO apanan lumayan, kisaran 80 sd 100 juta an ( dapetlah 8 biji scoopy -- pakai kurs versi Habe ;-) ) untuk "kerja keras" selama 2 hari seminggu selama kurang lebih 3 bulan. bicara tentang kesesuaian akan persyaratan ... kalau kitap suci sebagai persyaratan dan kita mesti idup 100% sesuai dengan isi kitap suci "plek" secara tekstual, kayaknya -- dan dapat dipastikan --- penganut agama apapun nddak akan pernah bisa. contoh : ada ajaran yang kitap suci nya jelas jelas melarang makan babi, tapi penganutnya doyan makan babi panggang :-) ada pembawa ajaran yang istri nya belasan , apanan susah bagi wanita manapun di dua untuk dibagi cinta nya :-) pendek kata, kalau seorang asesor kepala melakukan "asesmen" kepada kita untuk menilai apakah kita sudah sesuai dengan "manual mutu" karya tuhan yang maha esa ( what eveh the name : Alquran, injil, alkitap ... ) kayaknya tak ada satu manusiapun yang bebas dari "NCR" ( Ketidaksesuaian ) dalam arti nddak berhak menyandang "sertifikat terakreditasi" yang menunjukkan bahwa orang itu udah 100% sesuai tingkah lakunya, ucapannya, hatinya , dengan kitap suci ... kitap suci itu sendiri apanan bersifat umum dan generik. multi tafsir, multi interpretasi. dan untuk urusan "generic", saya di minggu lalu apanan pernah di kritisi oleh peserta dengan kalimat "ISO itu bahasanya bahasa hukum, susah dicerna, dan kenapa Bapak tidak dapat mengemas bahasa yang susah itu menjadi bahasa yang lebih mudah dicerna dan mudah dipahami oleh kami ?" Saya belon sempet jawap, namun sang kepala asesor dengan baek hati m,enjawab kan nya buat saya "ISO 17025 dan 9001 itu adalah persyaratan yang generic, dalam arti umum, dan diperuntukkan tidak untuk perusahaan besar saja atau perusahaan kecil saja, sehingga bahasanya memang begitu, dan diperlukan keterampilan dan kecerdasan kita untuk menginterpretasikan persyaratan tersebut dengan disesuaikan dengan proses bisnis yang berada di perusahaan masing masing ..." Dalam bahasa sederhana ( si uplik sama si item takutnya dan memang kayaknya bakal kesulitan untuk "mengunyah" kata kata itu ) persyaratan dalam kitap suci manapun apanan mostinya generic dan mosti memperhatikan "bisnis proses" atawa dengan bahasa lebih gampang memperhatikan kondisi sosial budaya masyarakat di saat itu di tempat itu. cara - cara muhammad di era seribu tahun lalu "merehab" kehidupan bangsa arap barbar pada saat itu pastinya beda dengan cara wali songo di indonesia. meskipun sama sama judulnya "islam". orang boleh ajah menginterpretasikan budaya bikin dan nabuh beduk, dakwah lewat wayang, mengunjungi kuburan dan nyiram kuburan dengan air dan bunga warna warni sebagai "temuan" atawa "NCR" atawa bukti ketidaksesuaian prilaku tersebut dengan islam versi arap. Namun ... orang indonesia yang hidup di indonesia, dengan ke islaman nya , apanan asyik - asyik ajah menabuh beduk, nonton wayang dan ziarah ke kuburan dengan khusyu . secara "sarkastis" orang boleh bilang bahwa ajaran islam versi wali songo" adalah ajaran Islam yang tidak Islami dalam arti tidak memenuhi persyaratan manual mutu dan manual prosedur islam versi muhammad. Namun apan semua itu bisa dijawap cukup dengan beberapa patah kata : Perbedaan konteks jaman ... re interpretasi... penafsiran ulang ...yang disesuaikan dengan "bisnis proses" pada zaman nya. kitap suci tentu saja berbeda dengan persyaratan ISO 9001 yang bergerak dari versi 1984, kemudian 9001 : 2000 kemudian ke 9001 : 2008 ... kitap suci memang harus tetap begitu. begitu kata katanya, begitu isinya. namun ... tentu saja harus ada REVISI atawa RE INTERPRETASI atau bahaya "kasar" nya "Mesti ada upaya reformasi dalam ajaran agama" sehingga fungsi dasar agama kembali pada posisi awal : menciptakan kehidupan yang lebih berarti, lebih bernilai, adil makmur tata tengtrem kerta raharja. jadi ... Adalah prilaku yang sangat tolol ...bodoh...dungu..pandir... jika di milis ini, masih ada manusia yang mengkritik islam versi arap atawa islam versi radikal dan menyamakan penganut islam di kampung malabar sama dengan penganut islam yang menenteng bom bunuh diri di negeri sana. Adalah perbuatan yang kerang "ksatria" ketika ada beberapa pihak yang menyamakan penganut islam di desa malabar sama dengan penganut islam versi entah berantah yang doyan memperlakukan pembantu sesuka hatinya seperti budak. Saya Pinpin, Saya konsultan manajemen mutu, dan saya Muslim. Semoga bermanfaat. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
