Arab Saudi yang turun menurun dikuasai oleh Dynasty keluarga Saud sejak 1902 
lebih dari 200 tahun berkuasa dibawah lindungan Inggris serta Amerika kemudian.

Populasi rakyatnya berjumlah 26 juta jiwa, 9 juta diantaranya orang asing, 2 
juta adalah pendatang gelap dan 1 juta adalah budak (secara resmi Arab Saudia 
menghapus perbudakan pada 1962).  King Abdul Aziz menikahi 422 isteri2 yang 
syah, karena Islam tidak membatasi jumlah isteri2 umatnya asalkan memenuhi 
syarat mampu menafkahinya.  Islam mewajibkan umat yang mampu untuk 
se-banyak2nya mempunyai isteri, makin banyak makin tinggi pahalanya.

Akibatnya, keturunan Dynasty Saud merupakan 75% populasi Kerajaan Arab Saudi 
yang tdd 14 juta warganegaranya.  Kira2 sekitar 9 juta rakyat di Saudi Arabia 
adalah keturunan Dynasty Saud.  Untuk menjadi pejabat atau untuk memegang 
jabatan di pemerintahan adalah syarat penting bahwa si pejabat harus 
membuktikan sebagai keturunan Dynasty Saud.  Data2 ini berasal dari CIA 
factbook 2010.

Bisa kita bayangkan, setiap Raja atau Caliph yang berkuasa di Arab Saudi rata2 
memiliki lebih dari 100 isteri tidak pernah ada yang kurang dari jumlah ini.  
Wajar kalo keturunan anak cucu Dynasty Saud mendominasi semua jabatan maupun 
semua lapangan pekerjaan yang penting di pemerintahan.  Untuk pekerjaan2 
keahlian biasanya dipegang oleh orang2 asing terutama dari Amerika dan Eropa.  
Sedangkan untuk pekerjaan pembantu rumah tangga masih di gunakan budak2 dan 
juga berupa tenaga kerja orang asing seperti dari Indonesia, Filipina, Malaysia 
dan lain2nya.

Jadi aliran Islam Dynasty Saud ini adalah Suni Wahabi yang merupakan aliran 
Islam yang paling orthodox yang dianggap di Indonesia sebagai Islam yang paling 
aseli dan paling murni.  Tentu saja anggapan ini bertolak belakang dengan 
anggapan Islam Syiah yang mendominasi Iran.  Indonesia sendiri yang 
mendefinisikan Islamnya sebagai aliran Suni ternyata berbeda dan tidak sama 
dengan Islam sejati.  MUI menetapkan muslimin di Indonesia hanya boleh 
beristeri empat, tidak boleh lebih daripada empat, dan hal ini tidak ada 
rujukan ajaran Islam aliran manapun didunia ini, apalagi nabi Muhammad sendiri 
tercatat resminya beristeri 8 dan banyak hadist2 yang memberitakan bahwa isteri 
nabi Muhammad berjumlah 42 orang.

Musuh utama Islam Suni yang dilestarikan turun temurun adalah aliran Islam 
Syiah yang berkuasa di Iran.  Islam didunia didominasi mulanya oleh aliran 
Suni, tetapi sejak peristiwa serangan terorist Suni 911, Amerika, Eropah dan 
negara2 non-Islam banyak memberi bantuan kepada Islam Syiah sehingga dalam 10 
tahun saja hampir seluruh Timur Tengah berhasil didominasi oleh aliran Syiah 
ini.

Sementara resminya Amerika dan Israel mendukung Dynasty Saud di Arab Saudi, 
tetapi secara rahasia juga membantu perkembangan Syiah diseluruh dunia termasuk 
di Indonesia.  Iran yang mulanya dikuasai oleh penguasa sekuler Syah Pahlevi 
melalui konspirasi barat digulingkan untuk digantikan imam Syiah Ruhollah 
Khomeini yang dengan cepat menyebarkan revolusi Islam diseluruh jazirah Arab 
dan Timur Tengah yang bergolak sekarang ini.

Resminya Ruhollah Khomeini adalah musuh Amerika, tapi belakangan terbongkar 
kasus "Iran Gate" yang melibatkan presiden Reagan yang memberi bantuan senjata 
kepada Khomeini dalam memerangi Irak dibawah Sadam Hussein yang beraliran Islam 
Suni.

Ancaman Sadam Hussein terhadap Iran juga memaksa Amerika menyerang dan 
menduduki Irak untuk menggantikan kepemimpinan Irak yang beraliran Islam Syiah.

Demikianlah, hanya dalam beberapa bulan saja Islam Syiah berhasil mendominasi 
Libanon, Irak, Iran, Syria, Mesir, Bahrain, Yaman dan bahkan telah menyusup ke 
Arab Saudi, namun Raja Saud menyadarinya.  Namun revolusi Islam Syiah di Syria, 
Libanon, Bahrain, Yaman dll masih terus berlangsung dengan sengitnya, jutaan 
korban2 pembantaian berjatuhan menyebabkan populasi umat Islam seluruh dunia 
makin menurun, sementara sebagian umat Islam berpindah agama untuk menguingsi 
meminta suaka politik ke semua negara non-Islam diseluruh dunia terutama 
negara2 Barat demi masa depan keturunan keluarga mereka.

Untuk menahan laju perkembangan Islam Syiah, Arab Saudi meminta bantuan Amerika 
dan negara2 Eropa terutama dalam melakukan subversi keseluruh negara2 Islam 
didunia untuk menghancurkan invasi Islam Syiah dengan revolusi Islam-nya yang 
dideklarasikan oleh Imam Ruhollah Khomeini.  Subversi ini juga dilakukan Arab 
Saudi ke Indonesia sehingga berbagai kerusuhan meledak diseluruh Indonesia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke