Sekedar berbagi info: Di banyak negara Islami di Timur Tengah terdapat banyak anak2 yg kurang waras pikirannya. Secarakasar mereka ini tergolong sebagai IDIOTS.
Kalau anda perhatikan sebagian dari murid2 S.D. International di ibukota2 mempunyai penampilan tidak normal dan lebih2 dalam kemampuan berfikir mereka ini jelas tidak normal. Kalau anda perhatikan nama22 mereka sebagian adalah keturunan dari keluarga penguasa atau yg terkait dengan raja/emir setempat. Alasan dari fenomena ini ialah INBREEDING yaitu kawin-mawin di antara keluarga dekat! Mengapa mereka melakukan praktik kawin antar keluarga dekat? Mereka ingin kekuasaan, kekayaan tidak keluar dari lingkungan sendiri. Sayangnya akibatnya sangat tidak baik yaitu anak2 yg cacat mental dan bahkan juga fisiknya. Di Hammad Hospital (hospital chain terbesar di TimTeng) ada sebuah 'wing' atau bagian yg khusus menampung anak2 cacad akibat inbreeding ini. Begitu besar nafsu untuk terus berkuasa dan menguasai kekayaan negara sehingga mereka 'terkutuk' dengan anak-keturunan yg cacad. Allahuakbar! Gabriella ________________________________ From: Muskitawati <[email protected]> To: [email protected]; [email protected] Sent: Wednesday, 26 June 2013 3:42 AM Subject: [proletar] Resminya Israel Dukung Saudi Secara Rahasia Bantu Iran ! Arab Saudi yang turun menurun dikuasai oleh Dynasty keluarga Saud sejak 1902 lebih dari 200 tahun berkuasa dibawah lindungan Inggris serta Amerika kemudian. Populasi rakyatnya berjumlah 26 juta jiwa, 9 juta diantaranya orang asing, 2 juta adalah pendatang gelap dan 1 juta adalah budak (secara resmi Arab Saudia menghapus perbudakan pada 1962). King Abdul Aziz menikahi 422 isteri2 yang syah, karena Islam tidak membatasi jumlah isteri2 umatnya asalkan memenuhi syarat mampu menafkahinya. Islam mewajibkan umat yang mampu untuk se-banyak2nya mempunyai isteri, makin banyak makin tinggi pahalanya. Akibatnya, keturunan Dynasty Saud merupakan 75% populasi Kerajaan Arab Saudi yang tdd 14 juta warganegaranya. Kira2 sekitar 9 juta rakyat di Saudi Arabia adalah keturunan Dynasty Saud. Untuk menjadi pejabat atau untuk memegang jabatan di pemerintahan adalah syarat penting bahwa si pejabat harus membuktikan sebagai keturunan Dynasty Saud. Data2 ini berasal dari CIA factbook 2010. Bisa kita bayangkan, setiap Raja atau Caliph yang berkuasa di Arab Saudi rata2 memiliki lebih dari 100 isteri tidak pernah ada yang kurang dari jumlah ini. Wajar kalo keturunan anak cucu Dynasty Saud mendominasi semua jabatan maupun semua lapangan pekerjaan yang penting di pemerintahan. Untuk pekerjaan2 keahlian biasanya dipegang oleh orang2 asing terutama dari Amerika dan Eropa. Sedangkan untuk pekerjaan pembantu rumah tangga masih di gunakan budak2 dan juga berupa tenaga kerja orang asing seperti dari Indonesia, Filipina, Malaysia dan lain2nya. Jadi aliran Islam Dynasty Saud ini adalah Suni Wahabi yang merupakan aliran Islam yang paling orthodox yang dianggap di Indonesia sebagai Islam yang paling aseli dan paling murni. Tentu saja anggapan ini bertolak belakang dengan anggapan Islam Syiah yang mendominasi Iran. Indonesia sendiri yang mendefinisikan Islamnya sebagai aliran Suni ternyata berbeda dan tidak sama dengan Islam sejati. MUI menetapkan muslimin di Indonesia hanya boleh beristeri empat, tidak boleh lebih daripada empat, dan hal ini tidak ada rujukan ajaran Islam aliran manapun didunia ini, apalagi nabi Muhammad sendiri tercatat resminya beristeri 8 dan banyak hadist2 yang memberitakan bahwa isteri nabi Muhammad berjumlah 42 orang. Musuh utama Islam Suni yang dilestarikan turun temurun adalah aliran Islam Syiah yang berkuasa di Iran. Islam didunia didominasi mulanya oleh aliran Suni, tetapi sejak peristiwa serangan terorist Suni 911, Amerika, Eropah dan negara2 non-Islam banyak memberi bantuan kepada Islam Syiah sehingga dalam 10 tahun saja hampir seluruh Timur Tengah berhasil didominasi oleh aliran Syiah ini. Sementara resminya Amerika dan Israel mendukung Dynasty Saud di Arab Saudi, tetapi secara rahasia juga membantu perkembangan Syiah diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Iran yang mulanya dikuasai oleh penguasa sekuler Syah Pahlevi melalui konspirasi barat digulingkan untuk digantikan imam Syiah Ruhollah Khomeini yang dengan cepat menyebarkan revolusi Islam diseluruh jazirah Arab dan Timur Tengah yang bergolak sekarang ini. Resminya Ruhollah Khomeini adalah musuh Amerika, tapi belakangan terbongkar kasus "Iran Gate" yang melibatkan presiden Reagan yang memberi bantuan senjata kepada Khomeini dalam memerangi Irak dibawah Sadam Hussein yang beraliran Islam Suni. Ancaman Sadam Hussein terhadap Iran juga memaksa Amerika menyerang dan menduduki Irak untuk menggantikan kepemimpinan Irak yang beraliran Islam Syiah. Demikianlah, hanya dalam beberapa bulan saja Islam Syiah berhasil mendominasi Libanon, Irak, Iran, Syria, Mesir, Bahrain, Yaman dan bahkan telah menyusup ke Arab Saudi, namun Raja Saud menyadarinya. Namun revolusi Islam Syiah di Syria, Libanon, Bahrain, Yaman dll masih terus berlangsung dengan sengitnya, jutaan korban2 pembantaian berjatuhan menyebabkan populasi umat Islam seluruh dunia makin menurun, sementara sebagian umat Islam berpindah agama untuk menguingsi meminta suaka politik ke semua negara non-Islam diseluruh dunia terutama negara2 Barat demi masa depan keturunan keluarga mereka. Untuk menahan laju perkembangan Islam Syiah, Arab Saudi meminta bantuan Amerika dan negara2 Eropa terutama dalam melakukan subversi keseluruh negara2 Islam didunia untuk menghancurkan invasi Islam Syiah dengan revolusi Islam-nya yang dideklarasikan oleh Imam Ruhollah Khomeini. Subversi ini juga dilakukan Arab Saudi ke Indonesia sehingga berbagai kerusuhan meledak diseluruh Indonesia. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
