* Kulit di tubuh badannya rusak dengan cepat dan díganggu pula
oleh penyakit gatal-gatal.
    * Di akhir-akhir hayatnya yaitu ketika menderita sakratulmaut,
anehnya  beliau takut sekali berada di istananya dan tubuhnya merasa
panas maka  ia ingin dibawa ke tengah laut dengan kapalnya. Bila
penyakitnya  bertambah krisis, beliau tidak dapat menahan diri daripada
menjerit.  Jeritan itu semakin kuat (hingga kedengaran di sekeliling
istana),  Beliau berteriak kesakitan dalam sakratulmautnya dengan penuh
azab di  tengah-tengah laut.
    * Mayat Attaturk tidak pernah dikebumikan.  Tiada tanah yang layak
untuk menjadi kuburnya.
    * Begitulah cara Allah memberikan azab untuk para penentangNya di
dunia ini

 
<http://cdn3.nahimunkar.com/wp-content/uploads/2012/12/makam-Mustafa-Kem\
al-Ataturk_83468752374.jpg>

Inilah makam Mustafa Kemal Ataturk yang hanya dikebumikan dicelah
timbunan batu marmer karena jasadnya tidak diterima bumi Allah./
redzuan-ridz

Sesaat setelah Kemal Attaturk menggantung tiga puluh ulama  dan
mengawasi gerakan perlawanan dari kubu Muslim, ia katakan, 
"Ketahuilah, saya dapat membuat negara Turki menjadi negara
demokrasi  bila saya dapat hidup lima belas tahun lagi. Tetapi jika saya
mati  sekarang , itu akan memerlukan waktu tiga generasi."

Begitulah Kamal Attaturk , selalu  berlaku angkuh di atas tindakan
kekejaman dan anti Agama , seorang yang  dikenal sebagai pencetus 
Sekular Turki , penghancur kekhalifahan Turki .

Tahukah anda , bagaimana siksaan Allah pada akhir masanya?

Kezoliman dan pengkhianatan Kamal  Attaturk hancurkan umat Islam di
Turki sangat begitu kejam. Sekiranya  Kamal Attaturk ini lahir di zaman
adanya Rasul pada saat ketika wahyu  masih turun, bisa jadi namanya akan
diabadikan seperti Firaun, Namrud  dan Abu Lahab.

Cara kematian yang Allah telah datangkan  kepada mereka yang zalim itu
teramat tragis sekali. Kematian merekapun  teramat unik . Contohnya
Namrud, mati karena sakit kepala  akibat  dimasuki oleh seekor nyamuk
melalui telinganya. Setiap kali ia menjerit,  doktor pribadinya
memerintahkan dipukul kepalanya untuk mengurangi  kesakitannya. Setelah
lama bergelut dengan sakratul maut, akhirnya  beliau mati dalam keadaan
tersiksa dan terhina. Begitu juga dengan  Firaun yang mati lemas di
dalam laut.

Jadi, tidaklah  heran kalau Kamal  Attaturk juga menerima pembalasan
yang setimpal dengan pembalasan yang  diterima oleh Namrud dan Firaun.

Menurut sejarah dalam buku-buku  biografinya, yang ditulis  oleh para
pendukungnya, kematian Kemal  dikarenakan akibat over dosis  minuman
keras. Ditambah lagi dengan  berbagai penyakit  seperti penyakit
kelamin, malaria , sakit ginjal dan lever.

Beliau meninggal dunia pada 10 November  1938 , Kulit di tubuh badannya
rusak dengan cepat dan díganggu pula oleh  penyakit gatal-gatal.
Doktor-doktor sudah memberi bermacam-macam salep  untuk diusap pada
kakinya yang sudah banyak luka-luka karena tergaruk  oleh kukunya.
Walaupun begitu beliau masih sangat angkuh. Di akhir-akhir  hayatnya
yaitu ketika menderita sakratulmaut, anehnya beliau takut  sekali berada
di istananya dan tubuhnya merasa panas maka ia ingin  dibawa ke tengah
laut dengan kapalnya. Bila penyakitnya bertambah  krisis, beliau tidak
dapat menahan diri daripada menjerit. Jeritan itu  semakin kuat (hingga
kedengaran di sekeliling istana), Beliau berteriak  kesakitan dalam
sakratulmautnya dengan penuh azab di tengah-tengah laut

Pada 29  September 1938 Kamal Ataturk mengalami koma selama 48 jam. Pada
9  November, beliau mengalami koma kali kedua. Dan sewaktu itulah air
dalam  perutnya disedot keluar. Beliau kemudiannya tidak sadarkan diri
selama  36 jam dan akhirnya  meninggal dunia.

Cara kematiannya begitu menghinakan  sekali. Begitu pula setelah
kematiannya. Mayatnya TIDAK dimandikan,  tidak dikafankan, tidak
disembahyangkan dan tidak dikebumikan dengan  segera seperti yang
dituntut oleh ajaran Islam. Tetapi sebaliknya,  mayatnya diawetkan dan
diletakkan di ruang takhta di Istana Dolmabahce  selama 9 hari 9 malam.

Setelah 9 hari, barulah mayatnya  disembahyangkan, itupun setelah
didesak oleh seorang adik perempuannya.  Kemudian mayatnya telah
dipindahkan ke Ankara dan dipertontonkan di  hadapan Grand National
Assembly Building. Pada 21 November, dipindahkan  pula ke sebuah tempat
sementara di Museum Etnografi di Ankara yang  berdekatan  gedung
parlemen

Lima belas tahun kemudian yaitu pada  tahun 1953, barulah mayatnya
diletakkan di sebuah bukit di Ankara. Mayat  Attaturk tidak pernah
dikebumikan.  Tiada tanah yang layak untuk  menjadi kuburnya.

Begitulah cara Allah memberikan azab  untuk para penentangNya di dunia
ini…Semoga para penzalim (yang masih  diberikan kehidupan oleh Allah
SWT) terhadap umat Islam dapat segera  bertaubat dan berubah menjadi
pendukung dan pembela Din Islam ini…aamiin  ya Robbal Alamin.
(ikh/may) eramuslim.com, 2 Desember 2012 19:16 WIB

***
وَمَنÙ' يَقÙ'تُلÙ' 
مُؤÙ'مِنًا مُتَعَمÙ`ِدًا
فَجَزَاؤُهُ جَهَنÙ`َمُ
خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ 
اللÙ`َهُ عَلَيÙ'هِ
وَلَعَنَهُ وَأَعَدÙ`َ
لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا
[النساء :  93]



93. Dan barangsiapa yang membunuh  seorang mukmin dengan sengaja maka
balasannya ialah Jahannam, kekal ia  di dalamnya dan Allah murka
kepadanya, dan mengutukinya serta  menyediakan azab yang besar baginya.
(QS An-Nisaa': 93).

(nahimunkar.com)

Paulus Anak Wedus.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke