wah blon denger tuh ada hidden agenda antara hillary dgn bolkiah,
selain "turut merestui" posisi brunei sbg ketua asean musim depan.

as selain kadung jadi "polisi dunia", patut galau dgn agresifnya
china terutama di asia pasifik. sebetulnya cukup dgn cafta 2010,
china sudah menguasai setidaknya asean, dan bukan cuma kamboja.
contoh buat kalimantan doang, china bersedia jadi sponsor dana
bagi pembangunan raksasa seperti trans kalimantan, atau isu yg
santer mo bikin ala "silicon valley" di sarawak yg dimulai dgn
pembangunan dam raksasa sbg sumber energi plta (plus nebangin
hutan sembari menggusur indigenous berikut local mileu).

maka selain dirasa diperlukan "sentimentil journey" ala hillary
berikut menjual romantisme obama mantan menteng, pertemuan tsb
gk sampe perlu "dirusak" oleh isu newmont, exxon, freeport, dll.

superman memang selalu perlu musuh seimbang, sekaligus figur sbg
tokoh penjahat bersama walau berwujud joker, kali ini sipit hehee


--- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Kerjasama ASEAN & Asia Timur memang mutlak dipererat, 
> apalagi AS lewat bekas menlu Hillary menggiring ke-5 
> negara nuklir pemegang veto PBB untuk bersepakat menjadikan 
> ASEAN kawasan bebas nuklir. 
> 
> Secara politis, "kesepakatan" itu jelas undangan untuk 
> memperkeruh suasana ASEAN 'asalkan tidak memakai nuklir'. 
> 
> Denger juga kan, bulan kemarin AS jualan senjata ke Brunei 
> sambil pura-pura latihan perang. 
> 
> 
> --- "liver_duke" <endyonisius@> wrote:
> 
> > http://endyonisius.blogspot.com/2013/07/konflik-laut-china-selatan.html
> > 
> > (Sebuah Telaahan dan Relevansinya Terhadap Kalbar)
> > 
> > Laut China Selatan memiliki peran dan arti geopolitik



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke