Kalo di-issukan ajaran Islam mendiskriminasi wanita, maka para ulamanya selalu kebakaran jenggot dan mereka dengan segala akal2an yang tidak masuk akal berusaha membuktikan bahwa Islam justru melindungi wanita, dan menganggapnya fitnah penyebaran issu2 tentang Islam melecehkan wanita.
Jadi karena disanggah maka untuk membuktikan Islam menghargai wanita, KPU menetapkan bahwa caleg dari semua partai2 termasuk partai2 Islam diwajibkan memenuhi kuota 30% calegnya harus wanita. Ini yang disebut "sibuah malakama, dimakan bapaknya mati, tidak dimakan ibunya yang mati", artinya kalo partai2 Islam menolak menyediakan kuota 30% caleg wanita maka sama artinya mengakui bahwa ajaran Islam melecehkan wanita, dilain pihak kalo peraturan ini dipenuhi oleh partai2 Islam, maka hal itu melanggar akidahnya. http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/13/07/05/mpgark-menggugat-kuota-perempuan Merasa akidah Islam-nya digerogoti dengan ketentuan kuota ini, akhirnya partai2 Islam menggugat menolak kuota 30% caleg wanita ini dengan berbagai alasan2 yang tidak masuk akal, tidak rasional, se-mata2 cocok untuk ajaran Islam saja. Sama hal yang terjadi di Pakistant, sewaktu Benazir Bhutto menjadi presiden, pemerintah Pakistan menyediakan dana puluhan milyard dollar khusus untuk wanita yang dibagikan sebagai kredit investasi kecil dan menengah. Akibat peraturan inilah di Pakistant kemudian muncul banyak sekali pengusaha wanita sebaliknya banyak laki2 jadi pengangguran tidak punya kerjaan, hidupnya tergantung penghasilan isteri. Laki2 yang dianggap malas tak berguna cuma bisa dzikir saja dimesjid kebanyakan diceraikan isterinya. Akidah Islam-nya digerogoti peraturan2 yang bertentangan. Dengan adanya bisnis wanita, maka wanita terganggu memakai niqab, jilbab, maupun burqa. Aturan yang melarang wanita keluar rumah tanpa didampingi muhrimnya menjadi diabaikan karena bisnis perlu cepat tidak bisa buang2 waktu karena persaingan sangat ketat. Hal yang sama juga sedang berlangsung di Indonesia sekarang, polwan dituntut untuk berjilbab, padahal hanya berjilbab saja tidak sejalan dengan akidah Islam yang melarang wanita keluar rumah. Lagipula akibat adanya aturan2 seperti ini, mayoritas wanita tetap ingin menonjolkan kecantikannya dengan design2 jilbab yang tidak Islami. Padahal jilbab sebagai penutup aurat dalam Islam bertujuan memadamkan berahi, namun jilbab yang dikenakan Polwan nantinya merupakan design professional menonjolkan bagian2 yang merangsang berahi. Saya jadi ingat bahwa Sukarno mau dijatuhkan dengan ajaran nya sendiri, oleh karena itu BPS yaitu Badan Pendukung Sukarnoisme dilarang oleh Sukarno, sama halnya kini di Indonesia marak dengan mengusung ajaran2 Islam yang tujuannya menggerogoti akidah Islam itu sendiri. Ahli2 strategi dan politik Israel menyatakan bahwa mereka akan menghancurkan Islam dengan akidahnya sendiri. Membuka lapangan pekerjaan untuk wanita lebih banyak akan menyebabkan peningkatan pengangguran dikalangan laki2, dan apabila laki2 hidup tergantung penghasilan isterinya, tidak bisa dia berpoligami dan pemimpin rumah tangga berada dibawah kendali si ibu atau si wanita. Meningkatnya peranan wanita dalam jangka panjang akan merubah akidah Islam secara alamiah tanpa pertentangan dan tanpa tumpahnya darah. Dominasi wanita membuat dunia Islam menjadi lebih damai, lebih aman. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
