setelah 2 malam di Solo, malam ini kami kembali menikmati suasana Yogyakarta.
"Pusat kerajinan rakyat Yogyakarta" yang jadi "Trade Mark" ini pusat perbelanjaan menurut saya konsepnya nddak jalan. Secara lokasi emang bagus, ruangan outdoor nya juga cukup luas, bangunan cukup bagus, lighting lumayan, dan - cita - cita - untuk "memindahkan" para pengrajin dari Malioboro untuk jualan di sini juga sebenernya masih masuk akal, cuman kayaknya pengelola bertindak setengah setengah ... nddak sepenuh hati. beberapa counter yang mewakili kerajinan dari setiap kecamatan di Yogyakarta terlihat sepi dan sebagian besar masih tutup. Malahan di bangunan sebelah dibuat "Pusat penjualan gadget" , belum lagi bangunan satu lagi yang belum jelas mau difungsikan sebagai apa. Ide besar untuk menjadikan lokasi ini sebagai "Pusat kerajinan Yogyakarta" kayaknya bakal kandas ditelan waktu. Brand Image Yogyakarta apanan Malioboro. dan "cita - cita" memindahkan Malioboro ke sini jelas bukan pekerjaan mudah. Saya malah mikir daripada dibuat pusat perdagangan kerajinan mendingan dijadikan pusat pertunjukan budaya. Ini pan bisa jadi pembeda dari Malioboro. Secara periodik dipentaskan wayang kek ... kesenian tradisional kek ... atau event - event yang berbau Yogyakarta. Tapi sudahlah. Saya masih di sini gara gara Bandung express telat kirim barang. Besok saya mosti ke Tangerang, terus melanjutkan perjalanan ke Bali untuk setting alat sekalian liburan sama anak - anak. Saya mau cerita tempat nginep. Tadi sambil nunggu saat berbuka puasa saya jalan sama si kecil menyusuri jalan Veteran dan .. ketemulah tempat "Penginapan Muslim". Saya masuk, lihat - lihat kamar, ... sangat bersih meskipun sederhana. hanya ada 6 kamar, kamar mandi di dalam, TV, alas tidur yang sangat bersih, lantai yang bersih ( saya sempet lihat di bawah tempat tidur pun nddak ada debu ) kamar mandi bersih, depan kamar ada taman, dengan Musholla dengan gaya outdoor. Harga satu kamar ? 50 ribu saja ! ya ! cuma Goban Broo .... :-) Saya pesan 2 kamar, si ibu yang kelihatan orang Melayu bertanya " Buat siapa pak ?" Saya jawap "Buat saya dan Istri serta anak - anak" si ibu bilang "Kalau bawa anak - anak nddak usah pakai surat nikah, tapi kalau hanya berdua harus menunjukkan surat nikah atau KTP dengan alamat yang sama Pak ..." Saya tersenyum dan mengangguk. Saat meninggalkan penginapan untuk menyusul istri dan anak - anak yang sudah pada nongkrong di pasar ramadhan saya melihat tulisan besar di pintu " MAAF TIDAK TERIMA TAMU KENCAN, Bukan Muhrim dilarang 1 Kamar " Saya inget Karang Layung Citra Buana Suara ( KLCBS - FM ) sebah radio di Bandung yang berbasis Islam, memutarkan lagu lagu Jazz, namun punya prinsip teguh untuk menolak iklan iklan rokok -- apalagi -- iklan tentang dukun yang bisa memperbesar alat vital :-) Dan radio itu menjadi satu satuya radio kelas "A" yang tidak hanya didengar oleh Muslim, namun juga disukai oleh Non Muslim. Saya inget, dulu saya suka nginep di depan taman budaya Dago, pemiliknya bu haji, dan itu guest House apanan tidak menerima tamu kencan. Sama juga dengan satu hotel lagi yang dimiliki bu haji di jalan geger kalong girang. Beberpa kali saya melihat pasangan muda dengan kecewa harus meninggalkan resepsionis dengan muka murem karena si ibu dengan teges menolak tamu yang bukan muhrim. come on ... orang akan berpikir bahwa jangankan tamu "beneran", untuk merangkul tamu "jam jam an " aja apan susah ... namun, justru di sini saya sangat nyaman. saya nddak khawatir anak anak saya yang masih kecil melihat pemandangan yang "aneh - aneh" saat kami menginap di sini. Tentu saja, judul "penginapan Muslim" bukan berarti orang kristen atau hindu atau budha atau atheis atawa agnostic tidak boleh nginep di sini ... ini lebih kepada menjaga agar tempat penginapan ini tidak dijadikan tempat prostitusi atau tempat kencan. di penginapan ini, jangankan lelaki sama lelaki yang homreng semacam si uplik, item atawa susan waria. Hubungan laki perempuan pun nddak diperbolehkan 1 kamar jika belum menikah. Subhanallah apanan ya ... :-) ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
