Tragedy bencana kemanusiaan sudah bukan bualan, juga bukan fitnah kepada Islam, juga bukan penistaan agama Islam, begitulah faktanya ajaran Islam bukan menciptakan kedamaian melainkan penderitaan dan kesengsaraan kepada umatnya.
Saling menyalahkan bukan jalan keluarnya, AlQuran, Hadist, Fikih, Iman, dan rukun Islam tidak sama sekali bisa menjadi jalan keluarnya malah meningkatkan saling bantai ini. Satu2nya jalan langkah pertama menghentikannya adalah "lepaskan semua kaitan dengan religi Islam ini". Jangan beranggapan kejadian ini tidak terjadi sebelumnya, sesungguhnya Islam sudah musnah sejak dihancurkan Jenghizkhan dan baru dibangun kembali oleh penjajah2 Barat yang melarang saling membunuh atas nama agama. Pasca perang dunia kedua, Amerika telah memerdekakan banyak negara2 Islam sehingga mereka bisa merencanakan masa depan mereka dengan Syariah Islam yang dulunya sudah gagal. Demikianlah, dunia Islam menggunakan kebebasan ini untuk menegakkan Syariah Islam yang hasilnya sama dengan apa yang terjadi dizaman dulu, mereka cuma mengulangi tragedy masa lalu untuk dipertahankan dizaman sekarang. Jadi enggak bisa disalahkan Yahudi, disalahkan Amerika, disalahkan penjajah Eropa, disalahkan orang2 kafir dll. karena kesalahan yang sebenarnya justru di agamanya itu sendiri. > muslim in suffer <musliminsuffer@...> wrote: > Pembantaian di Suriah, 220 Orang Tewas > Kelompok itu mengatakan pembantaian terjadi > ketika milisi Alawite dari sekitar desa > memasuki desa dan mulai membunuhi warga. > “Seluruh rumah dihancurkan dan terbakar oleh > pengeboman,” ujar aktivis dari Tremseh, Fadi > Sameh, seperti dikutip *Reuters*. Dengan berita yang anda tulis ini, lalu apa yang mau anda simpulkan ??? Siapa yang mau anda salahkan ??? Kedua belah pihak yang dibunuh maupun yang membunuh sama2 Islam meskipun berbeda aliran tapi sama2 diwajibkan agamanya untuk membantai lawannya yang diangap murtad, sesat, bukan Islam dlsb. Jadi tidak bisa pihak manapun disalahkan, karena memang kewajiban masing2 agamanya yang seharusnya disalahkan, dan kalo tidak mau menyalahkan agamanya, bunuhlah terus tak perlu dihentikan. Karena kalo mau menghentikan saling membantai itu harus dimulai dari agamanya karena manusia yang jadi umatnya sudah terikat kewajiban berbuat sesuatu atas dasar agamanya. Hal ini juga terjadi di Indonesia, MUI melakukan pembantaian yang se-wenang2 kepada umat Syiah dan Ahmadiah. Jadi kalo kita mau menghentikan, mau memperbaiki, dan mau mendamaikan, mari mulailah dari yang terjadi di Indonesia tak guna mengomentari apa yang terjadi di Syria, karena hal yang sama juga sedang berkembang di Indonesia yang akan menjadi tragedi seperti yang di Syria. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
