http://www.merdeka.com/peristiwa/lika-liku-panasnya-kawin-kontrak-di-puncak.html


--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> Sekedar informasi
> 
> Children desperate and born stateless in Indonesia 
> 
> http://www.theaustralian.com.au/news/features/children-desperate-and-born-stateless/story-e6frg6z6-1226619233368
> 
> --- In [email protected], Gabriella Rantau <gkrantau@> wrote:
> >
> > Praktik kawin kontrak mungkin mula2 untuk suatu keadaan darurat. Sayangny 
> > sekarang ini marka dilakukan oleh orang2 yg sekedar ingin 'jajan' dan 
> > menutupi kelakuan ini dengan mencari justification dari ajaran Islam. 
> > 
> > Biarpun dg melalui upacara nikah , kalau manusia (laki2) berani jujur dan 
> > bersembunyi dibelakang ajaran agama, maka mereka harus mengakui bhw praktik 
> > ini adalah praktik pelacuran - plain and simple. Bayangkan perkawinan yg 
> > sudah ditentukan sejam, sehari, seminggu dst. dg pembayaran adalah 
> > pelacuran. Si bini tetap tidak mendapat perlindungan akan akibat perkawinan 
> > ini. Bunting dan tidak ada ayah anaknya (yg bisanya mendrita stigma sebagai 
> > anak haram jadah). Kemungkinan ketularan penyakit dari sipikis sampai 
> > HIV-Aids. Di kawasan Cisarua, Cipanas dan sekitarnya menurut survei 
> > sebagian besar perempuan bekas istri kontrakkan ini akan menuruskan 
> > hidupnya sebagai pelacur!
> > 
> > Hal lain yg menimpa perempau yg perlu dikasihani ini ialah bhw laki2 
> > setempat kurang nafsu mengawini perempuan bekas kawin kontrakan. Laki2 
> > setempat menganggap mereka sampah. Ada selentingan yg mengatakan laki2 
> > setempat merasa minder tidak mungkin menandingi ukuran  'torpedo' suami 
> > kontrakan yg sebagian besar berasal dari negara2 Arab.
> > 
> > Yang jelas segala sesuatunya seklai lagi menunjukkan pelecehan thdp 
> > perempuan, yg dianggap sebagai komoditi dan dimanfaatkan tidak saja oleh 
> > mucikari(germo) dan para Mami germo perempuan yg hanya mikirin keutungan 
> > finansial dari pada nasib si perempuan. Tidak jarang orang tua dari si anak 
> > perempuan (termasuk gadis2) yg bisa mendatangkan banyak rejeki bagi ortu yg 
> > tidak bermoral. Semua yg terlibat sering mengatakan bhw praktik ini adalah 
> > praktik yg merupakan sunnah nabi dan diridhloi oleh Allah.
> > 
> > Aku sedih sekali karena kaum-ku terus-menerus dilecehan martabatnya, masa 
> > depannya  sering atas nama ajaran agama!
> > 
> > Gabriella
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ________________________________
> >  From: Tawangalun <tawangalun@>
> > To: [email protected]; 
> > [email protected]; 
> > [email protected]; [email protected]; 
> > matius10ay1@; [email protected]; [email protected]; 
> > rambitesemak@; [email protected]; [email protected]; ab 
> > rahim abdul hamid <arah1958@>; hans mandala <hans_mandala1@>; Iman K. 
> > <alexander_soebroto@>; kepalaemase01 <kepalaemase01@>; rezameutia 
> > <rezameutia@>; s s <suryauniversity@> 
> > Sent: Monday, 22 July 2013 2:12 PM
> > Subject: [proletar] Pelacuran Bukan Cuma Disebut Nikah Muta Juga Disebut 
> > Poligamy
> >  
> > 
> > Pelacuran Disebut Nikah Muta Juga Disebut Poligamy
> > Selamat berpoligami dengan Pelacur bumi dan pelacur 72 bidadari di sorga
> > 
> > Mohammad SAW a Pedophile
> > Mohammad SAW anak wedus
> > ______________________________________________________________________________________________________________________
> > ______________________________________________________________________________________________________________________
> > 
> > 
> > Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30)
> > Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)
> > Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum
> > 
> > "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat
> > daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di
> > dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada
> > Allah)”.(QS.3:45)
> > 
> > *YESAYA 28:16*
> > 16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan
> > sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru
> > yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!
> > 
> > 
> > 2013/7/22 Muskitawati <muskitawati@>
> > 
> > > **
> > >
> > >
> > > Umat Islam sering ter-pecah2 dalam mempraktekkan agamanya, ada ulama yang
> > > menyatakan nikah Muta aseli diwahyukan Allah kepada Muhammad, tapi ada 
> > > juga
> > > ulama yang menolaknya. Jadi dalam pemahaman ini semua pihak ada benarnya,
> > > karena mereka yang menerima nikah Muta sebagai wahyu Allah dikarenakan
> > > memang ada ayatnya didalam alQuran yang diyakininya, sebaliknya mereka 
> > > yang
> > > menolak hal ini juga tidak salah karena mereka telah menghapuskan ayat ini
> > > dari dalam alQurannya.
> > >
> > > Jadi tergantung alQuran yang mana seorang ulama atau seorang muslimin yang
> > > mau mengimaninya, pilihan tetap tersedia dan Allah menghargai pilihan
> > > umatnya tanpa mem-beda2kan mana pilihan yang paling baik atau pilihan mana
> > > yang paling buruk.
> > >
> > > Pelacuran itu hanyalah sebuah kegiatan transaksi entertainment atau
> > > hiburan antara manusia perempuan dan laki2. Kegiatan ini bisa dikamuflase
> > > dengan berbagai macam sebutan yang tidak memberi konotasi buruk, seperti
> > > Poligamy, nikah muta, tourisme, night club, Gym, Theater, Pesantren,
> > > Pengajian, Sekolah Minggu, dlsb.
> > >
> > > Kadang2 ada juga yang menyanggah, bahwa pesantren dan pengajian bukan
> > > merupakan tempat pelacuran, tetapi itulah kenyataannya, karena praktek
> > > pelacuran bisa berlangsung dimana sama dengan praktek jual beli barang 
> > > loak
> > > yang transaksinya bisa dilakukan di gereja atau di parkiran mobil 
> > > sekalipun.
> > >
> > > Jadi termasuk pesantren dan pengajian yang dibangun khusus untuk pelacuran
> > > dengan samaran sebagai pesantren atau pengajian agar tidak mencurigakan
> > > aparat ataupun para isteri dirumah. Tengoklah uztad kondang KH. Zainuddin
> > > MZ yang membuka pengajian khusus untuk praktek pelacuran dimana murid2
> > > pengajiannya yang perempuan tidak satupun yang tidak mengalami curahan
> > > syahwat hamba Allah ini. Untuk menjadi murid inipun harus melalui seleksi
> > > yang ketat.
> > >
> > > Bahkan gereja pun tidak luput untuk dijadikan tempat transaksi pelacuran
> > > dengan berbagai nama dan istilah yang religius se-mata2 untuk menghindari
> > > rasa segan, malu, atau takut dari para langganan2 yang ingin 
> > > mengunjunginya.
> > >
> > > > muslim in suffer <musliminsuffer@> wrote:
> > > > Inilah Fatwa Gila: Wanita Bersuami
> > > > Boleh Nikah Mutah dengan Lelaki Lain
> > > > dan Dijanjikan Pahala *Pelacuran
> > > > dengan nama nikah mutah itu meneruskan
> > > > ajaran nabi palsu Majusi
> > > > bernama Mazdak*
> > >
> > > Praktek pelacuran bisa menggunakan berbagai macam nama seperti nikah
> > > mutah, nikah siri, nikah poligamy, bahkan juga bisa pakai nama pesantren
> > > dan pengajian seperti yang dilakukan KH. Zainuddin MZ terhadap muridnya
> > > yang masih dibawah umur Aida Saskia !!!
> > >
> > > http://www.youtube.com/watch?v=1OYNdfXt4cg
> > >
> > >
> > > http://www.resep.web.id/berita/aida-saskia-perempuan-selingkuhan-kh-zainuddin-mz.htm
> > >
> > > Ciri praktek pelacuran adalah menyetubuhi banyak wanita yang bisa termasuk
> > > menyetubuhi 72 bidadari.  Entah dibayar pake dollar, bayar pake rumah, 
> > > atau
> > > dibayar pake alQuran tetap kita namakan pelacuran.
> > >
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> > >  
> > >
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > ------------------------------------
> > 
> > Post message: [email protected]
> > Subscribe   :  [email protected]
> > Unsubscribe :  [email protected]
> > List owner  :  [email protected]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke