Anda benar makane janganlah sekali kali tidur dg pelacur.Kalau mau ingin bini muda tinggal bilang aja sama istri pertama.La istri pertama tsb kalau ngijinin suaminya dapat tiket surga dia.Jadi Allah pasti membalas hambanya yg patuh2.Sebaliknya suami yg sukak indehoi dg escort yg canggih akan diancam dg neraka,sebab laki2 masuk neraka kebanyakan lantaran kemaluannya.Nek wedok lain lagi lantaran auratnya,lantaran sukak bersolek tapi utk non suaminya.
Paulus Anak Wedus. --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote: > > Tidur bersama pelacur pertama kemudian pindah tidur dengan pelacur kedua.... > meskipun diizinkan pelacur pertama, tetap kita namakan praktek pelacuran, > tidak pernah kita sebut sebagai isteri kesatu memberi izin kepada isteri > kedua. > > Beraneka ragam ajaran Islam yang meski beda2 tapi sama2 melecehkan wanita > untuk pemuasan laki2. Ada aliran Islam Poligamy seperti umumnya semua Islam > dan aliran2nya memberikan pahala kepada umatnya yang berpoligamy. Dari > aliran2 besar kemudian ber-cabang2 cara2 melecehkan wania antara lain "kawin > Mutah", adalagi "kawin Siri", meskipun namanya beda2, essensinya sama yaitu > dalam kerangka praktek pelacuran yang menyangkut wanita, uang, dan istilah2 > yang ber-beda2. > > "kawin Mutah" adalah kawin kontrak menyangkut sejumlah uang dan waktu, makin > panjang waktunya makin banyak maharnya, dan yang disebut mahar adalah bayaran > yang bisa berupa uang, barang atau cetakan alQuran atau Hadistnya yang murah. > Jadi tergantung cara laki2 itu menghargai barang yang dibelinya, makin > menghargai wanita itu maka makin mahal maharnya, makin besar uang yang > diberikannya, tapi makin dihinakan perempuan itu makin murah maharnya, bahkan > tanpa mahar cukup diberi AlQuran yang gratisan. > > "kawin Siri" adalah kawin sementara, sama essensinya dengan kawin Mutah tapi > tidak ada kewajiban bayar mahar, tapi cukup dijanjikan nafkah saja pun sudah > cukup, bisa saja dijanjikan nantinya dinikah resmi tapi janji inipun longgar > bebas janjinya dibatalkan yang dengan kata lain bebas dibohongi. > > Meskipun kawin siri itu persis sama dengan kawin muta, tapi Islam Suni > melarang kawin Mutah tapi melegalisir "kawin Siri". Disinilah contoh praktek > ayat2 alTaqya, bahwa kita melarang sesuatu dengan satu ayat, tapi kita > menghalalkannya dengan ayat lain dan dengan istilah lain. > > Dalam Ham dan Demokrasi hanya dikenal "pernikahan sebagai komitment satu > laki2 dan satu wanita", selain dari arti ini adalah variasi dari praktek > pelacuran yang melanggar HAM dan melecehkan wanita. > > Jadi Poligamy pernikahan satu laki2 dengan banyak wanita..... itu bukan > pernikahan dalam arti yang didefinisikan dalam HAM. > Jadi kawin siri dan kawin muta juga bukanlah pernikahan..... karena > pernikahan kontrak adalah pelacuran bukan pernikahan. > > > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > Pelacuran atau punya simpanan itu > > istri pertama gak dikasih tahu, nek > > polygami kayak AA Gym itu istri > > pertama dimintai ijin walaupun bisa > > saja gak ngasih. > > Tidak ada satu ayatpun dalam alquran atau Hadist semua aliran Islam yang > menyatakan isteri kedua harus mendapatkan izin isteri pertama, bahkan semua > negara syariah Islam didunia sekarang inipun tidak ada aturan seperti itu. > > Aturan isteri kedua harus minta izin kepada isteri pertama datang dari ibu > Tien Suharto yang melarang semua PNS dan ABRI untuk berpoligamy. > > Mana ada di alQuran dan Hadistnya yang menyatakan bahwa yang boleh ber > poligamy hanya uztad, nabi, wali, pengusaha, dan pengangguran, dilarang > poligamy hanya kepada PNS dan ABRI. > > Naaah... itu cuma Islam Indonesia saja yang menambahkan isi alQuran dan > Hadistnya dengan tafsir2 ibu Tien bahwa PNS dan ABRI dilarang berpoligamy, > sedangkan diluar itu boleh berpoligamy dengan syarat mendapatkan izin dari > isteri yang pertama. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > . > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
