Refleksi: Uang tak kenal warna maupun etnik. Siapa saja bisa bawa lari kalau bisa. Agaknya pernyataan JK ini mempunyuai nuans tertentu, kalau diingat ucapannya pada waktu baru naik panggung kekuasaan.
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2006/01/06/brk,20060106-71909,id.html Jusuf Kalla Tak Kawatir Pengusaha Keturunan Cina Larikan Modal ke Singapura Jum'at, 06 Januari 2006 | 22:22 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan masyarakat harus diyakini bahwa ekonomi Indonesia dapat berjalan secara jangka panjang. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan tentang pernyataan George Soros yang menyatakan rupiah masih rentan terhadap depresiasi karena kebanyakan modal dipegang oleh pengusaha keturunan Cina, yang sewaktu-waktu dapat melarikan modalnya dan menimbunnya di Singapura. "Sekarang ini modal di manapun seperti air, mengalir di mana ada tempat rendah. Bukan Cuma Indonesia, tapi di banyak negara, karena itu ada beberapa negara yang melakukan kebijakan ekstrim terhadap mata uang mereka, seperti Malaysia,"kata Kalla, Jumat (6/1), di kantornya, Jakarta. Menurut Kalla, walaupun kebanyakan modal dipegang pengusaha keturunan Cina, tetapi dirinya meyakini mereka tidak bisa membawa lari modal tersebut. "Rupiah rentan ya, dimana-mana seperti itu, tapi karena itu yang kita harapkan adalah suatu investasi jangka panjang seperti dalam bentuk manufaktur, infrastruktur dan perkebunan. Kalau mau investasi tentu tidak bisa bawa lari seenaknya, karena sudah dalam bentuk investasi,"ujar Kalla. Sunariah [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
