--- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@...>  
> pas turun dari angkot gua kasih 10 ribu dan bilang sama sopirnya 
> ngga usah ngasih kembalian.
> wajah sopir angkot begitu sumringah dan mengucapkan "nuhun" entah 
> berapa puluh kali.
> kalo inget moment itu, rasanya suka pengen nangis. 

Tulisan bagus John ...

Saya jadi inget mang adi, Mang yayat dan mang siapa satu lagi saya lupa ... 
sopir sopir angkot yang bawa mobil - mobil saya waktu saya SMP.

Saya juga nddak ngarti kenapa bapak ujuk ujuk tergerak untuk "bisnis angkot". 
Lha... usaha Bapak itu apanan suplier pupuk dan punya perkebunan teh dan 
suplier bibit teh keperkebunan perkebunan yang ada di Sukabumi . Kok jadi 
bisnis angkot juga ? ( Makin kacau lagi saat ibu juga ikutan ternak kambing, 
ternak ikan .... hadeh )

sayamah apan jam 1 an udah di rumah. nanti tuh sore sore, para sopir datang 
satu per satu setor harian. saya masih inget, satu hari waktu itu setorannya 5 
rebu sampai 7 rebu perak ( harga carry baru 100% saat itu di bawah 5 juta perak 
)...

Suatu hari ...saya denger kabar mang yayat nabrak anak. Itu anak nyebrang dari 
belakang mobil, mang yayat lagi "mudun" nddak nyangka kalau dari balik mobil 
tiba tiba ada anak nyebrang... "Dak !" ketabrak deh ...

Anak itu dirawat di rumah sakit sama bapak sampai sembuh. Masalahna anu karunya 
apan mang yayat. Nddak bisa kerja berhari hari karena ngurus ini ngurus itu 
termasuk urusan sama polisi. Padahal ,,, istri mang yayat apanan lagi hamil.

Di sana saya belajar bagaimana --- ternyata --- motivasi bapak punya angkot 
emang bukan semata untuk cari uang. (1) mendidik saya tentang resiko (2) 
membantu orang agar punya kerjaan. Dan ... tabungan saya harus saya kuras 
karena mang yayat kas bon cukup besar untuk biaya melahirkan.

Saya kemudian sampai hari ini suka ada rasa sayang sama sopir sopir angkot. 
Meskipun mereka kadangkala terlihat bringas dan kasar ... saya tahu pasti 
...mereka begitu karena keadaan. Jauh di lubuk hati mereka apanan mereka adalah 
manusia manusia sederhana yang punya tanggung jawab untuk menghidupi anak istri 
dengan tetsan keringat.

Bukan kayak uplik yang cuma ongkang ongkang kaki doang dan bicara pelesiran 
tanpa pernah bercerita dan mikirin bagaimana harus bekerja. bukan hanya 
ngandelin tunjangan gembel. dapet duit tanpa melakukan apa apa.

Sopir angkot, jauh lebih mulia daripada uplik.
meskipun sopir angkot mungkin nddak pernah bisa merasakan makan lobster di 
ostrali.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke