Si habe itu ngibul apa ga waktu bilang mau ngebuntingin lu?
2013/8/9 arra_s <[email protected]> > ** > > > > > kira kira kenapa ya.. > beberapa orang di milis ini udah pada dewasa kok masih suka berbohong? > > trus sasaran bohong nya siapa ya..? > kliatan nya yg kena dibohongi malah diri nya sendiri.. > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > > > Bagi kristen2 dogol di milis ini berbohong dan muka tebal sudah > merupakancri tipikal mereka dan merupakan santapan sehari hari. Tiada hari > tanpa berbohong. > > > > Ketika ada member di milis ini yang cerita tentang traveling, cerita > tentang beli rumah, cerita tentang beli mobil, maka kristen2 dogol di milis > ini juga ikutan cerita tentang kasih duit ratusan juta ke orang yang nggak > dikenal, ada lagi yang cerita koleksi tas istrinya seharga rumah, bahkan > ada juga cerita bohong menyedihkan, diturunin sopir taksi di jakarta karena > macet! > > > > Sebenernya berbohong itu selayaknya dilakukan oleh orang pintar, berani, > tegas bukannya dilakukan oleh orang2 dogol dan pecundang tolol seperti si > item, nub, atau si kimhook. > > > > Ini ada sebuah cerita yang dikatakan oleh Buya Hamka tentang orang yang > berbohong. Mudah2an kristen dogol di milis ini bisa mengambil hikmahnya > jika ingin berbohong. > > > > > > --- > > > > Ada tiga syarat yang harus dimiliki oleh orang yang suka berbohong. > > > > Pertama, orang itu harus memiliki mental baja, berani, tegas, dan tidak > ragu-ragu untuk berbohong. > > Kedua, tidak pelupa akan kebohongan yang diucapkannya. > > Ketiga, harus menyiapkan bahan-bahan perkataan bohong untuk melindungi > kebenaran bohongnya yang pertama. > > > > Contoh, ada seorang teman bertanya kepada temannya, "Tadi hari Jum'at > shalat di mana?" > > Si teman yang ditanya sebenarnya tidak ikut shalat berjamaah Jum'at, > namun karena malu, dia berbohong, lalu menjawab, "Di Masjid Agung". > > Si teman yang bertanya kembali bertanya, "Di lantai mana kau shalat?" > > Yang ditanya kembali menjawab, "Di lantai bawah". > > Bertambah lagi bohongnya. > > "Saya juga di lantai bawah, kok. Tidak,bertemu?" > > Dengan mantap yang ditanya menjawab, "Saya di saf paling belakang". > > > > Coba kau hitung. Untuk melindungi bohongnya, berapa kali dia menambah > bohong agar temannya percaya bahwa dia memang shalat di Masjid Agung? > > > > ---- > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
