--- "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > --- "arra_s" <arra_s@> wrote: > > > kira kira kenapa ya.. > > beberapa orang di milis ini udah pada dewasa kok masih suka > > berbohong? > > > > trus sasaran bohong nya siapa ya..? > > kliatan nya yg kena dibohongi malah diri nya sendiri.. > > > > > Itu juga yang gw heran.. > > Pembohong kan biasanya ngibulin orang lain. Tapi, di milis ini > mereka tanpa malu2 malahan ngibulin diri sendiri. > > Lah.., kok tega2nya diri sendiri aja dikibulin? > > Kenapa ya..?? > > > Ps. > Mohon petromak dari kristen2 dogol disini dong... >
Hahaha... bisa aja. Lha mereka sendiri dalam kegelapan. Masih mandeg di abad pertengahan. "Petromak..?!" mereka celingukan. "Pasti ini adeknye Petrus nih," bisik mereka meyakinkan diri sendiri (baca: ngibulin dirinya sendiri). > > > > > --- "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > Bagi kristen2 dogol di milis ini berbohong dan muka tebal sudah > > > merupakancri tipikal mereka dan merupakan santapan sehari > > > hari. Tiada hari tanpa berbohong. > > > > > > Ketika ada member di milis ini yang cerita tentang traveling, > > > cerita tentang beli rumah, cerita tentang beli mobil, maka > > > kristen2 dogol di milis ini juga ikutan cerita tentang kasih > > > duit ratusan juta ke orang yang nggak dikenal, ada lagi yang > > > cerita koleksi tas istrinya seharga rumah, bahkan ada juga > > > cerita bohong menyedihkan, diturunin sopir taksi di jakarta > > > karena macet! > > > > > > Sebenernya berbohong itu selayaknya dilakukan oleh orang > > > pintar, berani, tegas bukannya dilakukan oleh orang2 dogol dan > > > pecundang tolol seperti si item, nub, atau si kimhook. > > > > > > Ini ada sebuah cerita yang dikatakan oleh Buya Hamka tentang > > > orang yang berbohong. Mudah2an kristen dogol di milis ini > > > bisa mengambil hikmahnya jika ingin berbohong. > > > > > > > > > --- > > > > > > Ada tiga syarat yang harus dimiliki oleh orang yang suka > > > berbohong. > > > > > > Pertama, orang itu harus memiliki mental baja, berani, tegas, > > > dan tidak ragu-ragu untuk berbohong. > > > Kedua, tidak pelupa akan kebohongan yang diucapkannya. > > > Ketiga, harus menyiapkan bahan-bahan perkataan bohong untuk > > > melindungi kebenaran bohongnya yang pertama. > > > > > > Contoh, ada seorang teman bertanya kepada temannya, "Tadi hari > > > Jum'at shalat di mana?" > > > Si teman yang ditanya sebenarnya tidak ikut shalat berjamaah > > > Jum'at, namun karena malu, dia berbohong, lalu menjawab, "Di > > > Masjid Agung". > > > Si teman yang bertanya kembali bertanya, "Di lantai mana kau > > > shalat?" > > > Yang ditanya kembali menjawab, "Di lantai bawah". > > > Bertambah lagi bohongnya. > > > "Saya juga di lantai bawah, kok. Tidak,bertemu?" > > > Dengan mantap yang ditanya menjawab, "Saya di saf paling > > > belakang". > > > > > > Coba kau hitung. Untuk melindungi bohongnya, berapa kali dia > > > menambah bohong agar temannya percaya bahwa dia memang shalat > > > di Masjid Agung? > > > > > > ---- > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
