Dongeng ttg Muhammad membelah bulan itu hanyalah dongeng, khayalan orang2 Bedui 
Arab yg sangat ingin meihat nabinya melakukan mujizat. IF, and it's a very big 
IF, Nabi Junjungan pernah membelah bulan, maka langsung belahan2nya akan 
berjatuhan di muka bumi atau ditarik oleh daya tarik luar biasa dari matahari.

Akibat terbelahnya bulan atau benda angkasa lain ialah musnahnya bulan atau 
benda langit yg terbelah itu. Kenyataannya kita semua masih bisa melihat bulan 
yg utuh. Jadi kongklusinya bulan tidak pernah dibelah ataupun terbelah.

Photo yg diambil oleh NASA dari bulan yg menunjukkan rills (bekas aliran lava) 
bukanlah bukti pernah terbelahnya bulan. Rills sama sekali bukan tanda di mana 
bulan terbelah. Rills hanya semacam selokan dangkal di mana lava pernah 
mengalir dan menggores permukaan bulan.

Kalau tidak salah dongeng terbelahnya bulan itu bisa dilihat Muslims di 
berbagai tempat selama waktu yg cukup lama. Seditik saja kalau bulan pernah 
terbelah sudah akanlenyaplah belahan2 bulan tsb.

Gabriella



________________________________
 From: Tawangalun <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Sunday, 18 August 2013 8:50 AM
Subject: [proletar] Re: Qur'an miracles DEBUNKED
 


  

"Dari Abdullah Berkata bahwa â€Bulan terbelah menjadi dua
bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah Saw bersabda:
"Saksikanlah"  (HR. Muslim: 7249)

Dalam diriwayat lain dijelaskan bahwa  Ketika kaum Kafir Makkah  meminta
Rasulullah untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah  serta
menguji kebenaran Risalah baginda Rasulullah dengan memintanya  Membelah
Bulan, maka Allah Swt mengabulkan Doa beliau hingga pada malam  hari
tampaklah bulan terbelah menjadi Dua bagian, di mana bagian lainnya 
berada di sisi  Gunung Safa dan bagian lainya di sisi Gunung Qaikaan 
dan terlihat di antaranya bukit Hira , tapi mereka Kafir Makkah malah 
mengingkari Mukjizat tersebut dan berkata: "Muhammad telah Menyihir 
Kita", kemudian sebagiannya berkata:  " jika benar kita tersihir
dia  tidak akan bisa menyihir semua manusia Maka tunggulah sampai datang
berita dari Orang-orang yang melakukan perjalanan jauh, ketika mereka 
(para Musafir) tiba mereka pun mengatakan bahwa mereka menyaksikan hal 
yang serupa. Tetapi Kaum Kafir Makkah tetap mengingkari Mukjizat 
tersebut dan berkata : "…(Ini adalah) sihir yang terus
menerus".

Beranjak Dari berbagai Riwayat yang serupa, kita dapat meyimpulkan 
bahwa kejadian itu tidak hanya disaksikan oleh kaum Kafir Makkah saja 
tetapi Manusia yang berada di tempat selain Makkah pun pada waktu itu 
dapat menyaksikan peristiwa itu seperti yang dilakukan oleh Abu Jahal 
bahwa dia pernah menunggu para pedagang yang berdatangan dari berbagai 
Negeri jauh (seperti Syam) untuk menanyakan Peristiwa tersebut, maka 
mereka juga menyaksikan hal tersebut.

Bagaimana Islam masuk ke India ?
[image2]  <http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image2.jpeg>
Masjid Malik Cheraman

Terdapat sebuah wawancara dengan Raja Valiyathampuram (87 tahun) dari 
Kodungallur di Central Kerala, beliau adalah keturunan dari Raja 
Cheraman Perumal (India pertama yang memeluk Islam pada awal abad ke-7),
jika berbicara dengannya seakan berbicara mengenai sejarah, Dalam 
wawancaranya bersama AU Asif (Pewawancara) tersebut beliau sempat 
ditanya: apakah benar Islam masuk ke india melalui Mukjizat pembelahan 
Bulan yang dilakukan Oleh Nabi Muhammad atau islam masuk ke india tidak 
dengan Pedang ?

Beliau menanggapi pertanyaan itu dengan menjelaskan bahwa: awal 
masuknya Islam ke India disebabkan peristiwa Bulan terbelah yang pada 
suatu malam, saat sang Raja bersama Istrinya berada di atas Istana 
tiba-tiba mereka menyaksikan Bulan yang terbelah menjadi dua bagian. 
Lewat para pengembara dan pedangang dari berbagai Negeri asing sang Raja
pun akhirnya tahu bahwa kejadian itu merupakan Mukjizat Nabi Muhammad 
yang berada di Jazirah Arab.

Maka Sang Raja pun pergi menemui Rasulullah Saw setelah  membagi-bagikan
harta kerajaannya dan menunjuk putranya menjadi Gubernur  serta
membagikan tanahnya kepada para pemimpin Lokal untuk menjamin 
kesejateraan kehidupan Kerajaannya.

Beliau masuk Islam di tangan Rasulullah Saw yang disaksikan oleh Abu 
Bakar Radiallahu Anhu dan mengganti namanya menjadi Tajuddin, Sang Raja 
meninggal dalam perjalanan kembali ke India dan dimakamkan di jalan di 
tepi Laut Arab. Dikatakan bahwa sang Raja Muslim ini telah mengirim 
Surat kepada para menteri lokal kerajaannya lewat Malik bin Dinar 
sahabat Nabi.

Dalam suratnya Beliau berwasiat bahwa si pembawa surat ini harus 
mendapat perhatian ekstra, penjamuan dan memuliakannya serta 
mengizinkannya untuk membangun mesjid di Negeri India pada saat itu. 
Karena menghormati Raja Cheraman, Penguasa Kerala membagun Mesjid 
(dibangun pada awal abad ke-7) di Kodungallur yang dikenal sebagai 
Masjid Malik Cheraman.

Sampai sekarang mesjid tersebut masih ada, seperti yang dijelaskan  oleh
Raja Valiyathampuram bahwa mesjid itu adalah mesjid tertua di India 
yang namanya diambil dari Cheraman Perumal dan Malik Ibn Dinar, dan 
digabungkan menjadi `Masjid Malik Cheraman`. Pemimpin pada waktu itu 
memudahkan urusan Malik Bin Dinar R.a untuk menyebarkan Islam di India 
degan kebenaran Mukjizat terbelahnya Bulan.

Seperti yang diceritakan bahwa Malik Bin Dinar wafat di Kasaragod  yang
kini bernama Karnataka. Raja Cheraman dan Malik Bin Dinar keduanya 
dikuburkan sisi Laut Arab di mana satunya di Saalala di Oman dan satunya
lagi ada di Kasaragod di India. Dengan kata lain, kuburan mereka 
terhubung dengan air laut.

Manuskrip Kuno

Juga hal yang sama dialami oleh bangsa dan kebudayaan-kebudayaan lain 
sebagian dari mereka mencatat keajaiban peristiwa itu , seperti yang 
terdapat dalam manuskrip Madrid dan Manuskrip Bangsa Maya kuno dalam 
Ilmu perbintangan.

http://www.mayalords.org/ <http://www.mayalords.org/>

http://www.mayalords.org/restfldr/persia.html
<http://www.mayalords.org/restfldr/persia.html>
[Menunjukkan  bahwa dalam manuskrip Persia ini terdapat salah seorang
Lelaki yang menunjuk ke arah Bulan Yang terbelah.] 
<http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image3.jpeg>
Menunjukkan bahwa dalam manuskrip Persia ini terdapat salah seorang
Lelaki yang menunjuk ke arah Bulan Yang terbelah.

Sejak dahulu bangsa Maya dikenal sangat mengemari Ilmu Astronomi dan 
merupakan salah satu negeri yang maju dalam bidang ilmu tersebut. Tetapi
dalam salah satu Manuskripnya menunjukkan bahwa Mereka (Bangsa Maya) 
Menganggap di Bulan telah terjadi gempa dan memyebabkan terbelahnya 
Bulan menjadi dua bagian.
[image4]  <http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image4.jpeg>
Naskah  yang menunjukkan keadaan Bulan dalam gambar Telinga kelinci dan 
wajahnya yang pecah dan ditandai dengan Simbol Dewi Bulan.

Persitiwa pembelah Bulan tercatat dalam Manuskrip Pasir dan India  pada
waktu yang berdekatan yaitu awal abad ke-7 Masehi dan Sejarawan  juga
mengatakan bahwa di salah satu Kuil Kuno di Cina tertulis mengenai 
peristiwa itu.

[image5]  <http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image5.jpeg>

Teks bahasa Inggris:

At the top of page 139 in the 1997 Maya Hieroglyphic Forum, the  dot and
bar numbers have been inserted as corrections for the tops of  the other
columns (missing in V and K's works). On the basis of the  number
sequences, the date of the first (and, what I am surmising, was  the
original change) is 9.9.9.16.0 or the Gregorian date of 9 February  623
(the Julian date calculated the 6th of February, that same year).

Dalam naskah diatas menujukkan tahun 623 Masehi, sesuai dengan jumlah 
waktu menetap Rasulullah  Saw di Makkah sebelum Hijrah ke Madinah. 
Rasulullah Saw dilahirkan pada Tahun 570 atau 571 Masehi, kemudian hidup
di Makkah selama 53 tahun ( 40 sebelum menjadi Rasul + 13 setelah 
diangkat menjadi Rasul )

Jika pada tahun 571 (kelahiran Nabi) + 53 ( kehidupan Nabi selama di
Makkah sebelum Hijrah)

Atau Tahun 623 Masehi : Jika kita mulai menghitungnya pada tahun 570 
Masehi..Persisi dengan tahun yang disebutkan dalam Naskah bangsa Maya di
atas, serta tahun di mana terjadinya Peristiwa tebelahnya Bulan di 
Akhir-Akhir  tahun  Rasulullah berada di Makkah sebelum Hijrah

Penemuan ilmuwan NASA

Ilmuwan NASA Telah mengungkapkan bawah di bulan terdapat celah dengan 
panjang beberapa ratus kilometer, kemudian mereka pun menemukan 
beberapa celah lain di permukaan Bulan yang sampai sekarang belum 
diketahui penyebab retakan terebut, beberapa Ilmuwan lain beranggapan 
bawah celah tersebut bekas dari cairan Lava hanya saja spekulasi ini 
sebatas teori yang tidak terbuktikan, terdapat Sejumlah besar celah pada
permukaan bulan, dan beberapa di antaranya mensimulasikan `Retakan yang 
tersambung` seolah-olah kita berada di depan permukaan logam retak 
kemudian merapat !, Ilmuwan NASA menyebut fenomena ini sebagai: `rilles
are still a topic of research`  yang berarti fenomena celah ini masih
dalam proses penelitian, Bahkan  hingga sekarang pun celah ini masih
membingungkan para ilmuwan dalam  menjelasan penyebabnya, dan semua
teori yang mereka kemukakan jauh dari  kenyataan gambar yang diperoleh
oleh NASA.
[Gambar celah yang menyerupai retakan besar pada Bulan seperti bagian
yang telah terpotong kemudian bersambung, Ilmuwan mengatakan bahwa:
x80;xa0;xa0;x92;xb3; jenis celah ini sangat jauh berbeda dengan celah
yang terdapat di kerak Bumi dikerenakan Ukurannya yang begitu besar dan
Aneh bagi kita ( Ilmuwan) dan bertentangan dengen teori-teori yang kita
ketahui dalam Ilmu Fisikax80;xa0;xa0;x92;xb4;. Misteri apakah yang
tersimapan mengenai retakan itu..Bagaiman bisa terjadi..dan kapan
terjadinya? Hingga sekarang Semua pertanyaan ini masih terus mencari dan
menanti jawabannya.] 
<http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image6.jpeg>
Gambar  celah yang menyerupai retakan besar pada Bulan seperti bagian
yang  telah terpotong kemudian bersambung, Ilmuwan mengatakan bahwa:
" jenis  celah ini sangat jauh berbeda dengan celah yang terdapat di
kerak Bumi  dikerenakan Ukurannya yang begitu besar dan Aneh bagi kita (
Ilmuwan)  dan bertentangan dengan teori-teori yang kita ketahui dalam
Ilmu  Fisika". Misteri apakah yang tersimpan mengenai retakan
itu..Bagaimana  bisa terjadi..dan kapan terjadinya? Hingga sekarang
Semua pertanyaan ini  masih terus mencari dan menanti jawabannya.

Para Ilmuwan NASA telah memperoleh sejumlah besar gambar dari  fenomena
celah di Bulan yang justru membingungkan para Ilmuwan untuk  menemukan
penjelasan logis atau ilmiah.
[Foto bagian Bulan ini diperoleh dari NASA pada tahun 1969 dari
ketinggian 14 Km dari permukaan Bulan, menunjukkan bahwa keadaan celah
itu memperlihatkan efek x80;xa0;xa0;x92;xb3;Fusix80;xa0;xa0;x92;xb4;
maka mereka pun menganggap penyebab efek tersebut disebebkan oleh cairan
Lava yang keluar dari celah-celahnya lalu menutupi celah tersebut.
Referensi gambar dan badan antariksa AS NASA:
http://apod.nasa.gov/apod/image/0210/rille_apollo10_big.jpg] 
<http://img.eramuslim.com/media/2013/05/image7.jpeg> Foto  bagian Bulan
ini diperoleh dari NASA pada tahun 1969 dari ketinggian 14  Km dari
permukaan Bulan, menunjukkan bahwa keadaan celah itu  memperlihatkan
efek "Fusi" maka mereka pun menganggap penyebab efek  tersebut
disebebkan oleh cairan Lava yang keluar dari celah-celahnya  lalu
menutupi celah tersebut. Referensi gambar dan badan antariksa AS  NASA:
http://apod.nasa.gov/apod/image

Paulus anak wedus.

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke