--- "arra_s" <arra_s@...> wrote:

> nurut saya kebenaran itu relatif terhadap apa saja..
> kebenaran yg di setujui oleh mayoritas biasanya di jadikan norma, 
> UU dll..

Benar :) 

Norma atau hukum yang diberlakukan biasanya berlandaskan etika / 
moral kebaikan yang sudah dipakai atau dikenal orang banyak. 

Dengan kata lain, etika itulah 'sesuatu yang tertinggal' tadi. Moralita yang 
tetap tinggal, bertahan, saat moralita lainnya berguguran. 


> 
> makanya benar untuk mu belum tentu benar untuk ku..
> namun kalau sudah menjadi norma..
> maka biasanya ada toleransi..
> kita ikut pada norma..

Di bidang eksakta (ilmu yang pasti-pasti) "belum tentu benar", 
juga terjadi. 

Suatu saat sebuah teori (sebutlah teori 'A') diakui kebenarannya. 
Tetapi ketika datang teori lain (teori 'B') yang bisa mematahkan 
teori 'A', maka teori 'A' gugur dan selanjutnya orang berpegang 
kepada teori 'B'. Begitu juga kalau ada teori baru yang bisa 
mematahkan teori 'B' dst. 


> 
> kebenaran buat pribadi biasanya bukan tertinggal dalam hal waktu
> malahan ada di depan.. 

Mmm... memang bukan tertinggal dalam hal waktu dengan pengertian 'terlambat'. 
Tapi tertinggal dalam artian situasi, keadaan, yang 
justru melibatkan waktu & ruang: tetap tinggal; awet; bertahan; 
yang sifatnya lintas-waktu / lintas-jaman. 


> 
> itu loh yg suka bilang pada diri sendiri..
> " ternyata kebenaran nya baru saya sadari sekarang..
> kenapa ngga kemarin2..  "

Bisa. Bisa baru disadari tapi bisa juga memang baru terbukti 
karena baru sekarang yang lain-lainnya itu ambruk. Udah. Titik aja 
sampai di situ. Jangan ditambahin "kenapa ngga kemarin2.. " 
yang kesannya ada penyesalan di sana. 

Padahal, konon katanya, konsekuensi & resiko itu bukan untuk 
disesali, melainkan ditanggung. 

Atau.. dihindari aja sekalian itu resiko & konsekuensi. 


> 
> ( saya tahu kalau yg di maksud tertinggal disini bukan dalam hal 
> waktu.. tapi boleh dong main pleset2 an..  hehehe.. )

Waaa... 

Iya dong, main pleset-plesetan seru. 
Apalagi nggak pake nyesel.. 

:) 



> 
> --- "ajeg" <ajegilelu@> wrote:
> 
> > Kalau kesalahan & kebenaran tidak ada, mestinya alam fana 
> > sejagat raya ini juga nggak ada. Cukup yang baka saja. 
> > 
> > Sangat lampau dan cukup lama gua kesengsem bisikan yang ini, 
> > "kebenaran adalah sesuatu yang tertinggal ketika lainnya runtuh". 
> > 
> > Artinya, kebenaran tidak tunggal. Apalagi absolut. 
> > 
> > Lalu mikir-mikir, apa yang menyebabkan sesuatu itu tertinggal 
> > ketika yang lain runtuh? 
> > 
> > Selagi asyik mikir tiba-tiba sejumlah anak perempuan datang 
> > menyerbu berbarengan maupun silih-berganti. Datang & pergi 
> > "mengacaukan" hidupku hehe.. Dan, cuma satu yang tertinggal.. 
> > 
> > Akhirnya dapat dah itu ilham; kebenaran adalah sesuatu yang 
> > tertinggal ketika yang lain runtuh, dan yang tertinggal itu 
> > disebabkan karena............ 
> > 
> > Hayo tebak apa isi titik-titiknya. 
> > 
> > :) 
> > 
> > 
> > --- "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> > 
> > > Kalo kebenaran itu ndak ada...
> > > Berarti kesalahan itu ndak ada...
> > > 
> > > Bener...
> > > 
> > > :(
> > > 
> > > 
> > > 
> > > --- "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote:
> > >
> > > > udah dapet :-)
> > > > kebenaran itu ternyata nddak ada :-)
> > > > bener.
> > > > Ini serius.
> > > > 
> > > > 
> > > 
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke