- BNI Rp 10.995,-  

- Mandiri Rp 11.257,-  


--- 

Dolar menguat setelah risalah pertemuan Fed dirilis

Kamis, 22 Agustus 2013 07:31 WIB | 233 Views

New York (ANTARA News) - Kurs dolar menguat pada Kamis pagi WIB, 
setelah risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve 
mengindikasikan bank sentral berkomitmen untuk menarik kembali 
program pembelian asetnya.

Euro dibeli 1,3358 dolar pada sekitar 22.00 GMT, turun dari 1,3420 
dolar pada Selasa sore.

Dolar naik tipis menjadi 97,67 yen dari 97,32 yen, sementara euro 
jatuh menjadi 130,46 yen dari 130,60 yen.

Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), penentu 
kebijakan bank sentral AS, akhir Juli dirilis pada Rabu sore, 
memberikan sedikit kejelasan tentang waktu pengurangan stimulus, 
yang bergantung pada perbaikan ekonomi luas.

Risalah menunjukkan perpecahan atas kekuatan pertumbuhan, khususnya 
dengan pasar tenaga kerja yang bertahan lemah.

Tetapi para analis umumnya meramalkan pengurangan stimulus bisa 
dimulai pada bulan-bulan mendatang, bahkan lebih cepat pada pertemuan 
FOMC 17-18 September.

"Risalah hanya mengkonfirmasi apa yang investor Amerika sudah 
pikirkan, yang adalah bahwa Fed tampaknya siap untuk mengurangi 
pembelian aset pada September," kata Charles St-Arnaud dari Nomura.

David Song analis mata uang di DailyFX, memperkirakan dolar akan 
terus menarik kekuatan dari strategi Fed untuk menarik kembali 
stimulus ekonominya.

"Risalah Komite Pasar Terbuka Federal menopang dolar AS karena bank 
sentral menunjukkan dukungan luas untuk kerangka waktu pengurangan 
stimulus yang diuraikan oleh Ben Bernanke, dan `rebound` dalam mata 
uang cadangan akan berubah menjadi reli lebih bermakna ketika dewan 
melembutkan nada `dovish` untuk kebijakan moneternya," kata Song.

"Dolar tampak siap untuk diperdagangkan lebih tinggi menjelang 
pertemuan 17-18 September ketika bank sentral menunjukkan kesediaan 
yang lebih besar untuk menjauh dari siklus pelonggaran," katanya.

Dolar sempat melemah terhadap euro setelah risalah dirilis, namun 
kemudian bangkit kembali, sebuah tanda pasar telah dibakar dalam 
strategi Fed, kata Kathy Lien dari BK Asset Management.

"Reaksi di pasar-pasar keuangan, terutama dalam mata uang, telah 
melambat dan alasannya karena investor memiliki banyak waktu untuk 
posisi bagi pengurangan stimulus serta lonjakan terbaru dalam imbal 
hasil obligasi menunjukkan bahwa langkah itu telah dihargakan," 
katanya.

Dolar menguat terhadap mata uang Swiss, menjadi 0,9222 franc dari 
0,9174 franc pada akhir Selasa, sementara pound Inggris merosot 
menjadi 1,5660 dolar dari 1,5668 dolar.
(A026)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2013



--- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:

> J Erna & Dana Aditiasari
> Rabu, 21 Agustus 2013 - 09:18 WIB
> 
> Rupiah hampir dekati Rp 11.000/USD
> 
> Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika 
> Serikat (USD) pada pagi ini dibuka kembali anjlok.
> 
> Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.25 WIB, kurs rupiah anjlok ke 
> level Rp 10.985 per USD. Sementara pada penutupan sore kemarin, 
> rupiah di Rp 10.723 per USD.
> 
> Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik dibuka 
> di Rp 10.685 per USD, dengan kisaran Rp 10.685-10.751 per USD. 
> Kemarin, rupiah ditutup di Rp 10.490 per USD, dengan kisaran harian
> Rp 10.650 - Rp 10.725 per USD.
> 
> Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah pagi ini 
> diperdagangkan di harga Rp 10.353/USD.
> 
> Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, rupiah 
> masih dibayangi sentimen negatif, sehingga berpotensi melanjutkan 
> pelemahan lebih dalam.
> 
> Pelemahan yang terjadi turut dikontribusi dari penilaian pelemahan
> rupiah dari Menteri Keuangan Chatib Basri, yang menyebutkan bahwa
> sepertinya pelemahan akan berlanjut sampai tahun depan dengan
> barometernya China dan India, dimana pertumbuhannya 7 persen dan 
> 4 persen turut direspon negatif.
> 
> Sementara rencana Bank Indonesia (BI) yang akan melakukan 
> penyelamatan rupiah dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) 
> dari pasar sekunder dan menjaga transaksi berjalan, menurut dia, 
> belum banyak berimbas pada pasar.
> 
> "Pada hari ini, diperkirakan rupiah akan berada pada rentang harian
> Rp 10.420 - Rp 10.585/USD," prediksi Reza.
> 
> http://ekbis.sindonews.com/read/2013/08/21/32/773575/rupiah-hampir-dekati-rp11-000-usd
>





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke