Karena ilang keseimbangan... 

Neraca perdagangan jeblok tapi SiBeYe kemarin ngecap 
pertumbuhan 6,3%. 

Barusan blusukan ke berita ekonomi konon dollar memang 
lagi menguat di mana-mana. Tapi pasar bebas masih menyediakan 
lubang-lubang neraka bagi mereka yang ilang keseimbangan. 

Di Indonesia, lubang-lubang itu malah seperti berleher.. siap 
nyosor, nyatok, nelen. Sebab, limbungnya rupiah sudah dimulai 
sejak tahun kemarin. Tapi si anak Cikeas toh tetep cengengesan 
kiri-kanan seolah jadi presiden adalah saatnya bersenda-gurau. 

Jatoh lu! 

:) 


--- "arra_s" <arra_s@...> wrote:
 
> oh rupiah..
> ngapain kamu nyungsep..
> 
> 
> --- "ajeg" <ajegilelu@> wrote:
> 
> > 
> > - BNI Rp 10.995,-  
> > 
> > - Mandiri Rp 11.257,-  
> > 
> > 
> > --- 
> > 
> > Dolar menguat setelah risalah pertemuan Fed dirilis
> > 
> > Kamis, 22 Agustus 2013 07:31 WIB | 233 Views
> > 
> > New York (ANTARA News) - Kurs dolar menguat pada Kamis pagi WIB, 
> > setelah risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve 
> > mengindikasikan bank sentral berkomitmen untuk menarik kembali 
> > program pembelian asetnya.
> > 
> > Euro dibeli 1,3358 dolar pada sekitar 22.00 GMT, turun dari 
> > 1,3420 dolar pada Selasa sore.
> > 
> > Dolar naik tipis menjadi 97,67 yen dari 97,32 yen, sementara euro 
> > jatuh menjadi 130,46 yen dari 130,60 yen.
> > 
> > Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), penentu 
> > kebijakan bank sentral AS, akhir Juli dirilis pada Rabu sore, 
> > memberikan sedikit kejelasan tentang waktu pengurangan stimulus, 
> > yang bergantung pada perbaikan ekonomi luas.
> > 
> > Risalah menunjukkan perpecahan atas kekuatan pertumbuhan, 
> > khususnya dengan pasar tenaga kerja yang bertahan lemah.
> > 
> > Tetapi para analis umumnya meramalkan pengurangan stimulus bisa 
> > dimulai pada bulan-bulan mendatang, bahkan lebih cepat pada 
> > pertemuan FOMC 17-18 September.
> > 
> > "Risalah hanya mengkonfirmasi apa yang investor Amerika sudah 
> > pikirkan, yang adalah bahwa Fed tampaknya siap untuk mengurangi 
> > pembelian aset pada September," kata Charles St-Arnaud dari 
> > Nomura.
> > 
> > David Song analis mata uang di DailyFX, memperkirakan dolar akan 
> > terus menarik kekuatan dari strategi Fed untuk menarik kembali 
> > stimulus ekonominya.
> > 
> > "Risalah Komite Pasar Terbuka Federal menopang dolar AS karena 
> > bank sentral menunjukkan dukungan luas untuk kerangka waktu 
> > pengurangan stimulus yang diuraikan oleh Ben Bernanke, dan 
> > `rebound` dalam mata uang cadangan akan berubah menjadi reli 
> > lebih bermakna ketika dewan melembutkan nada `dovish` untuk 
> > kebijakan moneternya," kata Song.
> > 
> > "Dolar tampak siap untuk diperdagangkan lebih tinggi menjelang 
> > pertemuan 17-18 September ketika bank sentral menunjukkan 
> > kesediaan yang lebih besar untuk menjauh dari siklus 
> > pelonggaran," katanya.
> > 
> > Dolar sempat melemah terhadap euro setelah risalah dirilis, namun 
> > kemudian bangkit kembali, sebuah tanda pasar telah dibakar dalam 
> > strategi Fed, kata Kathy Lien dari BK Asset Management.
> > 
> > "Reaksi di pasar-pasar keuangan, terutama dalam mata uang, telah 
> > melambat dan alasannya karena investor memiliki banyak waktu 
> > untuk posisi bagi pengurangan stimulus serta lonjakan terbaru 
> > dalam imbal hasil obligasi menunjukkan bahwa langkah itu telah 
> > dihargakan," katanya.
> > 
> > Dolar menguat terhadap mata uang Swiss, menjadi 0,9222 franc dari 
> > 0,9174 franc pada akhir Selasa, sementara pound Inggris merosot 
> > menjadi 1,5660 dolar dari 1,5668 dolar.
> > (A026)
> > 
> > Editor: Ella Syafputri
> > 
> > COPYRIGHT © 2013
> > 
> > 
> > 
> > --- "ajeg" <ajegilelu@> wrote:
> > 
> > > J Erna & Dana Aditiasari
> > > Rabu, 21 Agustus 2013 - 09:18 WIB
> > > 
> > > Rupiah hampir dekati Rp 11.000/USD
> > > 
> > > Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar 
> > > Amerika Serikat (USD) pada pagi ini dibuka kembali anjlok.
> > > 
> > > Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.25 WIB, kurs rupiah anjlok 
> > > ke level Rp 10.985 per USD. Sementara pada penutupan sore 
> > > kemarin, rupiah di Rp 10.723 per USD.
> > > 
> > > Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik 
> > > dibuka di Rp 10.685 per USD, dengan kisaran Rp 10.685-10.751 
> > > per USD. Kemarin, rupiah ditutup di Rp 10.490 per USD, dengan 
> > > kisaran harian Rp 10.650 - Rp 10.725 per USD.
> > > 
> > > Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah pagi 
> > > ini diperdagangkan di harga Rp 10.353/USD.
> > > 
> > > Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, 
> > > rupiah masih dibayangi sentimen negatif, sehingga berpotensi 
> > > melanjutkan pelemahan lebih dalam.
> > > 
> > > Pelemahan yang terjadi turut dikontribusi dari penilaian 
> > > pelemahan rupiah dari Menteri Keuangan Chatib Basri, yang 
> > > menyebutkan bahwa sepertinya pelemahan akan berlanjut sampai 
> > > tahun depan dengan barometernya China dan India, dimana 
> > > pertumbuhannya 7 persen dan 4 persen turut direspon negatif.
> > > 
> > > Sementara rencana Bank Indonesia (BI) yang akan melakukan 
> > > penyelamatan rupiah dengan pembelian Surat Berharga Negara 
> > > (SBN) dari pasar sekunder dan menjaga transaksi berjalan, 
> > > menurut dia, belum banyak berimbas pada pasar.
> > > 
> > > "Pada hari ini, diperkirakan rupiah akan berada pada rentang 
> > > harian Rp 10.420 - Rp 10.585/USD," prediksi Reza.
> > > 
> > > http://ekbis.sindonews.com/read/2013/08/21/32/773575/rupiah-hampir-dekati-rp11-000-usd
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke