Psikopat berat Hasan Basri tukang ngibulin bininya juga mau ngibulin peserta mailing list ini..
Saya kutip:
"Pada kerusuhan ini banyak toko dan perusahaan dihancurkan oleh amuk massa—terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa[1]. Konsentrasi kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Bandung, dan Surakarta. Terdapat ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut[2][3]."
--- In [email protected], <[email protected]> wrote:
lu ini sekedar tolol atau memang sudah dari sananya terlahir goblok?
si pinpin menawarkan alternatif, lu bilang dia sedang berjihad ngibul
apa yang sipinpin bilang nggak salah
orang prianger itu toleran
lu liat di bandung, gak pernah lu denger ada kerusuhan sara
gereja aman aman aja
menurut gua, islam dengan wiwitan kalau dicampur memang kelihatan
klop
kebengisan islam ( arab ) berkurang banyak begitu berbenturan dengan adat atau filosofi orang sunda
kalau lu perhatiin ada perbedaan antara islam di indonesia
di parahyangan, penduduknya men- sunda kan islam
di minang atau aceh , minang atau aceh diarabkan islam
goblok lu tem
From: itemabu2 <itemabu2@...>
To: proletar <[email protected]>
Sent: Friday, September 20, 2013 2:45 PM
Subject: Re: [proletar] RE: Islam Sunda
Saking gbloknya si pinpin ini dia msh ga sadar bhw Islam itu sedang memusnahkan budaya Sunda atau budaya lokal lainnya (bukan berarti ada budaya Sunda yg bisa dibanggakan).
Jadi si pinpin ini sebetulnya cuma omong gede dan ngibul dlm rangka berjihad di jalan auloh.
pinpin itu, spt orang Sunda umumnya, cuma tukang omong gede, tp ga becus kerja, bermuka dua, pemalas, rasis dll.
2013/9/20 <bukan.pedanda@...>
Orang Islam Sunda itu, seperti juga orang Islam lain di Indoneisia sungguh adalah manusia dungu-dungu kayak babi...
Mereka ikut-ikut menjadikan allah taik babi sebagai sembahan yang adalah tuhan takhayul hasil khayalan orang Arab primitif..
Orang Islam Sunda itu seperti juga orang Islam Indonesia lain betul-betul adalah manusia dungu kayak babi.
--- In [email protected], <[email protected]> wrote:
Mayoritas agama suku Sunda saat ini adalah Islam, namun Budaya Sunda jelas bukan budaya Arab. kaum lelaki 'urang Sunda' tidak memakai jubah putih, tak ada sorban melilit di kepala. Mojang sunda tidak memakai cadar, kami punya kebaya, bukan Burqa.
Sebelum Islam memperkenalkan Tuhan, kami sudah mengenal Tuhan. Bahkan sebelum Budha dan Hindu datang, kami sudah percaya Tuhan.
Kami dikenal sebagai suku bangsa yang ramah, jujur, pekerja keras dan periang. Sebelum Islam datang, kami sudah punya Pajajaran !
Mayoritas suku Sunda memang beragama Islam, namun kami bukan bangsa Arap. Kami adalah bagian dari bangsa Indonesia.
Kami telah menerima Allah Swt sebagai Tuhan kami. Kami mengangkat Nabi Muhammad sebagai jungjunan kami, namun boleh lihat sejarah kami ke belakang ...
Di bumi parahyangan ... kami tidak memperlakukan wanita sebagai budak.
Negeri kami subur, kami bukan bangsa perampok atau perompak.
Kami Orang Sunda, Mayorias dari kami beragama Islam, dan budaya kami jelas bukan budaya Arap !
__._,_.___
