Budaya Yogya ataupun budaya nusantara yg lain yg tidak menganjurkan permusuhan, kekerasan, kekejian, pelecehan thdp umat beragama lain dan menghormati hak azasi kaum perempuan perlu diacungin JEMPOL.
Sebaliknya agama, budaya ataupun apa saja yg menganjurkan, menghalalkan kekerasan thdp kelompok yg berbeda dari dirinya adalah ajaran-budaya kampungan yg perlu disapu bersih dari bumi persada Nusantara. Gabriella ________________________________ From: ayub <[email protected]> To: Proletar <[email protected]> Sent: Monday, 23 September 2013 12:58 PM Subject: [proletar] JOGJA: Jangan Bawa Budaya Arab Ke Bumi Mataram orang2 jogja cepat marah kalo makam2 keluarga raja di usik2 dgn alasan syirik, uniknya, yg protes budaya arab justru dari santri2 pondok pesantren muslim jogja selangkah lebih maju timbang islamnya uplik/bleki yg islam mu'tazilah copas.. Ia menjelaskan, ziarah kubur, tirakat, ngalap berkah, atau apa pun istilahnya memang bukan ajaran atau perintah agama. Kegiatan semacam itu adalah tradisi masyarakat Jawa yang sudah ada selama berabad-abad. "Budaya itu sudah ada sejak zaman Hindu, Buddha, Majapahit, era Mataram, hingga saat ini," tegasnya. http://regional.kompas.com/read/2013/09/18/1732098/Warga.Yogya.Kecam.Perusakan.Makam.Cucu.HB.VI
