kalo sikap tukang ojek udah 'pasrah' ngadepin gubernurnya yang konon dulunya seorang jawara, bisa dimaklumin..
lain dengan mahasiswa2 yang selama ini skeptis terhadap gubernurnya tapi ngga berani vocal, ngga berani unjuk gigi... bisanya bersyukur, sebagai ujud kelegaannya http://news.detik.com/read/2013/10/03/184159/2377233/10/adik-atut-jadi-tersangka-puluhan-mahasiswa-banten-sujud-syukur-di-jalan?n992204fksberita Adik Atut Jadi Tersangka, Puluhan Mahasiswa Banten Sujud Syukur di Jalan Serang - Puluhan mahasiswa menggelar aksi setelah KPK menentapkan TCW yang juga adik Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka suap. Mereka melakukan sujud syukur di perempatan. Aksi digelar di perempatan Ciceri, Serang, Banten, Kamis (3/10/2013) sore. Massa berasal dari BEM STIE Bina Bangsa, Komunitas Mahasiswa Soedirman 30 (IAIN), Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas), Untirta Movement Community (UMC), BEM UT, dan lainnya. "Begitu Wawan (TCW) ditetapkan sebagai tersangka maka kami sujud syukur," ujar koordinator aksi, Sobari. Mahasiswa berkumpul mendadak saat mendengar informasi TCW ditangkap KPK. Kemudian disepakati mereka mengekspresikan kegembiraan dengan melaksanakan sujud syukur. Sujud syukur dilakukan ke empat mata angin. Dari timur hingga utara. Lima menit untuk setiap mata angin. Turut dipasang spanduk dari kain putih yang ditulisi dengan cat warna merah. Isinya meminta KPK memberantas mafia di Banten. Setelah sujud syukur beberapa saat, mahasiswa membubarkan diri. Aksi itu cukup menarik perhatian pengguna jalan. ________________________________ From: pinpinyuliansyah <[email protected]> Terus ini tukang ojek juga dengan faseh cerita tentang Gubernur yang sudah 2 periode berkuasa, yang didukung oleh saudara - saudaranya yang jadi walikota dan jadi anggota dewan dan -- sang tukang ojek -- merasa tak ada perubahan apa - apa ! Sang tukang ojek ( ajaip nya ! ) berkata "Sayamah nggak keberatan kalau provinsi ini dirubah jadi kerajaan dimana kepemimpinan diturunkan dari raja ke anak raja, saya nddak keberatan pemimpin nya kaya raya, mau korupsi, mau ngutang, mau makan anggaran, ya silahkan saja ! Mau anaknya jadi walikota, adiknya jadi bupati, ipar nya jadi anggota dewan, ya monggo ... silahkan .... asalkan rakyat sehat dan sejahtera !"
