Indikasi bahwa hari ini bangsa kita sedang mengarah pada pembentukan raja - 
raja kecil ... dan beberapa daerah apan mulai terang - terangan ingin 
memisahkan diri dari Indoesia ... yang masih ngindo ... beberapa daerah sudah 
terang - terangan bikin Perda yang sangat tidak mencerminkan wawasan nusantara, 
bikin perda seolah - olah daerah itu adalah daerah Islam Otonom yang nddak ada 
kaitan dengan negara kesatuan repblik Indonesia.

mumpung pemilihan Presiden bentar lagi ... kita - kita sebagai rakyat ... mesti 
lebih baik lagi dalam memilih ... cermati partai partai yang selama ini hanya 
menyediakan calon dan hanya memiliki orang - orang partai yang sok iye bergaya 
selebritis tapi cuma gaya doang planga plongo kayak orang kesambet setan... 
jangan pilih lagi partai yang cuma bisa menghasilkan output manusia yang cuma 
bisa ngomong kayak wayang, gagap, tapi nddak ada isi ... cuma menghasilkan 
manusia yang ngaku punya pengalaman inilah ...itulah... tapi menelantarkan anak 
istri .... cuma mampu mencetak kader yang kemudian dipilih jadi menteri anu an 
kemudian menjadikan kementriannya sebagai ladang korupsi !...dalam pilkada, 
pilpres...pemilihan legislatif ... bene bener harus dipilih dengan baik, dan 
kalau sistem tidak berhasil memberikan pilihan yang menarik, jangan salahkan 
kalau penganut golput akhirnya bisa menembus angka di atas 50% ! ( skarang apan 
sudah di atas 25% ).

terkutuklah sekian banyak kader partai atau partai yang meng hina kan demokrasi 
dengan menggunakan "serangan fajar", bagi - bagi duit noban - goban - cepek 
.... untuk mengarahkan para pemilih yang tidak memiliki kemampuan ekonomi 
sehingga dengan mudah nya menjual 1 suara seharga sebungkus nasi rames.

Sebesar apapun kekecewaan kita hari ini pada mereka yang sedang menjabat saat 
ini...

bagaimanapun kita tetap mencintai negeri ini : Indonesia.

Merdeka !



--- In [email protected], ayub <ayubyahya@...> wrote:
>
> >Terus ini tukang ojek juga dengan faseh cerita tentang Gubernur yang 
> sudah 2 periode berkuasa, yang didukung oleh saudara - saudaranya >yang 
> jadi walikota dan jadi anggota dewan dan --
> 
> dari baca2 berbagai sumber..iseng2 bikin resume :
> 
> - gubernur Banten... Atut
> - walikota Serang, Banten.. adiknya Atut
> - bupati Lebak.. kerabat Atut
> - walikota Tangerang Selatan.. adik iparnya Atut
> - yang ditangkap KPK ... adiknya Atut (suami walikota tangsel)
> 
> - filosofi orang jawa.. Sorga nunut neraka Atut. lol
> 
> 
> indikasi kerajaan H.KASAN, jawara banten mo runtuh..
> 
> 
> ________________________________
>  From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@...>
> 
> 
>   
> Dari jalan main gate ke cluster gate jarak nya lumayan jauh, kalau jalan kaki 
> bisa 30 menit, jadi sekitar 3 hari lalu saya menggunakan jasa ojek untuk 
> sampai ke rumah ketika saya dateng malem - malem dari luar kota.
> 
> Ih, ini tukang ojek cerdas, dalam perjalanan singkat ini tukang ojek dengan 
> faseh cerita tentang Jokowi yang lagi "digoyang" agar nddak jadi president ( 
> ini istilah yang digunakan sama tukang ojek),m kemudian .. masih menurut 
> tukang ojek ini : "Mau digoyang bagaimanapun, Jokowi kerjanya emang bagus kok 
> ! dan saya paling seneng melihat penampilan dan cara Jokowi berbicara, benar 
> - benar seperti rakyar biasa ! Bahasanya mudah dipahami, dibanding sama 
> sekian banyak pemimpin yang sok iya jaga wibawa, ngopmong pakai istilah - 
> istilah yang asing, berpakaian mahal, naik mobil mewah, banyak bicara tapi 
> tidak berbuat apa - apa "
> 
> Terus ini tukang ojek juga dengan faseh cerita tentang Gubernur yang sudah 2 
> periode berkuasa, yang didukung oleh saudara - saudaranya yang jadi walikota 
> dan jadi anggota dewan dan -- sang tukang ojek -- merasa tak ada perubahan 
> apa - apa ! Sang tukang ojek ( ajaip nya ! ) berkata "Sayamah nggak keberatan 
> kalau provinsi ini dirubah jadi kerajaan dimana kepemimpinan diturunkan dari 
> raja ke anak raja, saya nddak keberatan pemimpin nya kaya raya, mau korupsi, 
> mau ngutang, mau makan anggaran, ya silahkan saja ! Mau anaknya jadi 
> walikota, adiknya jadi bupati, ipar nya jadi anggota dewan, ya monggo ... 
> silahkan .... asalkan rakyat sehat dan sejahtera !"
> 
> nddak bisa panjang lebar cerita karena kami bersama paling sekitar 5 sd 10 
> menit, saat turun di depan rumah, sang tukang ojek berkata "Kapan saya kayak 
> bapak ya .... kayaknya hidup bapakmah udah mapan ...", saya senyum "Alaaah 
> ... kelihatannya aja mapan ! Makin banyak kerjaan makin banyak masalah ! 
> Makin banyak duit makin susah bahagia lho pak ... "
> 
> Tukang ojek nyengir, kemudian pamit.
> 
> Saya mesem. Inget lagi gambar pak Harto dengan senyumnya yang khas di angkot 
> - angkot atau di bak mobil truck yang bertuliskan "Piye Kabare ? Berapa harga 
> beras sekarang ? Enak hidup di jamanku toh ?"
> 
> Saya masuk rumah, dan si kecil berteriak "Ayaaahhhh ! Aku pengen beli bay 
> blade !"
> 
> hihi.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Kirim email ke