Sodara2 kita yg Muslim harus berani mawas diri, berani menghadapi kenyataan on 
the ground. Sebelum melanatunkan mantra Islam adalah rahmatan il alamin lagi, 
cobalah koreksi diri sendiri. Jauh lebih mudah mengoreksi diri sendiri daripada 
memaksa orang lain merubah jati dirinya.

Harking back to the life in the deserts of Arabia in 7th century - suku bangsa 
Arab itu dibentuk, disiapkan untuk hanya membenarkan suku (tribe) masing2. 
Kehidupan sangat berbahaya, penuh konflik, antara lain berebutan sumber air dan 
harta(termasuk perempuan mereka). Setiap saat mereka bisa diserang oleh suku 
sebelah dan semua yg mereka miliki bisa lenayp dirampas orang.

Mindset sedemikian ini turut mewarnai ajaran Islam. Para pelakunya dari nabi, 
hawariyun, ansar dst tanpa kecuali memiliki mindset yg penuh dg curigation dan 
harus berani mengalahkan suku/ orang lain. Maka dari itu dari permulaan hingga 
hari ini setiap eklompok, setiap mazhab, setiap aliran haqul-yakin bhw 
mereka-lah yg paling afdol, yg paling kafah, yg paling benar - yg lain sama 
sekali tidak masuk hitungan.

Di Daulat Al Khaleej setiap bangsa menganggap bangsa tetangganya kurang Islami! 
Bangsa2 Arab ini sama sekali tidak menghormati Muslim yg bukan Arab. Ini adalah 
fakta yg selalu orang dengar di sono. Mereka yakin bhw Pakistani, Malaysians 
dan Indonesians mustahil bisa menjadi Muslim yg kaffah.

Cilakanya yg mereka maksudkan ialah bhw Muslims dai Asia tdak bisa 
se-pemberang, se-licik, se-jahat, se-tidak adil khususnya terhadap kaum 
perempuan seperti mereka. Satu2nya hal yg membuat bangsa2 Arab ini sependapat 
ialah bhw Israel / Yahudi adalah mush mereka karena bangsa terkutuk ini adalah 
musuh Allah.

Gabriella




________________________________
 From: Tawangalun <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; ab 
rahim abdul hamid <[email protected]>; hans mandala <[email protected]>; 
Iman K. <[email protected]>; Jack Fanotona 
<[email protected]>; kepalaemase01 <[email protected]>; Omar moyo 
moyo <[email protected]>; pinpinyuliansyah <[email protected]>; 
rezameutia <[email protected]>; s s <[email protected]>; SilkRoad75 
<[email protected]> 
Sent: Friday, 11 October 2013 9:39 AM
Subject: [Indonesia-Rising] Re: [proletar] Taliban on Malala
 


  
Malala bilang Taliban itu salah, Taliban bilang Malala itu murtad dan ga 
Islami. Siapa yg benar, Malala atau Taliban?

Islam Syiah mengatakan Sunni tidak Islam  dan Islam Sunni mengatakan Islam 
Syiah tidak Islam.

Lalu siapa yang Islam, Sunni dan Syiah bukanlah Islam. Hanya Ahmadyah yang 
benar benar Islam





Mohammad SAW a Pedophile

______________________________________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________
Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30) 
Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)
Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum
"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat 
daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia 
dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada 
Allah)”.(QS.3:45)

YESAYA 28:16
16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan 
sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang 
mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!

35. Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah yang 
jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masa Isa anak 
Maryam akan turun di tengah-tengah kamu.

Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya 
babi, dihapuskannya pajak dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga 
tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian.” 

36. Dari Jabir bin Abdullah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Akan 
senantiasa ada hingga hari kiamat, segolongan umatku yang berjuang 
menegakkan kebenaran dan mereka pasti menang.”

Kata Nabi saw selanjutnya : “Sementara itu Nabi Isa a.s akan turun ke 
tengah-tengah umat. Lalu pemimpin-pemimpin mereka berkata kepadanya, 
‘Sudilah Anda solat dan menjadi pemimpin kami.’

Jawab Nabi Isa a.s, ‘Tidak! Masing-masing kamu boleh menjadi pemimpin 
bagi yang lain, selaku suatu kehormatan yang dilimpahkan Allah kepada 
umat ini.” 



On Fri, Oct 11, 2013 at 3:04 AM, itemabu2 <[email protected]> wrote:

 
>  
>Malala bilang Taliban itu salah, Taliban bilang Malala itu murtad dan ga 
>Islami. Siapa yg benar, Malala atau Taliban?
>
>
>Malala itu cuma anak cewek ABG yg hrsnya masih sekolah, apa dia tau ajaran 
>Islam yg benar dan pernah belajar Quran dan hadis dgn benar? Gua rasa kagak 
>pernah, 
>
>
>Sebaliknya, Taliban itu adalah sebuah organisasi dipimpin oleh ulama, sdh 
>berdiri lama, jadi mereka hrsnya tahu Islam yg benar, sdh mempelajari QUran 
>dan hadis secara detil dan menyeluruh.
>
>
>Kesimpulannya, Taliban itu yg benar, bukan Malala. Dan Islam itu emang ajaran 
>bejad dan biadab persis spt yg dipraktekkan Taliban.
>
>
>
>Malala itu, sebaik apapun tujuannya, sdh ngibul ttg Islam, persis spt orang2 
>Islam "moderat" atau "liberal".
>
>
>
>
>Taliban on Malala: "The enemies of Islam are awarding her because she has left 
>Islam and has became secular"
>Malala says that what the Taliban do offends Islam -- 
that they're misunderstanding Islam. They say she is an apostate who is 
being given awards by the enemies of Islam. They want to kill her. She 
doesn't want to kill them. They have already shot her once. This is why 
we don't see more genuine Muslim reformers.
>"Malala earns awards by 'working against Islam': Taleban," from AFP, October 
>10 (thanks to Twostellas):
>MIRANSHAH (AFP) - The Pakistani Taleban on Thursday said 
teenage activist Malala Yousafzai had done "nothing" to deserve a 
prestigious EU rights award and vowed to try again to kill her. 
>>The European Parliament awarded the Sakharov human rights prize to 
the 16-year-old, who has become a global ambassador for the right of all 
children to go to school since surviving a Taliban murder attempt.
>>Malala survived being shot in the head by a TTP gumnan on October 9 
last year and is seen as a leading contender for the Nobel Peace prize, 
to be announced on Friday.
>>"She has done nothing. The enemies of Islam are awarding her because 
she has left Islam and has became secular," Tehreek-e-Taleban Pakistan 
(TTP) spokesman Shahidullah Shahid said by telephone from an undisclosed 
location.Posted by Robert on October 10, 2013 10:38 AM 
>

Kirim email ke