"Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> REFLEKSI: Tanpa dibubarkan yang namanya Departemen Agama sama saja 
> dengan memelihara pemborosan dan konflik serta  penindasan dalam 
> selimut..
> http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=235852&kat_id=23
> Sabtu, 18 Februari 2006  17:49:00



> Menag Yakin Peraturan Rumah Ibadat tak Ditolak Agama Lainnya
> 




BETUL, BEKAS MENTERI AGAMA YANG LALU (SI AQIEL) JUGA YAKIN KALO DIA 
BUKAN KORUPTOR, NAMUN PENGADILAN SUDAH MEMVONIS DIRINYA SEBAGAI 
KORUPTOR DAN MENGHUKUMNYA CUMA 5 TAHUN.

Begitulah keyakinan semua menteri agama memiliki kualitas keyakinan 
sama seperti keyakinan bekas MenAg Aqiel yang koruptor ini.  
Sebenarnya pernyataan bekas MenAg Aqiel ini kalo berdasarkan AlQuran 
memang tidak ada salahnya karena dalam AlQuran dilarang mencuri 
sedangkan Aqiel ini pun tidak mencuri tetapi cuma memindahkan 
rekening yang ada dibawah kekuasaannya kedalam rekeningnya pribadi.  
Dalam AlQuran seorang pemimpin berhak memutuskan apapun yang akan 
diperbuatnya, apalagi pemimpin dalam Islam ini selalu dapat petunjuk 
dari Allah sehingga tak mungkin salah.  Bedanya, kepemimpin dalam 
Islam itu dijabat seumur hidup, contohnya, dimasa Hidupnya Nabi 
Muhammad, sahabat2 nabi itu tetap dinamakan sahabat nabi sampai 
matipun jabatan sahabat itu tetap disandangnya.  Dengan jabatan 
sahabat inipun Abu Bakar berhak naik jadi Caliph karena hak seorang 
sahabat dalam jabatan Islam lebih tinggi dari jabatan menantu ataupun 
keponakan.  Sialnya, Departement Agama itu tidak menyusun 
organisasinya seperti organisasi Islam dizaman Muhammad, sehingga 
yang seharusnya "bukan korupsi", karena organisasinya berbeda, maka 
perbuatan yang sama bisa berubah namanya jadi "korupsi" dan pelakunya 
disebut sebagai "koruptor" yang diharamkan oleh negara meskipun 
dihalalkan dalam Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




>






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke