Kita gak tahu isi keseluruhan buku yg menyebabkan 
pengarangnya
sampai dihukum di Austria. Kalau isinya hanya meragukan 
pembunuhan Yahudi
dikamar gas, nyatanya sebelum terjadi kasus 'kartun 
nyunggi bom''
pemimpin Iran membuat pernyataan 'yang meragukan 
pembunuhan masal yahudi
dijaman Hitler', tidak
ada yang protes. Memang sih ada pernyataan keprihatinan
pemimpin dunia ( klu gak salah sekjen PBB ) atas 
pernyataan tsb.
Pemimpin Iran itu telah memanfaatkan kebebasan berbicara, 
yang kemungkinan
besar menyakitkan bangsa Yahudi.



On Thu, 23 Feb 2006 03:31:16 -0000
  "mangdeden1" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sudah hampir sebulan gw sodorin kasus ernst zundel di 
>prol.... Tapi
> kalo sudah gelap mata, pikiran picik, tebal muka dsb... 
>walo disodorin
> pembanding pun mereka masih gagap menerima kebenaran....
> Goblog kan?
> 
> --- In [email protected], "laut putih" 
><[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> hahaha... gw ngakak ngebaca kisah David Irving. Ini 
>>pembelaan scr
> natural. Tuhan telah mengirimkan pembela....
>> 
>> Bagaimana para satria pembela Freedom of speech?
>> Kenape diem?!
>> Pasti banyak yg terkaing-kaing saat ini...
>> Udahlah... nyemplung di sumur bor aja...
>> 
>> 
>>   ----- Original Message ----- 
>>   From: Ambon 
>> 
>>   Refleksi: Mungkin sengaja  penulis arikel Republika 
>>ini tidak
> mengetahui bahwa penyanghan Holocoust sesuai hukum 
>Austria bisa
> dihukum penjara 10 tahun. Untuk meringankan hukuman, Dr 
>David Irving
> mengakui bersalah.  Alasan mengapa Austria mempunyai 
>peraturan hukum
> demikian ialah karena sejarah Austria dalam perang dunia 
>II, dan juga
> Adolf Hitler berasal dari Austria
>> 
>>   REPUBLIKA
>> 
>>   Rabu, 22 Februari 2006
>> 
>>   David Irving 
>> 
>> 
>>   Seberapa kuatkah klaim selama ini bahwa kebebasan 
>>adalah prinsip
> Barat yang mutlak? Andrew Sullivan, saat meledaknya 
>kasus kartun Nabi
> Muhammad, menuliskannya untuk Majalah Time. 
>''Prinsip-prinsip Barat
> sudah jelas. Toleransi? Ya. Keimanan? Mutlak. Kebebasan 
>berekspresi?
> Tak ada negosiasi,'' tulis sang kolumnis pada 
>pertengahan Januari lalu. 
>>   Berpekan-pekan kalimat Sullivan menjadi bahasan panas 
>>dan mendapat
> pengaminan di jagat maya. Sampai, akhirnya, pekan ini, 
>pengadilan
> Austria berkata lain. David Irving, sejarawan Inggris, 
>kemarin
> menerima vonis tiga tahun penjara atas ''dosa'' yang ia 
>perbuat 17
> tahun lalu. Ia saat itu menulis buku Hitler's War yang 
>isinya
> meragukan terjadinya pembantaian terhadap Yahudi pada 
>era Nazi. Ia,
> antara lain, tak menemukan fakta adanya kamar gas untuk 
>pembunuhan
> massal. 
>> 
>>   Apa kabar kebebasan berekspresi? 
>>   Omong kosong. Austria mengharamkan karya ilmiah 
>>Irving. Pandangan
> kritisnya divonis sebagai Antisemit, sebuah ''dosa'' tak 
>terampunkan
> di negeri itu, walau hanya sebentuk wacana dan pemikiran 
>dalam buku.
> Dan, di Eropa, ada 10 negara lain yang menganut asas 
>hukum tersebut. 
>> 
>>   Kita jadi teringat kasus kartun Nabi. Sikap Eropa 
>>mengeras setelah
> menyaksikan rintihan Muslim yang terlecehkan di seluruh 
>dunia. Perdana
> Menteri Denmark tak sudi meminta maaf. Para pemimpin 
>negara-negara
> Eropa membelanya. Anggota parlemen Italia dengan 
>provokatif memasang
> salinan kartun Rasul di kaus oblong. 
>> 
>>   Di mana toleransi? Tidak ada.
>>   Kita tak ingin situasi seperti ini berlanjut. Kita, 
>>sebagaimana
> PBB berulang mengimbau, berharap ada penyelesaian nyata 
>dan damai
> untuk masalah kartun. Ini adalah persoalan amat besar 
>dunia dan kita
> tak ingin Barat dan Islam diperhadapkan hanya untuk 
>sebuah kekacauan. 
>> 
>>   Kita tentu tak bahagia melihat korban berjatuhan dalam 
>>aksi-aksi
> mengecam Jyllands-Posten di Afghanistan. Kita pun tak 
>berharap kedubes
> negara-negara Barat menjadi sasaran perusakan di Timur 
>Tengah. Kita
> juga tak melihat manfaat lomba kartun mengolok-olok 
>Holocaust di Iran. 
>> 
>>   Tapi, kita memang harus mengingatkan bahwa kita hidup 
>>setara
> dengan mereka. Kita harus memberi tahu bahwa dunia 
>adalah milik
> bersama tanpa kesemena-menaan definisi dari pihak 
>manapun. Akan ada
> yang terluka saat kebebasan dalam definisi sebuah 
>peradaban menikam
> yang lainnya. 
>> 
>>   Dunia haruslah buah dari dialog terus-menerus, bukan 
>>pengangkangan
> satu atas lainnya. Barat--yang terwakili oleh Eropa, 
>Amerika Serikat,
> dan kadang-kadang Australia--sama derajatnya dengan 
>Timur. Dalam
> istilah kita, ''Berdiri sama tinggi, duduk sama 
>rendah.'' Kisah arogan
> The West dan The Rest harus ditutup. Tak ada terra 
>nullius yang harus
> ditaklukkan. 
>> 
>>   Kasus Irving, andai mau kita jadikan pelajaran, adalah 
>>contoh
> bahwa kebebasan yang menikam pihak lain sebenarnya tak 
>bermakna
> apa-apa. Seharusnya, pelajaran ini pula yang kita sembua 
>bisa ambil
> dalam kasus kartun Nabi, juga kasus novel Salman Rushdi, 
>film Theo van
> Gogh, dan lainnya. Dengan demikian, tak ada lagi standar 
>ganda. 
>> 
>>   Kita selama ini amat merasakan standar ganda itu. Kita 
>>cukup
> khawatir peristiwa yang terus berulang akan membuat kita 
>cenderung
> terbiasa. Namun, satu hal yang tak boleh berhenti adalah 
>tindakan kita
> untuk mengingatkan. 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 

========================================================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya 
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah
hanya di http://www.plasa.com (Khusus Jawa Timur)
========================================================================================
 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke