RIAU POS

Pembuatan Papan Nama Arab Melayu Perlu Tim Khusus 



      Sabtu, 25 Pebruari 2006  
      Saya mendukung sekali apa yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Riau 
dalam hal ini Gubernur Riau tentang adanya usul pembuatan papan nama yang 
bertuliskan Arab Melayu, terutama papan nama kepada dinas-dinas yanng ada di 
Provinsi Riau hal ini sesuai dengan surat Gubernur Riau Nomor 003.1/UM/08.1 
pada 3 Januari 2006 tentang tindak lanjut Peraturan Daerah Provinsi Riau No.36 
tahun 2001 tentang pola dasar pembangunan Provinsi Riau untuk melestarikan 
budaya Melayu. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur kepala Daerah Riau 
No. KPTS 46/II/1989 tanggal 27 Februari 1989 tentang tim penyusun/penulis 
naskah buku pelajaran hurup Arab Melayu dan naskah buku bacaan huruf Arab 
Melayu untuk sekolah dasar serta dalam Provinsi Riau. 

      Tetapi disayangkan sekali di dalam pembuatan papan nama dinas-dinas yang 
bertuliskan Arab Melayu terjadi kesalahan mengenai ejaan yang dipergunakan. 
Mungkin salah satu penyebabnya adalah tidak adanya pembuatan tim khusus dalam 
pembuatan papan nama tersebut.

      Usaha memasyarakatkan penggunaan huruf Arab Melayu dipandang perlu demi 
terwujudnya visi dan misi Riau 2020, yakni "menciptakan ma-syarakat yang 
berbudaya dan agamis", hal ini tentunya mendukung sekali kebijakan yang 
disampaikan Gubernur Riau pada 3 Februari 2006 lalu.

      Menurut hemat saya banyaknya terjadi kesalahan di dalam penulisan papan 
nama yang menggunakan tulisan Arab Melayu, disebabkan tidak adanya tim khusus 
sebagai panduan di dalam penulisan Arab Melayu tersebut, pada hal pemerintah 
telah menerbitkan buku se-bagai panduan di dalam penulisan Arab Melayu, tetapi 
itu tidaklah cukup, kalau tidak dibuat tim khusus.

      Selama ini dinas-dinas yang ada di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru hanya 
membuat sendiri dengan mencari penulis yang dianggap bisa, ternyata kejadian di 
lapangan banyak terdapat kesalahan di dalam penulisan tersebut, seperti tulisan 
papan nama yang terdapat pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yang 
terdapat di Jalan Pepaya.

      Jadi saya mengharapkan kepada Tuan Gubernur Riau agar dapat membentuk tim 
khusus, supaya di dalam penulisan papan nama Arab Melayu tidak terjadi 
kesalahan. Kita merasa malu kalau dilihat oleh negeri jiran tetangga kita 
Malaysia, pasti mereka beranggapan orang Riau tidak lagi pandai di dalam 
menulis Arab Melayu (tulisan Jawi) yang telah dikenal pada masa Kerajaan Riau 
dan Malaka dulu. ***

      Jumadi Kosim, 
      Parit Aman, Bagansiapi-api.  


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke