Menurut saya, indonesia adalah negara paling demokratis ( 
saat ini ).
Sebab tiap hari gak pernah sepi dari demo / demonstrasi.


On Tue, 28 Mar 2006 00:36:16 -0800 (PST)
  "sangkakala ." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           
>  hahahhahahaaaa....
>   
>  kalau saya menilai yg namanya Demokrasi, sebetulnya 
>tidak ada bedanya dgn totaliter kekuasaan ,tetapi dalam 
>demokrasi , kekuasaan diambil alih oleh sipil atau orang 
>kebanyakan dgn suara terbanyak, termasuk lewat jalan 
>suara keras, teriakan keras dan kalau perlu kayu keras, 
>kepalan keras dan bahkan juga senjata-senjata berledakan 
>amat keras...
>   
>  Jadi apa Demokrasi adalah filsafat moral? Maaf, dalam 
>pemahaman saya, demokrasi hanyalah referendum atau 
>pengumpulan suara terbanyak dalam pemilihan kepemimpinan, 
>pembagian kue bolu kekuasaan termasuk,penentuan sikap, 
>baik itu bermoral atau tidak, baik benar ataupun 
>keliru... Ya itulah Demokrasi.. 
>   
>  Tidak ada pencapaian kebenaran sejati dalam Demokrasi, 
>tetapi hanyalah sebuah kemenangan dalam penentuan 
>pilihan!!! Dan yg menjadi pilihan keputusan adalah 
>berdasar selera dan kecondongan rasa suka dari sebuah 
>bangsa dalam menentukan pilihan.... Jadi kalau bangsa itu 
>adalah bangsa penyamun, maka yg akan dipilih juga 
>barangkali adalah eksekutif , legislatif dan yudikatif 
>penyamun juga, dan jadilah bangsa itu sarang penyamun...
>   
>  Sementara itu kita diharap memperjuangkan hak suara 
>secara elegan, maka tokoh politik berupaya main 
>kongkalingkong dgn semua pihak dalam rangka 
>memperjuangkan kepentingan politiknya, terlepas itu 
>apakah merupakan keinginan rakyat kecil, rakyat jelata 
>ataupun wong cilik... jadi yg demokrasi itu hanya diakar 
>rumput, dan lembaga diatas melakukan dgn jalan lobi, 
>bagi-bagi rejeki dan kalau bisa berkolusi dgn pengusaha 
>kapitalis dalam hal pemenangan suara lewat mekanisme 
>rahasia yaitu MONEY POLITICS..
>   
>  Jadi apakah Demokrasi akan jadi jaminan dalam menuju 
>kemakmuran bersama??? Saya kita benar yaitu KEMAKMURAN 
>BERSAMA-SAMA DGN KELOMPOK KITA SAJA, sementara  kelompok 
>lain kalau bisa apes, atau biarlah rakyat merana asal 
>kita bisa jaya, bisa ternama dan bisa jalan-jalan dgn 
>uang negara...
>   
>  Dan yg pegang otorita dalam demokrasi adalah dedengkot 
>demokrasi model monster amerika, termasuk disini saudara 
>tuanya si anglo saxon Inggris raya yg ikut menjaga 
>demokrasi global supaya tetap bisa dalam jalur 
>liberalisasi, kapitalisasi, sekulerisasi, materialisasi 
>dan untungisasi( keuntungan sebesar-besarnya)..
>   
>  Dan anak bawang Demokrasi yaitu Indonesia Raya, 
>hanyalah wilayah pinggiran demokrasi yg mana dgn 
>Demokrasi akan bisalah utusan-utusan kapitalis 
>bergentayangan dalam pembagian kekuasaan, pembagian kue 
>ekonomi dan pembagian kenikmatan materi... Coba pikir apa 
>bisa freeport, Newmont ataupun exxonmobile bisa bergerak 
>leluasa di Indonesia kita kalau tidak ada utusan 
>Kapitalist berkedok demokrat di Indonesia kita??? atau 
>bisakan perusahaan Jepang, Prancis, Singapura, Inggris 
>bergentayangan mengeruk keuntungan besar di bumi 
>Indonesia kalau tidak ada Demokrasi??? Tidak bukan!
>   
>  Dari sejarah Demokrasi, baik cetusan dari si anglo 
>saxon John Locke ttg trias politika model Demokrasi 
>federal, maupun model Montesguieu yg berpola Yudikatif, 
>terlihat bahwa Demokrasi hanya melahirkan penjajahan.. 
>IMPERIALISME ATAS YG KUAT PADA YG LEMAH... Jadi yg lemah 
>suara, lemah senjata dan lemah ekonomi akan jadi santapan 
>yg kuat ekonomi, kuat senjata termasuk kuat syahwat 
>berkuasa ala si saraf Niesche...
>   
>  Sejak gagasan Demokrasi di Yunani era Plato, lalu 
>Romawi, berikutnya Union Jack Inggris Raya era 
>Victoria,-berlanjut ke Egalite-fraternite-liberte ala 
>Prancis yg romantis tapi sadis dgn pisau guilotine, 
>berlanjut ke demokrasi liberal ala Amerika laknatullah 
>tukang serbu, telihat demokrasi berjalan di jalan darah, 
>mayat, senjata dan ratap tangis..
>   
>  Jadi apa Demokrasi adalah suci??? bulshit!!!... 
>penjajahan adalah produk sampingan dari Demokrasi sejak 
>era greek Yunani hingga era si bush amerika tukang pre 
>emptive strike... Demokrasi dilakukan dgn jalan senjata, 
>lewat jalur pemaksaan power kekuatan fisik, dan kalau 
>perlu dgn penundukan ekonomi lewat jalur kapitalisme gaya 
>ketergantungan ekonomi dari yg kuat modal terhadap yg 
>seret modal...
>   
>  Maka konklusinya atau kesimpulan menurut paradigma 
>saya, Demokrasi itu tidak hanya Democrazy, tetapi sudah 
>tergolong DEMOKERASI: yaitu demokrasi yg dicapai atau 
>diupayakan dgn teriakan keras, suara keras, demo keras 
>dgn batu, kepalan, tongkat kayu, termasuk kemarahan 
>berujung pembakaran atu amuk massa... 
>   
>  Sementara ditingkat negara atau states, demokrasi 
>ditegakkan dgn jalan penyerbuan pendahuluan, serangan 
>kilat, pendudukan dan pembubaran sebuah negara demi 
>penegakan DEMOKERASI GLOBAL.. Dan Irak adalah contoh 
>terbaik dari penerapan demokerasi!!!
>   
>  Sang
>   
>   
>  Peneliti Demokrasi...
>   
>   
>   
>   
>   
>  From: Harry Adinegara <[EMAIL PROTECTED]> 
> Date: Sun Mar 26, 2006  4:14 pm 
> Subject: Democracy bukan DemocraZy! 
>   
>   
>   
> 
>   
> 
>          
> Bicara soal demokrasi, perlu di-ingat bahwa demokrasi 
>adalah sebuah filsafat.  Filsafat demokrasi di-canangkan, 
>dilahirkan ,dijadikan filsafah, tidak lain  adalah sebuah 
>kendaraan/metode bagaimana caranya serombongan manusia 
>yang  terkait dalam suatu negara mengorganisir dirinya 
>mengejar kemauan bersama untuk  sama-sama menjadi makmur! 
>      Siapa yang pegang otoritas dalam mengejar 
>kemakmuran melalui cara  ber-demokrasi...tidak lain 
>adalah rakyat. Rakyat adalah pemegang supremasi 
> kekuasaan, kemudian rakyat mendelegasikan kekuasaan ini 
>melalui wakil2, pilihan  rakyat untuk mengatur negara 
>demi kepentingan bersama.       "Kapital" apa yang 
>dipunyai oleh rakyat dalam melaksanakan impiannya menuju 
> negara makmur melalui wakil2 yang dipilihnya, tidak lain 
>"kapital" ini yalah  ...hak pilih yang dipunyai oleh 
>rakyat menurut filsafah demokrasi. Universil  suffrage, 
>hak pilih rakyat adalah mutlak ciri dari suatu negara 
>yang  mencanangkan demokrasi sebagai kendaraan mengejar 
>kemakmuran
> bersama. Satu orang  satu suara adalah hak universil 
>semua orang yang akan berkiprah ke masa depan  yang lebih 
>baik dengan cara hidup ber-demokrasi.       Baiknya kita 
>simak bersama suatu episoda dalam sejarah kemanusiaan 
>dimana  pergulatan antara falsafah demokrasi versus 
>falsafah oposantnya yakni falsafah2  semacam nazi-isme, 
>fascisme, tirani dan segala macam isme lain dimana 
>kekuasaan  mutlak dipegang oleh seorang atau segolongan 
>tanpa mandat dari rakyat,  memerintah tanpa kuasa yang 
>didelegasikan oleh rakyat.       Kita simak secara 
>ringkas apa yang dikatakan oleh Winston Churchil. Kenapa 
> kita ambil Churchil sebagai sebuah stepping stone untuk 
>membedakan arti  demokrasi dan falsafah lain yang 
>bertentangan dengan azas demokrasi? Tidak lain  Winston 
>Churchill adalah tokoh dalam Perang Dunia Ke-2 dimana 
>kedua falsafah  Demokrasi dan Facisme ,clash untuk 
>hegemoni dunia  dan hegemoni kebenaran dan  keadilan. 
>    Apa yang dikatakan oleh Winston Churchill dibawah ini 
>ibaratnya
> tersirat-lah  .......apa itu artinya falsafah 
>demokrasi!.          "We accept in the fullest sense of 
>the word the settled and persistent         will of the 
>people. All this idea of a group of supermen and super- 
>        planners, such as we see before us, "playing 
>angel", as the       French  call it, and making the 
>masses of the people do what they think         is good 
>for them, without any check or correction, is a violation 
>        of democracy. Many forms of Government have been 
>tried, and         will be tried in this world of sin and 
>woe. No one pretends that   democracy is perfect or 
>all-wise. Indeed, it has been said that demo 
>        cracy is the worst form of governmnet except all 
>those other forms that  have been tried from time to 
>time; but there is the broad feeling in         our 
>country that the people should RULE, CONTINUOUSLY RULE, 
>and that  PUBLIC OPINION, expressed by all constitutional 
>means, should shape, guide and  CONTROL the actions of 
>Ministers, who are
> their servants and not their masters"       Perjalanan 
>yang bisa dilihat dan disimak soal lahir dan hidupnya 
>falsafah  demokrasi tidak jalan secara mulus. Banyak 
>disana sini menunjukan kekurangannya  tapi ternyata 
>falsafah, idee inilah sampai sekarang , se-tidak2nya , 
>menunjukan  memberikan bukti nyatanya bahwa falsafah 
>demokrasi adalah the ...best, save the  others. 
>      Bila kita tinjau bagaimana negara kita mencoba juga 
>idee falsafah demokrasi  ini, sejak era pasca 
>kemerdekaan. Ternyata halangan terwujutnya idee demokrasi 
> banyak menghadapi  rintangan ,percobaan dan achirnya 
>juga mengalami kegagalan di  tangan pemimpin yang tidak 
>becus.     Dari demokrasi terpimpin ala Soekarnoa sampai 
>ke Demokrasi ala Soeharto dengan  memberikan label2an 
>yang muluk2 seperti Pesta Demokrasi dalam Pemilu semua 
>idee  demokrasi dan falsafah demokrasi menjadi falsafah 
>yang DEMOCRAZY. idee demokrasi  yang dipelintir 
>menjadikan idee agung ini dimana rakat pegang hegemoni 
>menjadi  terbalik, dan rakyat
> jadi budak beliannya penguasa. Idee demokrasu jadi CRAZY 
> ditangannya sang tiran yang ...menurut Chruchill 
>seperti..."playing the angel".     Idee demokrasi di era 
>reformasi (kalau masih ada) jadi idee demokrasi yang 
> tidak saja CRAZY tapi jadi demokrasi 3D(DelDel Duwel) 
>Kenapa bisa jadi 3D, ya  karena sistim tirani (Orba) 
>residu masih berkecamuk ditambah lagi para birokrat 
> mengadakan serangan ...all out... ke pundi2 harta rakyat 
>Indonesia.       Apakah pemilu yang lalu adalah suatu 
>pengejawantahan hak rakyat yang tertinggi  seperti yang 
>terkandung dalam falsafah demokrasi?. Walaupun fihak 
>internasional,  bahkan Jimmy Carter pun mengatakan bahwa 
>pemilu kita adalah pemilu yang fair dan  honest, tapi 
>tidak bisa disangkal melihat ...after the fact...bahwa 
>"pilihan"  rakyat, yakni "wakil2" rakyat adalah pilihan 
>yang dipilih  karena kuasa duit.  Para wakil rakyat 
>sekarang adalah pilihan dari hasil pembelian oleh residu 
>orba  dan kekuatan2 yang menginginkan status quo. 
>      Apakah ini
> demokrasi dalam arti sucinya? Demokrasi yang sampai saat 
>ini di  geluti di negara kita ini, yang a.l. sudah 
>me-"menangkan" satu tonggak ciri2  demokrasi seperti 
>freedom of speech, apakah freedom of speech ini punya 
>dampak  yang positip bagi rakyat? positip seperti yang di 
>harapkan oleh filsafat  demokrasi yakni ....memakmurkan 
>rakyat! Kritik yang positip pun achirnya hanya  sampai ke 
>sasaran orang2 yang tuli.       Jadi achirulkalam: 
>demokrasi bisa bermakna suci apabila rakyat menjadi 
>masters  of their destiny dan bukan mengejar kemakmuran 
>dengan menerapkan demoCRAZY...  benar2 crazy kondisi 
>negara saat ini, simple as that!       Harry Adinegara 
>   
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Blab-away for as little as 1ยข/min. Make  PC-to-Phone 
>Calls using Yahoo! Messenger with Voice.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

===========================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan 
hadiah menarik setiap bulannya 
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah hanya di http://www.plasa.com
(Khusus Jawa Timur)
===========================================================


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke