From: "A.Supardi" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Surat-surat Sukarno Untuk Soeharto (1) Date: Thu, 11 May 2006 15:42:40 +0200
Artikel di bawah ini juga dimuat di website www.korwilpdip.org Catatan Redaksi: Jika benar isi Surat Sukarno Untuk Soeharto (1), yang dimuat di koran Rakyat Merdeka di bawah ini, maka kelihatan nyata BETAPA KEJI DAN KEJAMNYA Jenderal Soeharto memperlakukan Bung Karno salah seorang proklamator Kemerdekaan RI ! Surat tersebut mengungkapkan perasaan Bung Karno, yang ditulis beliau saat terbaring sakit di Wisma Yaso, Jakarta. ----- Terima Kasih, Saya Dibolehkan Hirup Hawa Jakarta Rakyat Merdeka, Kamis, 11 Mei 2006, 05:13:05 WIB Surat-surat Sukarno Untuk Soeharto (1) Ketika Indonesia membicarakan nasib Soeharto, sekarang, ada beberapa surat Sukarno kepada Soeharto yang bisa menggambarkan hubungan kedua pemimpin. Inilah surat-surat Sukarno kepada Soeharto yang belum pernah dipublikasikan. Surat yang mengungkapkan perasaan Sukarno ini ditulis saat terbaring sakit di Wisma Yaso, Jakarta. Kepada Yth. Saudara Presiden RI Jenderal Soeharto Saudara, Maafkanlah saya, bahwa saya lagi-lagi kirim surat hal apa-apa kepada Saudara. Lebih dahulu saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih ke­pada Saudara, bahwa saya Saudara per­bo­leh­kan ke Jakarta. Hawa Jakarta ternyata baik bagi sa­ya. Rematik saya sudah berkurang. Tetapi ada beberapa hal yang membuat ke­ada­an saya di Jakarta itu kurang me­nye­nan­g­kan. a. Ny. Sugio, yang sudah enam tahun mem­bantu rumah tangga saya di Jalan Gatot Subroto (ru­mah itu adalah milik istri saya De­wi, milik pe­nuh) tidak diizinkan mem­bantu rumah tang­ga lagi, sehingga se­gala sesuatu (termasuk uru­san beras, gu­la, kopi dan sebagainya) saya sen­diri yang harus mengurusnya. Tolong Sau­dara, to­­long supaya Ny. Sugio boleh lagi menjadi pe­­mimpin rumah tangga saya. b. Ada lagi satu hal yang menyolok hati: Ibu Hadi, pengasuh anak-anak saya yang pe­rem­puan, terutama Ra­ch­mawati, ia sudah hampir 20 tahun men­jadi emban anak-anak perem­puan saya, juga tidak boleh masuk Slipi. c. Anak-anak Hartini yang di Bogor sudah sa­tu rumah dengan ibunya dan sayayaitu anak-anak Hartini dari suaminya yang ter­da­hulu, dua anak tiri saya yang amat cinta ke­pa­da saya, juga tidak boleh bertemu dengan sa­ya. Siapa lagi yang harus saya tangisi me­ngenai hal-hal ini, kecuali Saudara? Tolonglah, Saudara! d. Tolong, supaya saya lekas sembuh, tanpa gangguan-gangguan pikiran se­bagai tersebut di atas. Saya ingin ziarah pu­sara Bapak, ingin menengok rumah tang­ga yang lain-lain, juga belum boleh. Demikianlah Saudara Presiden, ta­ngi­san saya kepada Saudara Presiden. To­longlah! Sebelumnya saya mengucapkan be­ri­bu-ribu terima kasih. Hormat saya, Soekarno 3 November 1968 Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/ http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/ --------------------------------- Blab-away for as little as 1¢/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Home is just a click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
