http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/17/Nasional/nas06.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Mayoritas Rakyat Tak Puas dengan Kinerja Yudhoyono

 

Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA (kanan) dan 
ekonom Didik J Rachbini, memaparkan hasil survei LSI tentang 18 bulan 
Pemerintahan Yudhoyono di Jakarta, Selasa (16/5). [Pembaruan/Luther Ulag] 

[JAKARTA] Selama 18 bulan memerintah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 
menghadapi situasi sulit karena mayoritas rakyat tidak puas dengan kinerjanya. 
Yang puas dengan kinerja Presiden, hanya 37,9 persen. Ini adalah tingkat 
kepuasan terendah Yudhoyono selama berkuasa. 

"Dibandingkan dengan puncak popularitas Yudhoyono pada November 2004, tingkat 
kepuasan saat ini merosot 41 persen (dari 79,7 persen menjadi 37,9 persen) 
dalam tempo 18 bulan," kata Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia 
(LSI), Denny JA dalam paparan hasil analisis survei nasional di Jakarta, Selasa 
(16/5). 

Inilah salah satu data dan analisis dari survei LSI yang diadakan pada 24-27 
April 2006 di seluruh Indonesia dengan 700 responden. Metode yang digunakan 
multistage random sampling, mengambil responden dari desa dan kota secara 
proporsional serta wawancara tatap muka. Data sampel ini mewakili suara 150 
juta pemilih Indonesia dari Aceh sampai Papua dengan margin of error sekitar 
3,8 persen. 

Mayoritas publik sedang kecewa dengan kondisi ekonomi. Mereka mudah sekali 
marah, bereaksi, dan protes sehingga mudah sekali tersulut dan mendukung 
oposisi. Ada jarak yang lebar antara perbaikan beberapa indikator ekonomi makro 
saat ini (menguatnya rupiah, melesatnya indeks harga saham gabungan) dengan 
persepsi kesulitan ekonomi rakyat, katanya. 

Dikatakan, publik merasa ekonominya bertambah sulit. Ketika tim ekonomi belum 
diganti (Agustus 2005), 47,7 persen tidak puas dengan kinerja pemerintah 
menangani ekonomi (44,7 persen puas). Kini, setelah tim ekonomi diganti, 
ketidakpuasan justru meningkat menjadi 77,2 persen dan 23 persen puas. "Jurang 
masih menganga di antara makro ekonomi yang mulai membaik dengan mikro ekonomi 
yang masih bermasalah," katanya. 

Lebih spesifik lagi, tambahnya, 73,9 persen kurang puas dengan kinerja 
pemerintah dalam hal mengurangi pengangguran dan 70,4 persen kurang puas dengan 
kinerja pemerintah dalam hal meningkatkan penghasilan. Lebih banyak rakyat 
(49,4 persen) yang mengatakan kondisi ekonomi nasional saat ini lebih buruk 
dibandingkan setahun lalu (24 persen mengatakan tidak ada perubahan, 17 persen 
mengatakan kondisi ekonomi lebih baik). 

Namun mayoritas publik puas dengan kinerja Presiden Yudhoyono di bidang 
penanganan korupsi dan Aceh. Untuk kedua hal ini, mayoritas mengatakan prestasi 
Yudhoyono lebih baik daripada presiden sebelumnya, mulai dari Soeharto sampai 
Megawati. Persoalannya, bagi publik, masalah ekonomi jauh lebih penting (62 
persen) dan publik merasa ekonominya bertambah sulit. 


Lahan Subur 

Ketidakpuasan yang meluas ini adalah lahan yang subur bagi tumbuhnya aksi 
protes. Jika tidak ditangani secara cepat, ketidakpuasan yang meluas ini akan 
mencari juru bicara di tingkat nasional. "Presiden Yudhoyono sebaiknya 
merangkul para tokoh senior (antara lain Amien Rais, Megawati, Wiranto). Para 
senior yang kecewa dapat menyulut oposisi yang lebih besar," katanya. 

Denny menyarankan, sebelum ada perbaikan persepsi ekonomi yang nya- ta, 
pemerintah hendaknya menghindari membuat kebijakan yang tidak populis karena 
akan menambah kemarahan dan resistensi publik. Pemerintah harus segera mencari 
masukan dari para ekonom kredibel dari berbagai aliran pemikiran agar terobosan 
jangka pendek untuk mengurangi persepsi kesulitan ekonomi, terutama di kalangan 
menengah ke bawah. 

Sementara itu ekonom Didik J Rachbini mengatakan, semua itu terjadi karena 
kebijakan ekonomi pemerintah yang lemah. Survei di tingkat pimpinan korporat 
juga hampir sama dengan survei LSI yaitu belum ada perbaikan ekonomi yang 
signifikan. [M-11] 


Last modified: 16/5/06 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke