Refleksi: Apa komentar Anda membaca rencana pemerintah dengan Hutan Tanaman 
Industri [Industrial Forest] ini? Apakah benar akan memberikan sumbangan 
seperti digambarkan tanpa ada konsekwensi yang  memberikan kerugian bagi 
generasi mendatang? 



http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/17/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
2014, Kehutanan Sumbang US$ 20 Miliar 

[JAMBI] Pemerintah akan mengejar penyelesaian sejumlah program revitalisasi di 
bidang kehutanan yang telah dimulai sejak tahun lalu, agar pada tahun 2014 
sektor ini dapat mengalirkan US$ 20 miliar per tahun ke devisa negara. 

"Kita memiliki potensi yang besar. Dengan berbagai pembenahan, saya optimistis 
pada 2014 sektor kehutanan akan menyumbang penerimaan negara hingga 20 miliar 
dolar AS," ujar Menteri Kehutanan MS Kaban seusai meresmikan Pusat Pelatihan 
dan Pemberdayaan Masyarakat yang dikelola PT Wirakarya Sakti di Sei Tapa, 
Tanjungjabung Barat, Jambi, Selasa (16/5). 

Saat ini dengan potensi sumber daya hutan yang kita miliki, sektor kehutanan 
baru memberikan 7,8 miliar sampai delapan miliar dolar AS per tahun. "Tidak 
akan sulit untuk meraih 20 miliar dolar AS, jika kita serius melakukan 
pembenahan," ujar Menhut yakin. 

Luas kawasan hutan Indonesia tercatat tinggal sekitar 120 juta hektare (ha). 
Dari jumlah itu, sebanyak 59 juta ha dalam kondisi rusak parah dan harus segera 
direhabilitasi. Namun, terbatasnya anggaran pemerintah, menjadi kendala utama 
upaya pemulihan kawasan hutan yang rusak. 

Pada 1994, sektor kehutanan menyumbangkan devisa 9,6 miliar dolar AS. "Kenapa 
sekarang tidak bisa? Target 20 miliar dolar AS pada 2014 bukan isapan jempol. 
Kita akan serius membenahi sektor kehutanan," janjinya. 


Andalkan HTI 

Beberapa upaya yang akan digencarkan untuk meraih target tersebut, antara lain 
merealisasikan pembangunan hutan tanaman industri (HTI) seluas lima juta ha 
sampai tahun 2010 dan menghentikan ketergantungan industri terhadap pasokan 
bahan baku dari hutan alam. 

Saat ini pembangunan HTI yang digalakkan sejak 2004, baru mencapai dua juta ha. 
Itu pun belum seluruh penanaman terealisasi, baru pencadangan areal konsesi dan 
hanya sebagian kecil yang dalam tahap persiapan penanaman. 

Tahun lalu dicadangkan sembilan juta hektare untuk HTI. Targetnya sudah cukup 
bagus kalau pada 2010 pembangunan HTI lima juta hektare bisa diselesaikan. Pada 
2009 seluruh industri pulp dan kertas hanya boleh menggunakan bahan baku dari 
HTI. 

"Jadi, sekarang ini prospek HTI sangat bagus," ujarnya. 

Diharapkan, bukan hanya pengusaha yang berminat menggarap HTI tetapi juga 
masyarakat di sekitar hutan. HTI rakyat akan didorong untuk menopang kebutuhan 
bahan baku industri terutama pulp dan kertas yang setiap tahun meningkat. 

Idealnya Indonesia pada 2010 memiliki delapan unit pabrik pulp (bubur kertas) 
berkapasitas di atas 500.000 ton per tahun. Yang ada saat ini di antaranya 
berada di Provinsi Riau, yakni PT Indah Kiat Pulp&Paper dan PT Riau Andalan 
Pulp&Paper. Selain itu, terdapat PT Lontar Papyrus Pulp&Paper di Jambi, serta 
PT Toba Pulp Lestari di Sumatera Utara. 

Direktur Bidang Sosial dan Kawasan Konservasi PT Wirakarya Sakti (PT WKS) Hari 
Witono mengatakan dari total luas konsesi HTI yang dimiliki PT WKS sejak 2004 
(termasuk perpanjangan dari izin yang diperoleh 1996) telah sekitar 140.000 ha 
yang tertanami. 

"Sebagian sudah penanaman daur kedua. Kita menargetkan menanam hingga 206 
hektare dari total luas konsesi. Target ini akan kita peroleh tidak lebih dari 
tiga tahun. Kita optismistis, 2010 akan mendapatkan (panen) sekitar 6 juta ton 
per tahun, dan itu akan terus meningkat di tahun berikutnya. Jadi, tahun 2009 
kita sudah bisa memenuhi seluruh kebutuhan Lontar Papyrus. Bahkan, nanti pabrik 
harus meningkatkan kapasitas produksinya dua kali lipat," katanya. 

PT WKS merupakan pemasok utama bahan baku, berupa kayu akasia dan eucalyptus, 
ke PT Lontar Papyrus Pulp&Paper. [H-13] 


Last modified: 17/5/06 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke