http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/17/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Pemerintah Diminta Meneliti Izin Tambang Uranium di Melawi [PONTIANAK] Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Barat (DPRD Kalbar) meminta Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Melawi segera melakukan penelitian terhadap izin operasional dari tambang uranium di Kecamatan Ela Hilir. Sebab masyarakat mempertanyakan keberadaan perusahaan pengelolaan tambang tersebut. Selain Melawi, masyarakat juga mempertanyakan izin pengelolaan tambang uranium di Kabupaten Sintang. Hal itu dikatakan Ketua Komisi A DPRD Kalbar, Adrianus Senen kepada Pembaruan di Pontianak, Selasa (16/5). Menurut Adrianus Senen, perusahaan Indonesia yang bekerjasama dengan Prancis sudah hampir 20 tahun melakukan eskpolarsi dan kini memasuki tahap ekploitasi tambang di sana. Namun belum pernah ada laporan dari Dinas Pertambangan Provinsi dan Kabupaten tentang keberadaan tambang uranium tersebut. "Apakah sudah memiliki izin dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Alam di Jakarta. Atau karena di era Otonomi Daerah, mendapat izin dari pemerintah provinsi dan kabupaten. Ini perlu diperjelas sehingga tidak menimbulkan perbedaan pendapat antara pemerintah, DPRD dan masyarakat. Termasuk bagaimana analisa masalah dampak lingkungan akibat eksploitasi tambang tersebut," ujarnya. [146] Last modified: 16/5/06 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
