Orang Islam tipikal disini udah pada keleran menghadapi
    kenyataan yang ditunjukkan oleh peserta lain... 

   Yaitu: Allah yang,digambarkan al-Mushaf itu duh tololnya dan duh
   biadabnya, duh ganasnya... 

   Dan Allah beginilah yang disembah oleh orang Islam tipikal
   yang dungu-dungu kayak anjing.

   Seperti anda juga. 

   Nabi Muhammad yang digambarkan hadits dan sirah nabi tu duh
   sundelnya, duh buasnya, duh ganasnya, duh kejinya... 

   Dan Nabi beginilah yang dijadikan panutan dan junjungan orang
   Islam tipikal itu. 

   Dungu. 

   Orang Islam tipikal itu sungguh dungu. 

   Seperti anda juga. 

   Bukan hanya itu: saya menunjukkan bahwa Allah dungu lagi biadab
   yang digambarkan al-Mushaf  itu adalah Allah fiktif, karena
   al-Mushaf itu tidak berbukti berisi wahyu Allah. 

   Dan Nabi Muhamad yang sundel dan buas, ganas, kejam lagi keji itu
   adalah tokoh fiktif juga, karena hadits dan sirah nabi itu
   MUSTAHIL ada yang sahih isinya. 

   Semua ini tidak bisa dibantah oleh orang Islam tipikal, dan anda
   juga tidak akan bisa membantahnya. 

   Lalu merekapun bersikap  kayak celeng yang terpojok dan berebut
   menyebar dusta, menyebar fitnah dan perbuatan nista lainnya... 

   Dan semua perbuatan nista ini adalah, hakekatnya, pengakuan bahwa
   mereka, seperti anda juga, telah jadi korban kibulan orang Arab. 

   Beda anda dengan orang Islam tipikal lain adalah bahwa anda
   melihat  tidak ada gunanya menghujat 'kaum kuffar'. 

   Tapi anda sama saja dungunya dengan mereka. 

   Dungu kayak anjing. 
 

On 14 Jun 06, at 13:48, [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Bismillah...
> dalam rangka nasehat-menasehati, saya berharap untuk sementara
> hentikan hujatan ke kaum kuffar, yang jelas-jelas tidak ada manfaatnya
> anda dan agama yang kita anut.
> 
> kalau anda ingin membela agama ini, teruslah menuntut ilmu, masih
> banyak yang perlu kita ketahui  dari pada mencaci maki mereka, yang
> pada akhirnya mereka menghina Allah ta'ala, Rosulullah shallalahu
> 'alayhi wa sallam, Kabbah..entah..besok apa lagi yang mereka hina.
> 
> Apakah kita ragu dengan ancaman Allah ta'ala terhadap mereka yang
> kufur terhadapNya ???? apakah kita ragu dengan akhlak Rosulullah
> shallallahu 'alayhi wa sallam terhadap orang kafir ?? apakah kita ragu
> terhadap para shahabat yang berperang menegakkan kalimat Tauhid ??
> apakah kita ragu terhadap para ulama yang berpegang teguh dengan
> sunnah Rosululalh shalallalahu 'alayhi  wa sallam.
> 
> ini ada sedikit nasehat yang diberikan kepada Syaikhul Islam Ibnu
> Taimiyah -rahimahullah dalam mengatakan yang haq dan mencegah
> kemungkaran: Kisah ini diceritakan oleh muridnya, Imam Ibnul Qayyim
> -rahimahullah , dalam kitabnya "A`lamul Muwaqqi'in" (bisa juga dibaca;
> I'lamul Muwaqqi'in) juz ketiga bab "Inkarul Munkar Arba' Darajat"
> (Mengingkari kemungkaran ada empat tingkatan). Sebelum saya kutipkan
> kisahnya, ada baiknya saya sebutkan dulu empat tingkatan ini : 1.
> Kemungkaran tersebut hilang dan digantikan dengan yang lebih baik. 2.
> Meski tidak hilang secara keseluruhan, tapi kemungkaran tersebut
> berkurang. 3. Kemungkaran tersebut hilang, tapi diganti dengan
> kemungkaran lain yang sama. 4. Kemungkaran tersebut hilang, tapi
> berganti menjadi kemungkaran yang lebih besar.
> 
> Ibnul Qayyim berkata; Dua tingkatan pertama adalah masyru'
> (disyariatkan). Tingkatan ketiga adalah medan ijtihad. Dan, tingkatan
> keempat adalah haram.
> 
> Dikisahkan, bahwa pada masa pendudukan pasukan Tartar (Mongolia),
> ketika Ibnu Taimiyah berjalan2 bersama para sahabatnya, mereka melihat
> sebagian orang Tartar sedang minum minuman keras, mabuk2an. Sebagian
> sahabat Ibnu Taimiyah mencela tindakan orang2 Tartar itu dan hendak
> melarangnya. Tetapi Ibnu Taimiyah mencegah sebagian sahabatnya dan
> berkata, "Biarkan saja mereka.
> 
> Sesungguhnya Allah melarang khamr itu karena ia dapat membuat orang
> lupa kepada Allah dan membuat orang tidak melakukan shalat. Tapi
> orang2 itu, dengan minum khamr, justru membuat mereka tidak membunuh,
> menawan orang, dan merampok harta benda rakyat. Jadi, biarkan saja
> mereka!"
> 
> Ambillah sedikit pelajaran dari itu semua:
> Semoga Allah ta'ala membaguskan akhir hidup kita.
> 
> barokAllahu fiyk
> Abu Yahya Adz-Dzahabi
> http://antibidah.org
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke