http://batampos.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=808&Itemid=33
Kualitas Pendidikan dan SEZ
Sabtu, 01 Juli 2006
Oleh: Yusuf, S.Pd*
Dalam dua minggu terakhir ini telah diumumkam hasil ujian akhir nasional
/UAN. Baik pada level SLTA dan SLTP tingkat kelulusan secara umum mengalami
peningkatan yang cukup signifikan, terlihat dari prosentase kelulusan yang
semakin besar yaitu rata-rata menembus prosentase diatas 90-an dari sebelumnya
70-an sampai 80-an pada tahu 2005. Fenomena ini cukup membuat para pendidikan
dan yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan merasa senang. Meskipun
demikian tingkat kelulusan pada level SLTP pada beberapa daerah di Indonesia
khususnya di Provinsi Kepri ada yang mengalami penurunan. Kenyataan ini
tentunya mengundang tanda tanya oleh banyak kalangan, terutama bagi mereka yang
peduli dengan pendidikan kita. Penurunan tingkat kelulusan ini haruslah
disikapi dengan arif dan bijaksana. Jangan sampai saling tuding antara satu
pihak dengan pihak lain yang harus bertanggung jawab.
Pendidikan bukan hanya tanggungjawab sekelompok orang atau instansi saja,
namun merupakan tanggung jawab bersama antara seluruh elemen yang ada baik itu
dari unsur pemerintah seperti Dinas Pendidikan, serta dinas lain yang terkait
maupun dari unsur masyarakat baik orang tua, LSM, Ormas-Ormas yang peduli
dengan pendidikan. Bahkan para pengusaha dan perusahaan yang ada di negeri ini
harusnya ikut andil dalam memajukan pendidikan kita.
Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan saja belumlah cukup untuk
memajukan pendidikan. Karena pada kenyataannya pendidikan mempunyai banyak
unsur dan faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas pendidikan tersebut.
Guru/pengajar dalam pendidikan memegang peranan yang sangat penting, karena
sebagai ujung tombak dalam dunia pendidikan. Kualitas pengajar/guru akan sangat
mempengaruhi kualitas hasil pendidikan.
Bagaimana tidak, sebaik dan selengkap apapun fasilitas dan prasarana
pendidikan, namun bila kualitas pengajarnya tidak mampu menggunakan dan
memanfaatkan saran tersebut hasil/lulusan yang diperoleh akan jauh dari
harapan. Oleh karena itu sebelum kita berbicara lebih jauh tentang apa dan
bagaimana pendidikan kita baik kita lihat dahulu bagaimana kinerja dan kualitas
para "pahlawan tanpa tanda jasa" kita.
"The Man behind the Gun". Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa keahlian
dan kepiawaian orang yang menggunakan dan memedang senjata itu sangat
menentukan keunggulan dan kedasyatan sebuah senjata. Pengajar dalam hal ini
guru dan dosen adalah "The Man" yang akan menentukan keberhasilan dan kualitas
pendidikan kita melalui prasarana dan fasilitas "The Gun" yang ada dalam
pendidikan.
Semakin mumpuni dan kompeten seorang pengajar akan menghasilkan kualitas
lulusan yang baik dan juga berkompeten meskipun dengan fasilitas seadanya.
Karena seorang pengajar yang mumpuni akan mampu berkreasi dan berinovasi dalam
memberikan materi pelajaran. Apalagi jika ditunjang dengan fasiltas yang
memadai, tentu kita tidak akan kalah dengan lulusan siswa di Negara lain. Bukti
empirik menyatakan bahwa kualitas para pengajar (orang Indonesia )kita mampu
bersaing di luar negeri.
Hal tersebut bisa kita lihat dari banyaknya pelajar dan mahasiswa kita
yang kuliah diluar negeri ternyata tidak kalah kualitasnya dengan pelajar di
Negara lain. Bahkan diantara teman-teman kita tersebut mampu menunjukkan
prestasi yang baik dibidangnya masing-masing. Ada beberapa mahasiswa kita mampu
meraih medali emas dan perak pada perlombaan sain maupun teknologi tingkat
Internasional meski mereka mewakili Perguruan tinggi di Negara lain. Fenomena
ini banyak kita jumpai di beberapa Universitas di Malaysia. Selain itu ada
fenomena lain yang cukup disayangkan, yaitu masih banyak orang-orang Indonesia
yang menjadi dosen / pengajar di Negara lain. Setelah mereka mendapatkan gelar
Doktor nya banyak yang menerima tawaran menjadi dosen atau bekerja di
perusahaan di luar negeri. Mau Tanya Kenapa? Yahh , disana gaji lebih tinggi
dan keahliannya tersalurkan dengan baik. Kalau mereka pulang ke Indonesia " tak
dihargai" baik dari segi materi maupun non materi. Bagaiman tidak, mereka yang
berjuang menuntut ilmu sampai ke luar negeri baik dengan biaya sendiri maupun
beasiswa universitas setempat setelah pulang kurang mendapat "tempat" dan
perlakuan yang tidak semestinya. Setelah bertahun-tahun banting otak dengan
penuh pengorbanan setelah pulang mereka pun masih harus berjuang matian-matian
untuk sekedar menjaga agar asap dapurnya tetap mengepul. Selain itu jika mereka
kritis dan "vocal" malah dikucilkan dan dihambat karirnya.
Mudah-mudahan dengan disahkannya Undang-Undang tentang Guru dan Dosen di
negeri kita akan memberikan angin segar bagi para pendidik kita. Ada beberapa
poin dalam UU tersebut yang mengatur tentang hak bagi guru/dosen. Seperti yang
temaktub pada pasal 14 yaitu "Dalam melaksanakan tugas peprofesionalan, guru
berhak: a) memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan
kesejahteraan sosial; b) mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan
tugas dan prestasi kerja; c) memperoleh perlindungan dalam melaksanakan tugas
dan hak atas kekayaan intelektual; d) memperoleh kesempatan untuk meningkatkan
kompetensi; e) memperoleh dan memanfaatkan sarana dan prasarana pembelajaran
untuk menunjang kelancaran tugas keprofesionalan". Kemudia pada pasal 15
dipertegas lagi bahwa, "Penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf a meliputi gaji pokok, tunjangan yang
melekat pada gaji, serta penghasilan lain berupa tunjangan profesi, tunjangan
fungsional, tunjangan khusus, dan maslahat tambahan yang terkait dengan
tugasnya sebagai guru yang ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar
prestasi".
Jika saja UU tersebut direalisasikan dengan baik Insya Allah tidak akan
ada lagi cerita seorang guru yang harus menjadi pengojek atau kerja sambilan
lain untuk mmencukupi kebutuhan keluarganya. Atau ada fenomena guru yang lebih
sibuk bisnis di luar sehingga anak didiknya terlantar, juga karena memang
gajinya tidak mencukupi untuk menghidupi anak dan istrinya. Mudah-mudahan
dengan berbagai tunjangan yang dijanjikan UU Guru dan Dosen tersebut akan lebih
memacu semangat dan kinerja pada pendidikan kita sehingga segenap pikiran dan
perhatina mereka hanya tertuju kepada pengembangan dan peningkatan pendidikan.
Sumber Daya Manusia yang berkualitas sangat diperlukan untuk memacu
perkembangan suatu daerah/wilayah. Apalagi di daerah kita Kepri sudah
digulirkan kebijakan pemberlakuan SEZ untuk daerah Batam-Bintan dan Karimun.
Beberapa waktu lalu Pemerintah Indonesia-Singapura sudah menandatangani MoU
untuk merealisakan pemberlakuan SEZ tersebut. Tidak ketinggalan juga PM
Australia John Howard juga hadir untuk membina hubungan baik diplomasi maupun
kerja sama bidang perekonomian. Hal ini merupakan terobosan yang sangat
signifikan untuk lebih menggairahkan laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepri.
Dengan makin banyaknya investor yang masuk dan menggeliatnya kegiatan industri
dan perekonomian diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Mau tidak mau kita harus siap meski dengan kesiapan yang masih terbatas
dan dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada kita. Genderang SEZ
sudah mulai ditabuh saatnya kita bangkit dan maju terus ke hadapan menyongsong
perkembangan dan perubahan. SDM yang ada harus kita tata kembali, generasi kita
siapkan dengan memberikan bekal ilmu pengetahuan dan kesiapan mental yang
cukup. Untuk itu semua kualitas pendidikan kita harus selalu dibenahi dan
selalu dikaji ulang agar lebih baik. Pemerintah daerah harus lebih proaktif dan
cepat tanggap dengan segala fenomena yang ada termasuk menurunnya tingkat
kelulusan yang terjadi pada beberapa daerah di Kepri. Harus dicari akar
permasalahan yang ada. Saling menuding siapa yang bertanggungjawab tidaklah
menyelesaikan masalah.***
*)Yusuf, S.Pd, Mahasiswa S2 Universiti Teknologi Malaysia, di Johor
Bahru, Malaysia
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/