Banyak pejabat2 Islam terutama simpati dengan perkembangan Cina
sehubungan harapan mereka dapat menyaingi Amerika dalam mengatur
kekuatan dunia.  Jelas harapan2 seperti itu lebih tidak mungkin dari
sekedar mengkhayalnya.  Kalo kita kembali ke masa Sukarno, maka semua
subversive yang dilakukan Amerika yang terbesar adalah melalui
kelompok2 Islam fundamentalist sehingga jelas sekali adanya pola yang
kuat antara Islam fundamentalist di Indonesia dengan pihak CIA
Amerika.  Namun memang kekuatan Islam fundamentalist di Indonesia
terlalu tipis sehingga Amerika dirugikan milyaran dollar dalam
membantu Islam fundamentalist yang terbukti tidak mampu mendongkel
Sukarno, kelompok fundamentalist ini bukan berperang tetapi cuma
bertahajut untuk kejatuhan Sukarno, sangat pengecut cuma mau duit
begitulah komentar seorang agen CIA mengenai Islam fundamentalist di
Indonesia, terbukti pendapat ini bisa dibenarkan, setelah CIA
mendorong Suharto yang belum pernah dibayarnya secara mengejutkan
menunjukkan taringnya, dan Sukarno terjungkal dengan mudahnya dengan
biaya yang jauh lebih murah katimbang membiayai Islam fundamentalist.
 Demikianlah, setelah Sukarno tumbang, Islam fundamentalist ini kayak
banteng terluka membantai orang2 Jawa yang dituduhnya PKI meskipun
bukan PKI sekedar cari muka kepada Amerika untuk meminta bayaran lagi.
 Namun kita sama2 tahu, Islam fundamentalist ini diserahkan kebawah
kekuasaan Suharto dan Ameirka tidak lagi mau berurusan, dan hal inilah
yang memungkinkan Islam di Indonesia berusaha menjadikan dirinya
penting dimata Amerika.  Namun jumlah voting pemilu membuktikan, bahwa
memang Islam fundamentalist hampir tidak mungkin untuk menguasai suara
melebih 10% di Indonesia sehingga memang tidak perlu ditawar. 
Kelompok Islam fundamentalist kecewa terhadap Amerika, dan sekarang
berusaha cari muka ke Cina yang dulunya merupakan musuh Amerika.

Konsekuensi situasi Indonesia ini mendorong para politisi untuk lebih
dekat berhubungan dengan Cina, memahami situasi politik di Cina,
sayangnya yang jadi fokus hanyalah masalah ekonomi yang tumbuh sangat
pesat angka2 yang luar biasa membuah pejabat2 Indonesia menaruh
harapan, mereka tidak mengerti bahwa jumlah yang begitu tinggi dari
dana yang bisa diserap Cina sebenarnya jauh dari cukup untuk memenuhi
kebutuhan rakyatnya sendiri.  Gap ekonomi kaya dan miskin dalam negeri
Cina makin tajam, jadi meskipun pertumbuhan ekonomi pesat luar biasa
namun dilain pihak gap yang terjadi juga makin tajam sehingga Cina
tetap dalam situasi krisis yang tidak nyata dari dunia luar.  Cina
berada dalam posisi yang lebih lemah dibandingkan dizaman komunis Mao
dulu, hal ini disadari banyak pejabat2 teras atas Cina sendiri. 
Ekonomi Cina bukanlah milik Cina karena 70% investasi di Cina adalah
milik Taiwan, sedangkan Jepang kira2 cuma 20% dan sisanya, sekitar 9%
adalah milih negara2 lain seperti Amerika, Korea, dsb, hanya kira2 1%
saja yang milik Cina sendiri.

Situasi Cina yang sudah rapuh seperti ini ditambah lagi adanya tekanan
korea utara yang membutuhkan berbagai hal yang menyebabkan pemerintah
Cina makin kelabakan, banyak pelarian2 gelap yang lari dari korea
utara masuk ke cina yang bila tertangkap dideportasi balik ke korut. 
Situasi Cina makin parah kalo anda dan kita semua memahami bahwa 25%
populasi Cina itu adalah keturunan Korea yang sangat fanatis dan
chauvinistis terhadap negara Korea.  Orang2 cina keturunan Korea ini
selalu merasa dirinya di diskriminasi sehingga selalu tidak puas
kepada pemerintah Cina.  Sayangnya para politisi Indonesia untuk
urusan Cina tidak memahami masalah internal Cina, kebanyakan ahli2
Cina di Indonesia direkrut dari orang2 Indonesia keturunan Cina yang
cuma mengenal Cina dari buku2 silat seperti karangan Kho Ping Ho yang
tidak kenal Cina sama sekali.  Keadaan Cina tidaklah sama seperti yang
anda baca dalam buku2, terlalu banyak masalah yang tidak pernah
ditulis dalam buku terutama masalah diskriminasi orang2 keturunan
Korea yang dirasakan merupakan ancaman dalam negeri Cina ini sendiri.

Korea Utara yang negerinya cabik2 oleh kehancuran ekonominya sendiri,
telah melakukan langkah mengagumkan dengan percobaan peluru kendalinya
baru2 ini.  Selain menantang Amerika, juga mengancam Jepang, Korea
Selatan, maupun Taiwan.  Meskipun percobaan peluru kendali nya baru2
ini boleh ditertawakan karena hampir semuanya dinyatakan gagal, ibarat
petasan yang tidak bisa meledak, namun untuk jangka panjang tetap
memungkinkan pengembangan yang menjadi ancaman negara2 sekitarnya. 
Dengan kemiskinannya ini, sukar bagi Korea Utara untuk bisa lebih maju
dibidang teknologi.  Sehingga teoritis Korut itu bukanlah ancaman sama
sekali.  Namun sikap provokasi yang selalu ditunjukkan ini membuat
negara2 tetangga dan Amerika menjadi tidak tenang.  Demikianlah,
dengan menggabungkan masalah Korut dan Cina, Amerika menyimpulkan akan
lebih baik kalo Cina bertanggung jawab untuk urusan Korut ini.  Dalam
pertemuan sidang dewan keamanan baru2 ini, Amerika berusaha menekan
Cina untuk bersikap aktive dalam menangani masalah provokasi ini
karena provokasi yang dilakukan Korut sebenarnya juga merupakan
ancaman bagi Cina.  Namun Cina hanya bersikap dingin, tidak banyak
memberi response atas dorongan Amerika ini.  Kita semua tahu, baik
Cina ataupun Amerika, kalo harus berkomunikasi dengan Korut maka
bahasanya harus merupakan bantuan ekonomi untuk Korut.  Dalam hal ini
Amerika sudah bertekad tidak mau tawar menawar dengan Korut yang penuh
tipu daya ini.  Sebaliknya, cina juga emoh untuk melakukan approach
dengan Korut, karena tiak mau menanggung beban krisis ekonomi parah
yang dialami korut, apalagi dihubungkan dengan para immigran Korut
yang begitu banyak masuk ke Cina.

Cina bukanlah macan tidur, melainkan macan kertas, Cina boleh
disimbolkan naga, karena naga hanyalah makhluk khayalan yang perksas,
dengan kata lain keperkasaan Cina seperti juga naga yaitu keperkasaan
khayalan yang bukan realitas.  Amerika mendorong aktivitas Cina untuk
memperingati Korut untuk tidak melakukan provokasi yang membahayakan
semua pihak.  Namun Cina sendiri harus menjaga jarak dengan Korut
karena setiap detik bisa terjadi pemberontakan orang2 cina keturunan
korea ini yang sangat fanatis dan fundamentalis yang sudah ber-abad
dendam kesumat untuk sikap yang dianggapnya rasialistis oleh
pemerintah Cina.  Cina bisa tangan besi terhadap dalai lhama, juga
bisa tangan besi terhadap pemberontak2 Muslim di Sinkiang, namun
terhadap orang2 Cina keturunan Korea ini benar2 bikin pusing.

Tentu tulisan saya ini belum keseluruhannya memberitakan kerapuhan2
lain dari negeri khayalan ini, namun cuplikan yang sedikit ini kiranya
cukup untuk menggambarkan betapa rapuhnya negara raksasa ini.  Dari
pihak Cina sendiri banyak prejudice bahwa provokasi Korut ini sengaja
dimanfaatkan oleh Amerika untuk mengadu domba Cina dan Korut.

Akibat provokasi Korut baru2 ini dengan percobaan2 peluru kendalinya
yang gagal bisa menjadi alasan embargo dunia lebih ketat kepada korut
dimana kondisi ekonominya akan menjadi makin parah, yang akhirnya akan
membuka serangan korut bukan kepada negara2 Barat melainkan akan
menyerang ke Cina dalam mengatasi masalah dalam negerinya akibat
tekanan embargo ini!!!  Cina bisa dijadikan kambing hitam untuk
kemelut ekonomi yang dialami oleh korut.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke