lagi-lagi brilian

kembali saya setuju dengan tante

tante emang hebat!
selalu berfikir dan berujar di luar mainstream
canggih...

kenapa tante gak sekalian bilang
zidane biseks
kaya yasser arafat dulu
bilang aja, udah lazim kok orang negeri magribi jadi biseks


tapi juga ngapain yah tant ya..
ngapain cape-cape ngomongin zidane
dia udah kaya ini
makanya berani ngumumin pensiun
atau pensiunnya cm nyari sensasi aja
biar dipanggil-panggil lagi
dengan bayaran lebih tinggi lagi tentunya

pinter banget emang..


--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> Saya menonton replay-nya berulangkali kejadian buruk yang dilakukan
> Zidane.  Sangat jelas sekali filemnya, kedua orang ini tidak
> ber-kata2, apalagi keduanya bicara dengan bahasa yang sangat 
berbeda.
> 
> Sama sekali enggak benar kalo Materazzi memprovokasi dengan kata2
> rasis-nya.  Karena kalo memang benar Materazzi melakukan hal2 yang
> tidak patut, maka Zidane tidak akan menanduknya dengan kepala,
> melainkan dia akan menggaplok atau meninjunya atau bahkan 
menendangnya.
> 
> Menanduk dengan kepala adalah teknik curang dalam persepak bolaan
> diseluruh dunia untuk menghantam lawannya tanpa terlihat wasit !!! 
> Main bola itu biasa untuk melakukan kekerasan sehalus mungkin tapi
> merusak separah mungkin.  Bisa dilakukan menendang kaki lawan yang
> tidak membawa bola sementara fokus wasit cuma melihat bola yang 
dibawa
> pemain lainnya.  Dalam berebut bolapun bisa dilakukan menarik 
celana
> lawan kebawah sehingga lawannya harus menarik lagi celananya keatas
> dimana bolanya kemudian direbut lawan.  Demikianlah, Zidane 
melakukan
> teknik curang, kalo dia benar diprovokasi tentunya dia tidak akan
> menanduknya melainkan memukulnya.  Dengan cara menanduk tanpa jelas
> kelihatan caranya, jelas Zidane bukan dalam keadaan emosional
> melainkan memang merencanakannya dengan teliti pada waktu yang 
tepat,
> namun sialnya terlihat oleh penjaga garis !!!
> 
> Kenyataannya memang sangat tidak jelas apa yang dilakukan oleh 
Zidane,
> yang bisa membuktikan perbuatan buruk ini adalah terjatuhnya 
Materazzi
> setelah didekati oleh Zidane.
> 
> INGAT: Zidane adalah pemain top dunia yang sangat ahli bermain 
curang
> dalam merebut kemenangan pada saat2 yang sangat kritis.
> 
> Zidane melakukan hal ini cuma satu tujuannya, yaitu melukai 
Materazzi
> agar back ini tidak mampu lagi melindungi gawang dan kipernya. 
> Materazzi ini memang merupakan benteng pertahanan yang paling kuat
> selama pertandingan seluruh kejuaraan ini.
> 
> Alasan anda tentang kata2 rasis bisa saya patikan tidak mungkin,
> karena Materazzi adalah orang Italia dimana bahasa Italia dan 
bahasa
> Perancis sangatlah berbeda, dan keduanya sulit berkomunikasi, 
apalagi
> mengucapkan kata2 khusus yang bisa memprovokasinya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati
>







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke