--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], Yopie <milis.yopie@> wrote:
> > Dear all,
> > Terutama Bung Abdul,
> > Sunday, July 30, 2006, 1:18:38 PM, you wrote:
> > 
> > > apa yang membuat anda tertawa...aneh. tidak ada yang
> > > aneh dari komentar itu. saya sangat percaya dengan
> > > kekuatan iman dari kawan seiman saya hizbullah. karena
> > > sejarah telah membuktikan dengan kekuatan hanya 300
> > > orang dan peralatan perang yang seadanya orang muslim
> > > bisa menjadi pemenang dalam perang badar. dan sekali
> > > saya sangat percaya dengan ada Tangan Tuhan yang
> > > bermain disitu. 
> 
> 
> Kita berdiri diatas kebenaran yang bertujuan melindungi HAM atas dasar
> landasan system yang demokratis.  JADI SANGATLAH AMORAL APABILA ANDA
> BERPIHAK KEPADA KEJAHATAN YANG AMORAL SE-MATA2 KARENA KEJAHATAN ITU
> DILAKUKAN OLEH UMAT YANG MELAKSANAKAN AJARAN BIADAB YANG ANDA PERCAYA
> !!!  Karena pada dasarnya kita berpihak kepada kebenaran yang sejati
> bukan karena berpihak kepada kepercayaan kita !!!
> 
> Anda itu tersesat jauh bung !!!  Perang Badar itu bukanlah data
> sejarah melainkan brainwash kepercayaan dalam ajaran Islam yang
> digunakan untuk meningkatkan kebiadaban umat Islam dalam menjagal
> mereka yang menentang menyembah Allah !!!!
> 
> Memang benar kekuatan muslim waktu itu hanya 300 orang, namun anda
> jangan lupa, kekuatan musuh muslim waktu itu juga hanya 50 orang !!! 
> JADI TIDAK ADA KEAJAIBAN APABILA 300 ORANG2 BIADAB BERHASIL
> MEMBINASAKAN TANPA AMPUN 50 ORANG YANG MENOLAK MENYEMBAH ALLAH YANG
> HANYA MERUPAKAN ANGAN2 UMAT ISLAM.  Lagipula, dizaman dulu memang
> belom ada roket, senapan mesin, dan tank2, sehingga kaum muslim hanya
> mengumbar kebiadaban mereka waktu itu hanya dengan menggunakan golok2
> buatan zaman dulu, dan musuhnya yang cuma 50 orang itu adalah
> pedagang2 yang hanya memiliki barang2 dagangan saja yang digunakan
> seadanya sebagai senjata membela diri mereka.
> 
> Jadi wajar saja kalo umat Islam yang berjumlah banyak itu bisa menang
> dalam perang Badar yang berasal dari dongeng2 Islam yang sama sekali
> bukan data sejarah, dalam hal ini tidak mungkin ada tangan2 Tuhan yang
> perlu membantu, karena pada dasarnya angan2 itu tidak membutuhkan
> bantuan tangan melainkan membutuhkan tidur sehingga angan2nya bisa
> bebas berkembang bersama mimpi.
> 
> 
> 
> 
> 
> > > Memang tidak rasional. Tetapi ingtat
> > > tidak semua yang ada di dunia ini bisa
> > > dirasionalisasikan. Manusia serba terbatas. apakah
> > > kematian bisa anda rasionalkan. Sejauh mana sih anda
> > > bisa berpikir. anda sangat perlu banyak belajar bung
> > > yopie. hanya kesombongan yang bisa menghentikan
> > > kesombongan anda....
> 
> 
> 
> Sukur kalo anda masih menyadari bahwa dongeng2 tentang perang Badar
> itu tidak rasional.  Juga benar semua angan2 tidak semuanya bisa
> dirasionalkan, TETAPI HARUS SAYA TAMBAHKAN SEMUA REALITAS DAN
> KENYATAAN HARUS SELALU RASIONAL ATAU BISA DIRASIONALISASIKAN.  Hanya
> dongeng2 yang tidak perlu rasional karena angan2 memang tidak perlu
> rasional ataupun bisa dirasionalkan.
> 
> Sejauh apapun pikiran anda, kalo tidak bisa dirasionalkan maka kita
> namakan itu "angan2" karena realitas selalu harus bisa dianalisa
> secara rasional.  Kalo anda menemukan realitas yang tidak bisa
> dirasionalkan, maka yang salah bukan realitasnya melainkan kemampuan
> rasionalnya yang terlalu rendah.
> 
> Kalo anda mau memaksakan hal2 yang tidak rasional itu sebagai realitas
> sejarah, maka hal itu merupakan kesombongan yang sama sekali memalukan
> karena tidak memiliki dasar apapun yang merupakan persyaratan mutlak
> bagi manusia beradab yang berpendidikan dalam mengexpressikan
pendapatnya.
> 
> BERPIHAKLAH KEPADA KEBENARAN BUKAN KEPADA KEPERCAYAAN, KARENA TIDAK
> PERNAH ADA KEPERCAYAAN YANG BENAR !!!
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.

Haleluyah !!

Salam.
P-2000


>






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke