Ini hanyalah salah satu bukti dimana umat Islam memang hidup dalam kebohongan2 keimanan Islamnya. Disatu pihak mereka mempropagandakan untuk memboikot semua produksi lawannya yang bukan Islam, tapi sewaktu lawannya yang bukan Islam itu melakukan embargo, mereka protes, katanya melanggar HAM, tak berperi kemanusiaan dlsb, padahal apa bedanya dengan boikot ???
Ternyata memang beda, ulama2 Islam mengkhotbahkan di mesjid, bahwa dengan boikot itu maksudnya agar umat Islam jangan mengeluarkan uang untuk membeli produk apapun dari lawannya yang bukan Islam, MAKSUDNYA, KALO MEMERLUKAN PRODUK ITU TAK PERLU BELI, AMBIL SAJA DARI TOKO2, DALAM BAHASA INDONESIA MENGAMBIL BARANG DITOKO NON-ISLAM TANPA MEMBELI DENGAN UANG DISEBUT "MENJARAH". Demikianlah, umat Islam yang menyembah Allah Laknatullah mempropagandakan boikot tapi melarang embargo, karena dengan boikot mereka masih bisa memiliki produksi kafir tanpa perlu membayarnya cukup menjarahnya. Dilain pihak kalo lawannya melakukan embargo, maka tak ada produksi yang bisa dijarahnya karena lawannya yang bukan islam ini melarang masuknya produksi apapun kenegara yang mayoritas muslim sehingga tak ada kesempatan menjarahnya. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
