***Tak puas tapi tak berani tolak, kapan bisa beres ? Setelah program 
unilateralisme AS gagal total di Irak, negara2 imperialis bersatu membikin 
program multilateralisme, ber-sama2 melegalisir aksi militer agresor via 
PBB.

***Padahal pihak Israel sudah mulai ketakutan menghadapi Hizbullah, maju 
tidak bisa, mundur juga tidak bisa. Pemerintah Lebanon tarik ulur 10 hari 
lagi, AS pasti kowtow dan minta ampun...

Lebanon tak puas dengan rancangan resolusi PBB

NEW YORK: Lebanon tidak senang dengan rancangan resolusi yang diajukan AS 
dan Prancis kepada Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai diakhirinya
pertempuran di negara tersebut, ungkap seorang pejabat Kementerian Luar 
Negeri Lebanon.

Setelah melihat teks tersebut, pemerintah Lebanon menyatakan tetap terikat 
komitmen pada rencana tujuh pasal yang disahkan bulan lalu oleh kabinetnya, 
yang meliputi menteri Hizbullah, kata pejabat Kementerian Luar Negeri 
Lebanon Nouhad Mahmud.

"Kami ingin menyaksikan keprihatinan kami lebih tercermin dalam teks itu," 
katanya kemarin.

Tetapi dia tidak sampai langsung menolak rancangan AS-Prancis tersebut, yang 
bertujuan mengakhiri pertempuran antara Israel dan kelompok pejuang Syiah 
Lebanon, Hizbullah.

"Sayangnya, itu kekurangan. Misalnya, seruan bagi penarikan pasukan Israel 
yang sekarang berada di Lebanon. Itu adalah resep bagi konfrontasi lebih 
lanjut," tegas Mahmoud.

Beirut juga tidak senang bahwa rancangan resolusi tersebut tidak menyerukan 
agar daerah pertanian Shebaa dimasukkan ke dalam pemantauan PBB, sebagaimana 
telah diminta oleh Lebanon, sementara status masa depannya dirundingkan.

Jalur tanah berukuran kecil yang diduduki Israel itu dipandang oleh PBB 
sebagai bagian wilayah Suriah, kecuali Lebanon-yang mengklaim wilayah 
tersebut-menetapkan demarkasi perbatasan baru dengan Suriah, tapi itu belum 
terjadi.

Hizbullah, sebelum krisis saat ini meletus bulan lalu, berkeras untuk tetap 
mempersenjatai petempurnya, bahkan setelah penggabungan dengan pemerintah 
Lebanon, guna mengusir tentara Israel ke luar wilayah negara itu.

Rancangan resolusi AS-Prancis itu akan menunda penyelesaian sengketa 
tersebut sampai tanggal yang ditetapkan belakangan.

Mahmoud mengatakan Lebanon telah mengusulkan beberapa perubahan untuk 
membuat rancangan itu lebih dapat diterima oleh Beirut.

"Rancangan tersebut harus menangani keprihatinan rakyat Lebanon. Jika tidak, 
itu takkan berjalan," katanya.

Rancangan tujuh pasal tersebut menyerukan gencatan senjata segera, penarikan 
pasukan Israel dari Lebanon selatan, pemulangan orang Lebanon yang terusir 
dari rumah mereka akibat pertempuran dan penggelaran pasukan PBB dan Lebanon 
di bagian selatan negeri itu, serta perlucutan senjata anggota Hizbullah.

Sementara itu, Presiden AS George W. Bush dan PM Inggris Tony Blair 
mendukung upaya PBB guna mengakhiri pertempuran di Lebanon, tapi rancangan 
tersebut juga disambut dengan keraguan oleh mereka yang mempertanyakan 
apakah rencana itu dapat dilaksanakan.

Rancangan resolusi itu juga menyerukan pembentukan kerangka kerja bagi 
penyelesaian politik antara Israel dan Lebanon.

Blair mengatakan resolusi itu merupakan langkah pertama, tapi masih banyak 
yang harus dilakukan. "Namun, tak ada alasan mengapa resolusi ini tak bisa 
disahkan sekarang, sedangkan kita dapat menghentikan permusuhan dalam waktu 
dua hari ke depan."

Di Washington, juru bicara Gedung Putih Tony Snow mengatakan Bush, yang 
berada di peternakannya di Crawford, Texas, mengetahui perincian resolusi 
tersebut dan dia senang dengan hal itu.

Antara/Reuters

http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A07&cdate=07-AUG-2006&inw_id=460674




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke