Di alam serba kumuhnya sikon ,ekonomi, politik dan keamanan, mengherankan aku
:ada juga suara yang menyejukkan. Suara seorang individu yang tidak mau
terhanyut oleh political correctness yang kumuh yang melanda negara/bangsa
saat ini.
Suara AS Hikam, anggota DPR dari partai PKB adalah suara perkecualian dari
suara minor yang keluar dari hampir semua penggede/birokrat Indonesia dalam
menangani problim negara saat ini.
Rupanya tidaklah ber-lebih2an bahwa suaraku, si ikan kecil , wong cilik
disini mengena telak obyeknya yakni ketidak tentuan pelaksanaan hukum di
Indonesia. Salah satu postingananku pernah aku men-sinyalir bahwa apabila
sampai Tibo di eksekusi itu adalah ibaratnya upaya appeasing fihak2
fundamentalis menjelang "eksekusi"(belum pasti) Amrozi cs.
Juga AS Hikam mengeluh seperti ikan kecil disini, bahwa urusan Munir juga
belum tuntas. Aku kira soal Munir juga akan disapu dibawah karpet.
Yang sangat mengejutkan, juga berita yang menyebut bahwa Tibo cs dilarang
untuk menerima sakramen terachir dan ibadah terachirpun dilarang disampaikan
oleh kerabat dan pamilinya.
Bagaimana nanti dengan Amrozi cs, apakah mereka tidak diperbolehkan sholat
terachir menjelang eksekusi mereka?
Rupanya kerusuhan di belahan Timur Indonesia,Sulawesi, Maluku, Irian bisa
terjadi dan kelihatannya konflik agama dan etnis ini tidak akan terjadi apabila
pemerintah2 mulai dari Gus Dur, Megawati dan SBY tegas melarang barisan
pen-jihad ngelurook ke belahan Indonesia Timur. Siapa2 yang pegang kekuasaan
dalam ketiga pemerintahan ini perlu dimintai tanggung jawabnya. Terutama
birokrasi seperti Hankam/Polisi harus dimintai pertanggungan jawab yang
membolehkan para penjihad pergi ke Indonesia Timur waktu itu.
Harry Adinegara
>
:
AS Hikam: Eksekusi Tibo Perparah Ketidakpercayaan terhadap Yudhoyono
[JAKARTA] Dipaksakannya eksekusi mati terhadap Tibo cs, semakin menambah
daftar buruk penegakkan hukum, serta penanganan konflik, dan pengungkapan
kasus secara tuntas di Indonesia. Lebih jauh, juga memperlihatkan
ketidakadilan terhadap golongan minoritas, yang akan memperparah kekecewaan
terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .
Demikian dinyatakan oleh AS Hikam, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai
Kebangkitan Bangsa (FPKB), Rabu (20/9). Menurutnya, preseden buruk dalam
penegakkan hukum di Indonesia itu tak perlu terjadi, andai Yudhoyono
memiliki kearifan, serta ketegasan dalam menentukan kebijakan. Lebih lanjut,
Hikam mengatakan keputusan eksekusi mati atas Tibo itu, terlihat lebih
merupakan desakan dari pihak yang mengingkan adanya pertukaran, sebagai
bentuk rasa keadilan. "Mereka berpendapat kalau para terdakwa bom Bali
dihukum, kenapa Tibo tidak," ucapnya.
"Seharusnya kasus pengeboman dilihat secara berbeda," ujarnya. Kasus-kasus
konflik, yang meski terjadi melibatkan agama, tidak perlu digiring terlalu
jauh dan dipertajam pada konflik antar agama. Tapi tetap harus dilihat dalam
konteks penegakkan hukum, dan tidak mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan
dan keadilan.
Hikam mengingatkan, bahwa proses penyelesaian konflik Poso harus dilakukan
dengan tuntas. Terkait dengan Tibo, ada deretan pelaku serta aktor
intelektual yang telah disebutkan secara gamblang, dan masih membutuhkan
pengungkapan lebih lanjut. "Pengungkapannya akan lebih mudah bila Tibo masih
ada," katanya.
Konflik yang terjadi di Poso jangan dianggap remeh. "Bagaimana bila ternyata
aktor intelektualnya bukan di Poso, tapi disini (Jakarta)," ucapnya.
Ditegaskan Hikam, konflik Poso, eksekusi terhadap Tibo cs, masuk dalam
daftar kasus yang harus dituntaskan pengungkapannya bersama dengan
kasus-kasus HAM, yang juga belum pernah tuntas.
"Pembunuhan Munir, dan kasus-kasus penculikan aktivis HAM," ucapnya. Dia
menegaskan jangan sampai berbagai kasus-kasus itu berhenti pada pihak yang
menjadi kambing hitam, tapi tak pernah tuntas hingga aktor intelektualnya.
[B-
>
.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
__________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search!
http://search.msn.click-url.com/go/onm00200636ave/direct/01/
---------------------------------
On Yahoo!7
Messenger: Make free PC-to-PC calls to your friends overseas.
---------------------------------
On Yahoo!7
Messenger: Make free PC-to-PC calls to your friends overseas.
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/