http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2006093001200915
Sabtu, 30 September 2006
BURAS
Kasihan Para Pemimpin!
H.Bambang Eka Wijaya:
"YA ALLAH, bahagiakan penghuni kubur, cukupkan orang miskin, kenyangkan
orang lapar, beri pakaian orang telanjang, tunaikan orang berutang, hibur orang
yang menderita!" Adik berdoa usai salat asar.
"Doa apa itu?" kejar Kakak yang mendengar. "Belajar di mana?"
"Itu doa Ramadan!" jelas Adik. "Belajar di pesantren kilat untuk murid
SMP tahun lalu!"
"Kok doanya cuma untuk orang-orang tak berdaya?" timpal Kakak. "Tak ada
untuk para pemimpin? Padahal para pemimpin yang dewasa ini butuh didoakan agar
terlepas dari masalah yang meruwetkan mereka!"
"Para pemimpin kan berkemampuan dan berkelebihan!" tegas adik. "Justru
mereka dengan kemampuan dan kelebihannya itu yang seharusnya mengatasi masalah
orang-orang yang tak berdaya!"
"Tapi buktinya, tak perlu jauh, di daerah kita ini saja, justru para
pemimpin yang amat memprihatinkan dengan masalah yang mereka hadapi, hingga
butuh doa kita agar mereka lepas dari masalah tersebut!" tegas Kakak. "Para
pemimpin di tingkat provinsi, misalnya, asyik bercokol adu kekuasaan di antara
mereka! Di tingkat kota, para pemimpin bersitegang tentang rumah biliar dan
boling, satu pihak merekomendasikan untuk ditutup, pihak lain bertahan agar
tetap buka! Tanpa kecuali, sebenarnya sudah ada perda Kota yang mengatur semua
fasilitas terkait kegiatan mendukung pariwisata!"
"Lantas doa apa yang harus dibacakan buat para pemimpin itu?" tanya adik.
"Doakan agar sebagai pemimpin mereka bisa membimbing masyarakat dengan
teladan kehidupan yang serbaharmonis!" ujar Kakak. "Dalam keharmonisan para
pemimpin itu rakyat bisa melihat kepastian aturan yang harus mereka ikuti!
Sebaliknya kalau para pemimpin sendiri saling menyalahkan!"
"Tapi, kalau demikian banyak pemimpin yang butuh didoakan, sudah di
berbagai tingkat kepemimpinan, mungkin yang diperlukan doa bersama, seperti
istigasah!" timpal adik. "Aku yakin, dengan doa bersama, masalah para pemimpin
itu akan mendapatkan pertolongan Allah penyelesainnya, seperti pertolongan atas
gempa yang tak henti di Kemiling!"
"Itu dia!" timpal Kakak. "Gempa yang di luar kekuasaan manusia saja bisa
mendapat pertolongan Ilahi! Jadi, sengkarut konflik para pemimpin yang semata
menyangkut kekuasaan manusia diyakini juga bisa mendapatkan pertolongan serupa!"
"Tapi terasa aneh menggelar doa bersama memohon agar para pemimpin
bersikap-laku selayaknya pemimpin!" tukas Adik. "Dan karena dianggap aneh itu,
rakyat kebanyakan yang justru sedang sibuk mengatasi kesulitan hidupnya sendiri
jadi kurang tertarik untuk malah memikirkan para pemimpin yang lebih mampu dan
berkelebihan!"
"Memang, idealnya para pemimpin dengan kemampuan dan kelebihannya yang
berdoa sekaligus berusaha nyata buat orang-orang tak berdaya, bukan malah
mereka yang harus didoakan!" tegas Kakak. "Tapi apa hendak dikata jika
kenyataan terbalik, justru mereka yang perlu dikasihani!" .
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/