http://www.metrobalikpapan.co.id/berita/index.asp?IDKategori=279&id=56532

      Wanita Ingin Selalu Dimanja  

      JIKA dulu wanita melayani suami sekedar memenuhi kewajiban, kini dengan 
semakin terbukanya informasi soal seks, mereka juga ingin menikmati aktivitas 
tersebut. Informasi mengenai orgasme lebih dari sekali (multiple orgasm) 
terkadang membuat pria berusaha terlalu keras untuk membantu pasangannya 
mencapai hal itu. Tidak seperti pria yang organ seksualnya di luar, organ 
wanita tidaklah mudah dilihat, bahkan oleh dirinya sendiri. Wanita, tentu 
menginginkan orgasme, namun hal itu amat tergantung seberapa nyaman ia terhadap 
tubuh sendiri, pengalaman seksual di masa lalu, serta adanya rasa percaya dan 
nyaman terhadap pasangan. 
      Walau begitu kebanyakan wanita tidak menjadikan multi-orgasme sebagai 
tujuan utama bercinta. Umumnya mereka lebih mementingkan intimasi secara 
emosional dan proses dalam aktivitas bercinta. Proses (ciuman, belaian & 
aktivitas stimulasi lainnya) lebih penting baginya daripada orgasme itu 
sendiri. 

      Di sisi lain, ego pria menginginkan pasangannya mencapai multi-orgasme 
agar ia merasa jadi yang terbaik. Lebih baik dari temannya, bahkan lebih baik 
dari tokoh di novel-novel erotis. Perasaan lebih baik dari pria lain biasanya 
amat dibutuhkan pria untuk mengisi egonya. 

      Ego ini secara tak sadar kadang memberi 'tekanan' pada wanita sehingga ia 
justru menjadi sulit orgasme, bahkan sulit menikmati. Para ahli menyarankan 
pasangan untuk saling terbuka. 

      Pria sebaiknya menanyakan apakah pasangannya benar-benar orgasme, lalu 
apakah ia ingin Anda sendiri yang membawanya ke klimaks atau berdua. Jika ia 
benar-benar mencapai klimaks, apakah sekali saja cukup baginya? 

      Sejumlah wanita mengalami kontraksi uterus secara spontan yang 
menimbulkan kenikmatan, namun akan segera menurun intensitasnya. Pria yang 
berusaha memperpanjang atau mengulang kenikmatan tersebut dengan cara yang 
sama, jarang sekali berhasil, malah akan mengganggu si wanita. 

      Karena itu ahli seksologi menyarankan untuk memindahkan perhatian ke 
bagian-bagian sensitif lainnya seperti telinga, jari-jari atau telapak kaki, 
atau bagian tubuh lainnya. Lalu berhentilah saat ia bilang sudah cukup. 

      Intinya, dengan bekerja sama, saling mendengarkan, bereksperimen dan 
melakukan dan menghentikan stimulasi berdasarkan kebutuhan (dengan memberi 
signal), orgasme bahkan multi-orgasme akan datang dengan sendirinya. (atg) 
     


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke