> Riki Nelson <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ya memang Ahmadiyah sering di buru oleh seluruh kaum Islam di > Indonesia, tidak tidak bisa dipungkiri, mungikin anda tahu ajaran > Ahmadiyah seperti apa, saya bisa rinci surat dan ayat apa saja yang > telah dirubah oleh Mirza Ghulam Ahmad dari India yang mengaku nabi > ke 26 itu. >
Setiap aliran Islam memiliki caranya sendiri untuk percaya, kenapa harus dilarang ??? Kalo mau dilarang, kenapa harus dibakar ??? Agama itu bukan kebenaran melainkan cuma kepercayaan, janganlah kepercayaan yang cuma angan2 digunakan untuk membuat manusia lain menderita, biarlah setiap orang membuat kepercayaannya sendiri2 tanpa perlu campur tangan siapapun diluarnya. Apapun ajaran Ahmadiah, selama tidak mengajarkan membakar mesjid atau gereja umat lainnya, tak perlu disalahkan. Mereka berhak mengubah ayat apapun juga, karena AlQuran dan ayat2nya juga memang dibuat orang juga kenapa mereka tak boleh mengubahnya ???? Kenapa anda harus marah dia mengaku nabi ke 26, padahal Muhammad sebagai nabi ke 25 juga tak ada umat agama lain yang mengakuinya kecuali umat yang jadi pengikutnya saja. Kalo Allah saja bisa dengan pasti dibuktikan tidak ada, mana mungkin kita bisa percaya ada nabi yang jadi utusan Allah ke 25 ???? Siapa yang memberi legitimasi membenarkan bahwa Muhammad itu nabi ???? Tidak ada bung kecuali mereka yang sudah diracuni AlQuran itu sendiri. Sejarah manapun tidak ada yang membuktikan bahwa Muhammad itu utusan Allah, namun sebaliknya Sciencen dan Arkeologi bisa membuktikan bahwa Allah itu tidak pernah ada melainkan se-mata2 dongeng2 seperti dongeng Nyai Loro Kidul. > Ahmadiyah mengakui kitab AlQuran 100 %, tetapi anehnya mereka > mmenyangkal 100 % bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang > justru tercantum di AlQuran > Apanya yang aneh??? Semua kepercayaan juga begitu. AlQuran yang mewajibkan kalimat Syahadat juga merupakan kewajiban umat untuk berbohong, namun anehnya umatnya tidak menganggapnya bohong. Itulah yang namanya kepercayaan, selalu serba aneh, serba tak masuk akal, serba bohong. Namun membakar mesjid dan menjarah harta benda bukanlah bohong tapi benar2 terjadi !!!! Kalo arti "kesaksian" dalam Syahadat itu bukan melihat sendiri, apa bedanya kalo kita artikan "Nabi terakhir" itu bukan artinya terakhir ??? Mereka punya alasan sendiri untuk percaya, sama seperti anda yang punya kepercayaan sendiri yang tidak mungkin dipercaya oleh saya. > Mereka juga punya keyakinan Haji tanpa ke Qadian (di India) tidak > sah dan itu juga justru bertentangan dengan AlQuran dan Hadits. > Yang bilang bertentangan itu khan anda Islam musuhnya. Apa bedanya dengan Syiah dan Sunni ??? itu bukan alasan untuk membakar dan menjarah. Kalo mereka banyak jumlahnya, khan jadi perang, saling bakar, saling jarah, dan saling bunuh membunuh !!! Bukan begitulah yang namanya HAM dan Demokrasi. AlQuran dan Hadist saja cuma tafsiran saja koq. Padahal sudah banyak saya tulis, per definisi tafsir itu artinya angan2 bukan kebenaran. Jadi enggak ada satupun bisa anda anggap bertentangan karena yang aseli juga tidak ada yang tahu. > Berpuluh puluh ayat disadur menjadi sajak dan menjadi kitab yang > dipercaya oleh Jemaat Ahmadiyah. Mirza Ghulam mengaku dirinya nabi > dan di beri wahyu At Tazkirah sebagai Kitab, tapi ternyata itu > saduran dari AlQuran dam bukan Wahyu dari Allah, semua orang Islam > diseluruh dunia mengetahui hal itu. > Kenabian menurut mereka tida akan berhenti sampai hari Kiamat. > Lalu apa hubungannya pernyataan anda sehingga mereka patut dibakar mesjidnya dan dijarah umatnya. Mereka juga tidak percaya apa yang anda percaya, apa bedanya ??? Mereka menganggap apa yang anda percaya juga tak masuk akal. Semua itu bukan alasan untuk membakar dan menjarah, itu sudah cukup, si pembakar dan penjarah harus ditangkap dihukum dan mengganti kerugian semua yang dilakukannya kepada umat Ahmadiah. Indonesia negara hukum bukan negara Islam sehingga perbuatan itu jelas melanggar hukum negara yang tidak bisa dimaafkan. > Itu semua bertentangan dengan ajaran Islam di seluruh dunia, Selama > Ahmadiyah menyimpang jauh dari AlQuran, maka perdamaianpun tidak > akan ada, itu sudah menjadi hukum dari Nabi Adam sampai sekarang. > Selama mereka mengaku islam tapi penyimpang jauh pasti akan di buru. > Itu pun bertentangna dengan ajaran Islam di Departemen Agama RI, > makanya pemerintahpun tidak terlalu berniat melindungi Ahmadiyah. > Anda pun tidak akan bisa mencegah perburuan umat Islam terhadap > mereka. seperti halnya orang Kristen dan Islam berusaha mengusir > Yahudi dari tanah Eropa dan jazirah Arab zaman dulu. > Mereka sendiri Islam, jadi engga bertentangan dengan semua ajaran Islam diseluruh dunia. Apa bedanya, ajaran Syiah juga bertentangan dengan ajaran Islam seluruh dunia, juga Ajaran Sunni bertentangan dengan ajaran Islam seluruh dunia. Yang harus anda pastikan, siapa sih yang anda anggap Islam seluruh dunia itu ???? Islam yang komplet cuma ada di Amerika, seluruh aliran ada di Amerika tak ada dinegara Islam lainnya. Amerika melindungi semua jenis Islam dimana dinegara Islam sendiri mereka dijagal karena dianggap menyimpang ajaran Islam diwilayah Islam mereka. Masalah orang Yahudi tidak ada agama lain yang mengusirnya, cuma Islam saja. Bahkan di Jerman sendiri terjadinya pembantaian Yahudi sebenarnya tidaklah significant karena sebenarnya korban holocaust dari Hitler itu bukan cuma orang Yahudi melainkan juga banyak bahkan kemungkinannya lebih banyak orang2 Jerman itu sendiri. Dalam hal ini orang2 Yahudi memang cuma menonjolkan dirinya saja yang jadi korban mereka tidak memperdulikan korban2 bangsa lainnya. Bahkan orang2 Yahudi sendiri menyatakan bahwa korban perang dunia kedua adalah 15 juta dimana 6 juta adalah orang Yahudi. Namun data2 itu diragukan, banyak yang memperkirakan korban orang Yahudi kurang dari 200 ribu saja dan sisanya bukanlah orang Yahudi melainkan orang2 Jerman dan Eropah. Namun hal itu tak perlu kita perdebatkan apalagi kejadian masa lalu, sehingga tak ada alasan mengusir orang Yahudi. Dan kenyataannya juga tidak ada orang Kristen yang mengusir atau membenci Yahudi seperti kebencian umat Islam yang dilesatarikannya dalam AlQuran. Salah tetap salah, tak bisa anda menggunakan kepercayaan untuk melakukan kekerasan, karena pihak lawanpun bisa membalasnya dengan cara2 yang sama atau lebih kejam. Ingatlah janganlah mengganggu orang lain lebih dulu, janganlah menyerang lebih dulu, dan Islam Mui ini menyerang lebih dulu dan umat Ahmadiah belum pernah membalasnya. Ingatlah situasi bisa berubah mendadak, Ahmadiah yang anda anggap lemah dan pengikutnya sedikit bisa secara mengejutkan mendadak mereka bisa menjadi banyak sekali yang melakukan pembalasan dendam secara lebih keji, ingatlah hal itu baik2 karena Amerika sebagai super power mampu membalik situasi yang tak terduga. Yang lemah mendadak jadi kuat, dan yang kuat mendadak jadi musnah. Kemudian mau mencaci maki Amerika juga tak ada gunanya karena bagi Amerika setiap situasi bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politiknya. Kalo anda tak suka Amerika ikut campur menganggu agama kepercayaan anda, maka janganlah membuka peluang kepada Amerika dengan cara2 membakar dan menjarah umat Ahmadiah. Hanya umat idiot saja yang berbuat seperti umat MUI ini. Apakah contoh perang antara sunni dan syiah tidak cukup menjadi contoh ??? Sunni yang minoritas bisa mendominasi Irak dengan dukungan Amerika kepada Sadam Hussein, namun akibat teror Sunni terhadap Amerika, Sadam Hussein dijatuhkan dan Syiah yang mayoritas diberi kesempatan, dan mulailah balas dendam kaum Syiah atas kekejaman Sunni dimasa lalu. Boleh saja anda menuduh Amerika mengadu, domba, tapi tuduhan itu tak membawa pemecahan apapun juga karena dendam itu memang sudah ada sebelum Amerika sendiri lahir didunia ini. Tapi kalo Amerika menarik manfaat dari pertikaian itu, bagaimana mau disalahkan ??? Demikianlah masalah Akhmadiah di Indonesia bukan hal yang sukar untuk diputer balik dominasinya. Apalagi umat Islam MUI itu jumlahnya juga sedikit, terbukti dalam voting pemilu saja mereka hanya bisa mengumpulkan suara hanya kurang dari 10%. Dendam itu bukan cuma dari umat Akhmadiah, juga dari umat Islam yang dulu dibunuh massal karena dituduh PKI, belum lagi orang2 Kristen yang gerejanya dibakar dan pendetanya dibunuh, ditambah lagi dengan umat Hindu yang pulaunya didholimi dengan teror bomb oleh umat Islam, dan dari kesemuanya itu, bahaya perpecahan yang paling dahsyat adalah aliran kepercayaan di Indonesia ini yang aku yakin merupakan mayoritas dinegeri RI ini. Pertumpahan darah hanyalah tunggu waktu yang tepat saja, dan harinya pasti tiba. Kalo saja umat Islam menyadarinya, seharusnya mereka janganlah se-wenang2 mendholimi semua umat agama termasuk juga sesama umat Islam sendiri. janganlah menanam kebencian dan dendam kepada orang atau kelompok yang kelihatannya lemah dan minoritas karena kalo mereka yang didholimi umat Islam ini bersatu, maka umat Islam itu malah menjadi minoritas. Sekali lagi, ingatlah, harinya pasti tiba. Dan kecil kemungkinannya anda bisa menyelamatkan diri anda kalo hal itu terjadi. Contoh yang bisa anda untuk memahaminya adalah kasus Killing Field di Kamboja, semua tidak ada yang menduganya. Mendadak seluruh penduduk dalam kota PnomPenh digiring keluar kota dan semuanya dibantai sekaligus yang jumlahnya langsung 2 juta penduduk ibu kota itu. Namun orang kamboja banyak yang bisa lari karena perbatasan darat tinggal disebaranginya, berbeda dengan Indonesia, pulau jawa ibaratnya seperti penjara pulau, kemana anda mau lari kalo terjadi pembunuhan massal seperti itu ??? Yang menentukan kekuatan sebuah kelompok bukanlah jumlah umat atau jumlah massanya, melainkan ditentukan oleh perlengkapan senjatanya. Bukan hal yang sukar untuk mendrop senjata modern kepada umat Ahmadiah untuk memulai penjagalan dalam membalas kedholiman Islam Mui sebelumnya. Ahmadiah tidak menyerang dahulu tetapi diserang lebih dulu, dan mereka berani berjihad dan Islam lawannya akan mati konyol karena tak mungkin ada dropping senjata dari manapun juga karena Islam MUI sudah terlalu banyak menimbulkan permusuhan kepada semua pihak. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
