Islam Ahmadiah Diserang Lebih Dulu !!!

Jelas, Islam Ahmadiah diserang lebih dulu, namun membalas belakangan
dan hal itu bukanlah hal yang sukar karena super power didunia ini
adalah Amerika yang bisa memanfaatkan setiap dendam kelompok Islam
yang satu untuk menghantam kelompok Islam yang lainnya.

Masalah dominasi umat Islam mayoritas atas minoritas bukanlah jaminan
untuk menguasai Indonesia, sama seperti dukungan Amerika dulu kepada
Sadam Hussein, Sunni yang minoritas bisa mampu mendominasi Syiah yang
minoritas bahkan menjagal jutaan umat Syiah dengan aman dan tenteram,
namun sekarang berbalik, umat Syiah mengejar dendamnya.

Semua itu cuma tergantung kelengkapan persenjataannya saja yang bisa
disupply oleh Amerika.  Bukan hal yang tak mungkin kaum Ahmadiah jadi
penguasa Islam minoritas atas Islam yang mayoritas.  Yang menentukan
kekuatan kelompok bukanlah jumlah umatnya melainkan jumlah senjata
yang dimilikinya.



> Riki Nelson <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ya memang Ahmadiyah sering di buru oleh seluruh kaum Islam di 
> Indonesia, tidak tidak bisa dipungkiri, mungikin anda tahu ajaran 
> Ahmadiyah seperti apa, saya bisa rinci surat dan ayat apa saja yang 
> telah dirubah oleh Mirza Ghulam Ahmad dari India yang mengaku nabi 
> ke 26 itu.
> 


Setiap aliran Islam memiliki caranya sendiri untuk percaya, kenapa
harus dilarang ???  Kalo mau dilarang, kenapa harus dibakar ???  Agama
itu bukan kebenaran melainkan cuma kepercayaan, janganlah kepercayaan
yang cuma angan2 digunakan untuk membuat manusia lain menderita,
biarlah setiap orang membuat kepercayaannya sendiri2 tanpa perlu
campur tangan siapapun diluarnya.  Apapun ajaran Ahmadiah, selama
tidak mengajarkan membakar mesjid atau gereja umat lainnya, tak perlu
disalahkan.  Mereka berhak mengubah ayat apapun juga, karena AlQuran
dan ayat2nya juga memang dibuat orang juga kenapa mereka tak boleh
mengubahnya ????  Kenapa anda harus marah dia mengaku nabi ke 26,
padahal Muhammad sebagai nabi ke 25 juga tak ada umat agama lain yang
mengakuinya kecuali umat yang jadi pengikutnya saja.  Kalo Allah saja
bisa dengan pasti dibuktikan tidak ada, mana mungkin kita bisa percaya
ada nabi yang jadi utusan Allah ke 25 ????  Siapa yang memberi
legitimasi membenarkan bahwa Muhammad itu nabi ????  Tidak ada bung
kecuali mereka yang sudah diracuni AlQuran itu sendiri.  Sejarah
manapun tidak ada yang membuktikan bahwa Muhammad itu utusan Allah,
namun sebaliknya Sciencen dan Arkeologi bisa membuktikan bahwa Allah
itu tidak pernah ada melainkan se-mata2 dongeng2 seperti dongeng Nyai
Loro Kidul.





> Ahmadiyah mengakui kitab AlQuran 100 %, tetapi anehnya mereka 
> mmenyangkal 100 % bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang 
> justru tercantum di AlQuran
> 




Apanya yang aneh???  Semua kepercayaan juga begitu.  AlQuran yang
mewajibkan kalimat Syahadat juga merupakan kewajiban umat untuk
berbohong, namun anehnya umatnya tidak menganggapnya bohong.  Itulah
yang namanya kepercayaan, selalu serba aneh, serba tak masuk akal,
serba bohong.  Namun membakar mesjid dan menjarah harta benda bukanlah
bohong tapi benar2 terjadi !!!!  

Kalo arti "kesaksian" dalam Syahadat itu bukan melihat sendiri, apa
bedanya kalo kita artikan "Nabi terakhir" itu bukan artinya terakhir ???

Mereka punya alasan sendiri untuk percaya, sama seperti anda yang
punya kepercayaan sendiri yang tidak mungkin dipercaya oleh saya.




> Mereka juga punya keyakinan Haji tanpa ke Qadian (di India) tidak 
> sah dan itu juga justru bertentangan dengan AlQuran dan Hadits.
> 



Yang bilang bertentangan itu khan anda Islam musuhnya.  Apa bedanya
dengan Syiah dan Sunni ???  itu bukan alasan untuk membakar dan
menjarah.  Kalo mereka banyak jumlahnya, khan jadi perang, saling
bakar, saling jarah, dan saling bunuh membunuh !!!  Bukan begitulah
yang namanya HAM dan Demokrasi.  AlQuran dan Hadist saja cuma tafsiran
saja koq.  Padahal sudah banyak saya tulis, per definisi tafsir itu
artinya angan2 bukan kebenaran.  Jadi enggak ada satupun bisa anda
anggap bertentangan karena yang aseli juga tidak ada yang tahu.




> Berpuluh  puluh ayat disadur menjadi sajak dan menjadi kitab yang 
> dipercaya oleh Jemaat Ahmadiyah. Mirza Ghulam mengaku dirinya nabi 
> dan di beri wahyu At Tazkirah sebagai Kitab, tapi ternyata itu 
> saduran dari AlQuran dam bukan Wahyu dari Allah, semua orang Islam 
> diseluruh dunia mengetahui hal itu.
> Kenabian menurut mereka tida akan berhenti sampai hari Kiamat.
> 



Lalu apa hubungannya pernyataan anda sehingga mereka patut dibakar
mesjidnya dan dijarah umatnya.  Mereka juga tidak percaya apa yang
anda percaya, apa bedanya ???  Mereka menganggap apa yang anda percaya
juga tak masuk akal.  Semua itu bukan alasan untuk membakar dan
menjarah, itu sudah cukup, si pembakar dan penjarah harus ditangkap
dihukum dan mengganti kerugian semua yang dilakukannya kepada umat
Ahmadiah.  Indonesia negara hukum bukan negara Islam sehingga
perbuatan itu jelas melanggar hukum negara yang tidak bisa dimaafkan.




> Itu semua bertentangan dengan ajaran Islam di seluruh dunia, Selama 
> Ahmadiyah menyimpang jauh dari AlQuran, maka perdamaianpun tidak 
> akan ada, itu sudah menjadi hukum dari Nabi Adam sampai sekarang. 
> Selama mereka mengaku islam tapi penyimpang jauh pasti akan di buru. 
> Itu pun bertentangna dengan ajaran Islam di Departemen Agama RI, 
> makanya pemerintahpun tidak terlalu berniat melindungi Ahmadiyah. 
> Anda pun tidak akan bisa mencegah perburuan umat Islam terhadap 
> mereka. seperti halnya orang Kristen dan Islam berusaha mengusir 
> Yahudi dari tanah Eropa dan jazirah Arab zaman dulu.
> 


Mereka sendiri Islam, jadi engga bertentangan dengan semua ajaran
Islam diseluruh dunia.  Apa bedanya, ajaran Syiah juga bertentangan
dengan ajaran Islam seluruh dunia, juga Ajaran Sunni bertentangan
dengan ajaran Islam seluruh dunia.  Yang harus anda pastikan, siapa
sih yang anda anggap Islam seluruh dunia itu ????

Islam yang komplet cuma ada di Amerika, seluruh aliran ada di Amerika
tak ada dinegara Islam lainnya.  Amerika melindungi semua jenis Islam
dimana dinegara Islam sendiri mereka dijagal karena dianggap
menyimpang ajaran Islam diwilayah Islam mereka.

Masalah orang Yahudi tidak ada agama lain yang mengusirnya, cuma Islam
saja.  Bahkan di Jerman sendiri terjadinya pembantaian Yahudi
sebenarnya tidaklah significant karena sebenarnya korban holocaust
dari Hitler itu bukan cuma orang Yahudi melainkan juga banyak bahkan
kemungkinannya lebih banyak orang2 Jerman itu sendiri.  Dalam hal ini
orang2 Yahudi memang cuma menonjolkan dirinya saja yang jadi korban
mereka tidak memperdulikan korban2 bangsa lainnya.  Bahkan orang2
Yahudi sendiri menyatakan bahwa korban perang dunia kedua adalah 15
juta dimana 6 juta adalah orang Yahudi.  Namun data2 itu diragukan,
banyak yang memperkirakan korban orang Yahudi kurang dari 200 ribu
saja dan sisanya bukanlah orang Yahudi melainkan orang2 Jerman dan
Eropah.  Namun hal itu tak perlu kita perdebatkan apalagi kejadian
masa lalu, sehingga tak ada alasan mengusir orang Yahudi.  Dan
kenyataannya juga tidak ada orang Kristen yang mengusir atau membenci
Yahudi seperti kebencian umat Islam yang dilesatarikannya dalam AlQuran.

Salah tetap salah, tak bisa anda menggunakan kepercayaan untuk
melakukan kekerasan, karena pihak lawanpun bisa membalasnya dengan
cara2 yang sama atau lebih kejam.  Ingatlah janganlah mengganggu orang
lain lebih dulu, janganlah menyerang lebih dulu, dan Islam Mui ini
menyerang lebih dulu dan umat Ahmadiah belum pernah membalasnya. 
Ingatlah situasi bisa berubah mendadak, Ahmadiah yang anda anggap
lemah dan pengikutnya sedikit bisa secara mengejutkan mendadak mereka
bisa menjadi banyak sekali yang melakukan pembalasan dendam secara
lebih keji, ingatlah hal itu baik2 karena Amerika sebagai super power
mampu membalik situasi yang tak terduga.  Yang lemah mendadak jadi
kuat, dan yang kuat mendadak jadi musnah.  Kemudian mau mencaci maki
Amerika juga tak ada gunanya karena bagi Amerika setiap situasi bisa
dimanfaatkan untuk kepentingan politiknya.  Kalo anda tak suka Amerika
ikut campur menganggu agama kepercayaan anda, maka janganlah membuka
peluang kepada Amerika dengan cara2 membakar dan menjarah umat
Ahmadiah.  Hanya umat idiot saja yang berbuat seperti umat MUI ini. 
Apakah contoh perang antara sunni dan syiah tidak cukup menjadi contoh
???  Sunni yang minoritas bisa mendominasi Irak dengan dukungan
Amerika kepada Sadam Hussein, namun akibat teror Sunni terhadap
Amerika, Sadam Hussein dijatuhkan dan Syiah yang mayoritas diberi
kesempatan, dan mulailah balas dendam kaum Syiah atas kekejaman Sunni
dimasa lalu.  Boleh saja anda menuduh Amerika mengadu, domba, tapi
tuduhan itu tak membawa pemecahan apapun juga karena dendam itu memang
sudah ada sebelum Amerika sendiri lahir didunia ini.  Tapi kalo
Amerika menarik manfaat dari pertikaian itu, bagaimana mau disalahkan
???  Demikianlah masalah Akhmadiah di Indonesia bukan hal yang sukar
untuk diputer balik dominasinya.  Apalagi umat Islam MUI itu jumlahnya
juga sedikit, terbukti dalam voting pemilu saja mereka hanya bisa
mengumpulkan suara hanya kurang dari 10%.

Dendam itu bukan cuma dari umat Akhmadiah, juga dari umat Islam yang
dulu dibunuh massal karena dituduh PKI, belum lagi orang2 Kristen yang
gerejanya dibakar dan pendetanya dibunuh, ditambah lagi dengan umat
Hindu yang pulaunya didholimi dengan teror bomb oleh umat Islam, dan
dari kesemuanya itu, bahaya perpecahan yang paling dahsyat adalah
aliran kepercayaan di Indonesia ini yang aku yakin merupakan mayoritas
dinegeri RI ini.  Pertumpahan darah hanyalah tunggu waktu yang tepat
saja, dan harinya pasti tiba.  Kalo saja umat Islam menyadarinya,
seharusnya mereka janganlah se-wenang2 mendholimi semua umat agama
termasuk juga sesama umat Islam sendiri.  janganlah menanam kebencian
dan dendam kepada orang atau kelompok yang kelihatannya lemah dan
minoritas karena kalo mereka yang didholimi umat Islam ini bersatu,
maka umat Islam itu malah menjadi minoritas.

Sekali lagi, ingatlah, harinya pasti tiba.  Dan kecil kemungkinannya
anda bisa menyelamatkan diri anda kalo hal itu terjadi.  Contoh yang
bisa anda untuk memahaminya adalah kasus Killing Field di Kamboja,
semua tidak ada yang menduganya.  Mendadak seluruh penduduk dalam kota
PnomPenh digiring keluar kota dan semuanya dibantai sekaligus yang
jumlahnya langsung 2 juta penduduk ibu kota itu.  Namun orang kamboja
banyak yang bisa lari karena perbatasan darat tinggal disebaranginya,
berbeda dengan Indonesia, pulau jawa ibaratnya seperti penjara pulau,
kemana anda mau lari kalo terjadi pembunuhan massal seperti itu ??? 
Yang menentukan kekuatan sebuah kelompok bukanlah jumlah umat atau
jumlah massanya, melainkan ditentukan oleh perlengkapan senjatanya. 
Bukan hal yang sukar untuk mendrop senjata modern kepada umat Ahmadiah
untuk memulai penjagalan dalam membalas kedholiman Islam Mui
sebelumnya.  Ahmadiah tidak menyerang dahulu tetapi diserang lebih
dulu, dan mereka berani berjihad dan Islam lawannya akan mati konyol
karena tak mungkin ada dropping senjata dari manapun juga karena Islam
MUI sudah terlalu banyak menimbulkan permusuhan kepada semua pihak.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke