Amerika memerangi terorist bukan dengan cara2 teror!

> Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bagaimana kalau dalam perang melawan teroris lantas kita
> menteror para teroris (seperti Bush dkk), apakah kita secara
> tak sadar atau tak sengaja telah jadi teroris?
> Seandainya kita kecurian dan kita tahu siapa pencurinya
> lantas kita mencuri (barang kita) dari pencurinya,
> apakah kita ini bukan pencuri?
>    


Mencuri dari pencuri sekalipun salah, tetap melanggar hukum, harusnya
pencuri nya kita tangkap barang buktinya disita, pencurinya dimajukan
kepengadilan untuk vonis hukumannya.

Demikianlah, menghadapi teroris juga sama, kita harus menangkapnya
untuk diadili bukan diteror balik.  Namun kalo mereka melawan dengan
kekerasan senjata sewaktu mau ditangkap, maka boleh ditembak mati, dan
ini dibenarkan sesuai prosedure hukum, dan hal ini tidak dinamakan
teror, karena yang ditembak mati itu pelaku teror bukan orang sipil
yang jadi korban terorist.

Demikianlah, Amerika memerangi terorist bersenjata bukan orang sipil
yang tidak melakukan kesalahan apa2.  Sebaliknya, terorist itu
menganggu, mengancam, dan menculik orang biasa yang tidak punya
kesalahan apapun juga baik terhadap mereka maupun terhadap hukum negara.

Jadi sangat jelas bedanya apa yang dilakukan Amerika itu tidak sama
dengan apa yang dilakukan terorist sehingga sia2 lah kalo mau diputer
balik, selain buang waktu, tak ada yang terpengaruh untuk
membenarkannya kecuali mereka pendukung terorist itu sendiri.

Kesimpulannya: Amerika memerangi terorist bukan dengan cara2 teror! 
Karena teror itu tidak membedakan korbannya salah atau benar,
sebaliknya Amerika hanya menangkap pelaku teror yang terbukti bersalah
untuk diadili, dan kalo sewaktu ditangkap pelakunya melawan dengan
kekerasan senjata barulah ditembak mati ditempat.  Tidak pernah mereka
yang tidak bersalah ditangkap apalagi ditembak oleh tentara Amerika. 
Kalo ada tentara menangkap atau menembak orang2 yang tidak bersalah,
maka tentara itu akan dipecat, ditangkap, diadili dan dipenjara. 
Demikianlah Terorist itu sangat jelas dan mudah dibedakannya atas
dasar hal2 yang saya tulis diatas.  Ditambah lagi definisi terorist
juga sangat jelas dan gampang dipahami semua orang diselruh dunia
karena definisinya sudah disosialisasikan kepada semua negara yang
menjadi anggauta2 PBB.  Demikianlah, terbukti pemerintah RI juga sudah
mampu membedakan terorist atau bukan dan sudah banyak yang ditangkap
polisi detasemen 88 untuk diserahkan kepada Amerika para pelaku2nya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke