Kalau saya kok seneng2 saja andaikata negara2 didunia punya nuklir 
kabeh,pada sugih kabeh biar tidak menjadikan negara yang memonopoli 
nuklir jadi mbendolan,yang paling sugih jadi congkak.
Tawangalun.
- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Nuklir Korut Menjatuhkan Harga Diri Bangsa Bukan Menaikkan !
> 
> Memang maksud Kim Yong Il membuat bomb Nuklir untuk mengangkat 
harga
> diri bangsanya dan dirinya sendiri, selain menunjukkan kemajuan
> teknologi negaranya juga membuatnya menjadi satu dari negara2 
terkuat
> didunia sejajar dengan India, China, Amerika, Russia, Perancis, dan
> Inggris.
> 
> Sayangnya, percobaan peluru kendali interbalistik peluncur bomb
> Nuklirnya gagal, juga percobaan ledakan bomb nuklirnya gaga.  Namun
> kemarahan negara2 tetangganya yang jelas lebih maju baik teknologi 
dan
> ekonominya telah menyeret juga kemarahan Amerika.
> 
> Akibatnya, Armada Laut Amerika yang berada ditempat lain semuanya
> dikerahkan ke semenanjung Korea mengepung seluruh perairan, 
sementara
> sejuta tentara China telah menutup perbatasan satu2nya yang bisa
> digunakan untuk keluar kedunia luar baik dalam mengirim bahan 
makanan
> maupun untuk melarikan diri.  Akibatnya ekonomi Korut makin morat
> marit, pemberontakan rakyat siap pecah setiap waktu, rakyat yang
> kelaparan sudah tidak lagi takut dengan moncong senjata, kekuasaan
> nepotisme dari kakek Kim hingga dirinya sebagai cucunya makin
> ditentang rakyat Korut.  Menamakan negaranya Republik tetapi
> kekuasaannya sama dengan kerajaan.
> 
> Amerika memberi kesempatan terakhir, apakah Kim mau jatuh sebagai
> pengkhianat yang dihina bangsanya, atau dia mau jatuh secara 
terhormat
> sebagai pahlawan bangsa yang dikenang sejarah bangsanya, sangatlah
> tergantung keputusannya sendiri.  Yang manapun pilihannya, dia 
tetap
> harus jatuh akibat perilakunya yang bermusuhan dengan dunia 
internasional.
> 
> Bomb Nuklir ternyata tidak bisa mengangkat derajat dirinya dan
> bangsanya, sekarang Korut didikte, dipaksa untuk melakukan 
perjanjian
> dimuka sidang yang beranggautakan China, Amerika, Russia, Korut,
> Inggris dan Perancis.  Tentu hal ini menjatuhkan harga diri 
bangsanya.
>  Apa daya, mau perang melawannya pasti mati konyol karena selain
> keturunan Kim akan putus sampai disini, juga sejarah bangsa akan
> mengutuk dirinya bukan lagi sebagai pahlawan melainkan sebagai
> pengkhianat.  Hal ini memang merupakan posisi yang sulit bagi 
Korut,
> namun para pembaca bisa membayangkan apabila berada dalam posisi 
Kim
> Yong Il.  Tentu para pembaca akan mengambil tindakan sama seperti 
Kim
> yaitu jalan terbaik dari semua yang terburuk.
> 
> Sebelumnya, Korut ditawari untuk menghentikan semua kegiatan 
Nuklirnya
> dan sebagai gantinya negara ini akan menerima bantuan teknologi dan
> bantuan ekonomi dari Amerika.  Mulanya tawaran itu diterima, tetapi
> setelah bantuan ekonomi juga diterimanya, secara diam2 Korut mulai
> lagi mengembangkan Nuklirnya hingga tertangkap basah malah membual
> akan menyerang siapapun yang menentang percobaannya.  Akibatnya 
semua
> bantuan teknologi dan ekonomi dihentikan dan Amerika tidak lagi
> tertarik untuk tawar menawar.  Sekarang dia dipaksa tanpa tawaran
> apapun.  Dia hanya diminta memilih caranya jatuh dan menghancurkan
> semua percobaan nuklirnya dengan disaksikan oleh kelima negara.
> 
> Apa yang dialami Korut tentu akan dicermati oleh Iran yang juga
> ber-bual2 tentang Islam dan Allah dalam usaha negaranya membuat 
bomb
> Nuklir untuk mengangkat derajat Agama Islamnya dan meningkatkan
> kebanggaan umatnya.  Tentu nasib negara inipun tidak akan jauh
> berbeda, karena rakyatnya juga sekarang makin menderita.  Namun 
negara
> ini belum perlu ditindak karena masih diharapkan bantuannya untuk
> mengamankan Irak dan Islam Syiah yang berperang melawan Sunni.  
Bahkan
> Amerika diperkirakan tak perlu sibuk karena Israel mampu 
mengatasinya.
> 
> Apa yang dilakukan oleh Iran, kiranya juga merupakan peringatan 
kepada
> umat Islam seluruh dunia apapun alirannya.  Kebiasaan memelintir
> kebaikan2 Amerika dengan khotbah2 fitnah untuk meningkatkan 
kebencian
> hanyalah menambah jumlah korban umat Islam yang akan jatuh.  Mereka
> harus belajar sejarah bahwa Allah hanyalah angan2 berhala, sama
> seperti patung2 berhala yang tidak bisa membantunya.  Patung2 
berhala
> memang mudah dihancurkan, sedangkan angan2 berhala justru
> menghancurkan sipemilik angan2 itu sendiri.  Mau menyembah Allah
> adalah hak pribadi yang harus dilindungi, namun memaksakan Syariah
> Allah dengan kewajiban pakai jilbab, perang jihad, bakar gereja, 
bakar
> mesjid, perkosa amoy, dan teror2 bomb tentunya bukan lagi hak 
pribadi
> melainkan mengancam keamanan setiap pribadi lain yang pasti akan
> ditindak, dimusnahkan, dan tidak diberi kesempatan untuk muncul 
kembali.
> 
> Amerika dan kekuatan2 didunia pada dasarnya melindungi dan memberi
> kesempatan setiap individu untuk memilih cara hidupnya, agama
> kepercayaannya, masa depan masing2, dan kebebasan berpendapat.  
Namun
> kalo kebebasan yang diberikan itu disalah gunakan seperti teror 
911,
> maka para pelakunya akan kehilangan pilihan, kehilangan
> kepercayaannya, kehilangan kebebasan berpendapat, bahkan banyak
> terjadi mereka juga kehilangan jiwanya dan dilarang masuk kesorga 
dan
> pasti masuk ke neraka.  Sorga dan Allah yang hanya angan2 akan 
musnah
> karena mereka sudah tidak bisa lagi ber-angan2, namun mereka akan
> menerima neraka yang bukan angan2 tapi realitas.
> 
> Demikianlah, tulisan ini saya yakin akan berguna untuk direnungkan
> setiap umat Islam, karena sebelum mengalaminya memang rasanya 
sombong
> semuanya bisa didholimi se-olah2 Allah berada dipihak kedholiman 
Islam
> ini.  Namun angan2 Taliban bisa dijadikan contoh yang perlu
> dipertimbangkan sebelum terlambat, untuk mencegah jangan jadi 
contoh
> yang berikutnya.  Khusus untuk Islam MUI di Indonesia, saya hanya 
bisa
> menyampaikan pesan, untuk sesegera mungkin membatalkan semua PerDa
> Syariah Islam, membubarkan Laskar2 Biadab, menghentikan provokasi
> kepada semua umat yang bukan Islam MUI, menangkap semua pelaku2
> pembakaran mesjid maupun gereja, dan memberi ganti rugi kepada umat
> yang dirugikan yang dijarah harta bendanya, dan jangan juga 
dilupakan
> untuk menangkap semua pelaku pemerkosaan amoy2.
> 
> Memusnahkan Yahudi, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan semua
> kepercayaan yang menentang Allah untuk dipaksa menyembah Allah 
hanya
> akan berakhir dengan kehancuran dan pemusnahan Islam itu sendiri
> sementara yang lainnya belum sempat hancur.  Jangan sia2kan angan2
> bantuan Allah untuk menghancurkan diri sendiri bersama angan2 Allah
> itu sendiri.  Kalo mau menyelamatkan angan2 Allah, janganlah 
melakukan
> teror2 yang diwajibkan Allah karena hal itu justru menghancurkan 
dan
> memusnahkan Allah itu sendiri.
> 
> Jangan membantah, jangan memfitnah, jangan memuntir realitas, 
jangan
> berkilah, jangan cari2 kambing hitam, dan jangan memaksa dengan
> kekerasan, karena semua ini telah merupakan catatan (track record)
> negara Indonesia di Lembaga HAM Perserikatan Bangsa2.  Oleh karena 
itu
> janganlah terlambat untuk bertindak, karena akan tiba saatnya 
dimana
> langkah mundur sudah tidak mungkin lagi dilakukan selain kehancuran
> yang akan disesalkan generasi mendatang.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke