Pemerkosaan Masal Sudah diVerifikasi Lembaga HAM !!! Kasus Pemerkosaan Masal oleh umat Islam akibat dorongan atau provokasi kitab suci AlQuran yang menjanjikan pahala kepada umat yang berdiri dijalan Allah dalam menumpas orang2 kafir, penyembah berhala, yahudi, Musyrik maupun orang2 murtad, telah di verifikasi oleh Lembaga HAM Internasional, dalam hal ini juga termasuk verifikasi dari pemerintah Cina Daratan, Taiwan, Singapore, Korea Selatan dan Hongkong, karena negara2 inilah yang warganegaranya juga terkena jadi korban2 pemerkosaan biadab tsb. Kelima negara ini juga telah mengajukan laporannya kepihak Lembaga HAM secara tersendiri dan juga melindungi nama2 korban agar tidak tercemar, apalagi mengingat budaya Cina sangat sensitive terhadap kehormatan seorang gadis yang tercemar oleh pemerkosa.
Bahkan Gus Dur telah melakukan lawatan ke negeri Cina untuk meminta maaf sekalian meminta bantuan ekonomi yang waktu itu pemerintah Cina telah menyumbangkan dana gratis sebanyak $50 juta. Karena itulah, kemudian Gus Dur berjanji kepada pemerintah Cina untuk melindungi orang2 Indonesia keturunan Cina dari pemerkosaan maupun penjarahan selanjutnya. Demikianlah sebagai implementasi janji tsb, maka Gus Dur mengerahkan banser Ansor untuk mengamankan peraturan2 baru yang dikeluarkan Gus Dur antara lain membolehkan acara berhala yang berupa Barongsai. Angpau dari Cina bukan cuma uang cash $50 juta, tetapi juga, kelompok pendekar2 NU ini diberi hak istimewa untuk mengassembling MOCIN (= motor Cina). Namun saya tidak jelas dengan nasib Mocin ini, karena sewaktu Megawati naik, beliau memenangkan Astra yang mewakili Honda Motor menuntut dilarangnya Mocin karena melanggar hak patent atau copyright Honda Motor Tokyo. > Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apakah semua tulisan anda tidak bersifat > subjectivitas ??? Sebagai seorang scientist tentunya > bisa membedakan tulisan yang objective maupun yang > subjective. > > Apakah anda sudah menyaring dan melakukan > pembuktian terhadap semua informasi yang masuk pada > anda ??? Apakah anda sudah membuktikan bahwa orang2 > yang mengirim email pada anda adalah benar2 korban > pemerkosaan atau saksi mata yang melihat tindakan > pemerkosaan ??? Semua tulisan saya bebas dari subjectivitas, saya tidak akan berpihak kepada agama manapun juga selain dari kenyataan yang ada. Contohnya semua agama percaya Tuhan/Allah meskipun kenyataannya terbukti tidak pernah ada. Dan saya berpihak kepada kenyataan bukan kepada kepercayaan yang cuma mengandalkan perasaan dan angan2. Memang saya tidaklah menganggap tulisan saya memenuhi kriteria ilmiah karena dimilist ini semua tulisan tidak ada yang ilmiah melainkan sebatas opini yang didukung baik dengan analisa maupun dengan hasil observasi yang umum yang dianut umat Kebanyakan. Oleh karena itu, bisa jadi tulisan saya agak kurang akurat kalo mau dibandingkan dengan laporan ilmiah, NAMUN YANG PALING PENTING, SEMUA TULISAN SAYA LEBIH BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN DIBANDINGKAN ISI ALQURAN YANG CUMA MENGANDALKAN KEIMANAN YANG BERASAL DARI ANGAN2 KEBOHONGAN. KARENA TULISAN SAYA BASISNYA ADALAH ANALITIK DAN OBSERVASI BUKAN KEIMANAN, KEPERCAYAAN, ATAUPUN PROPAGANDA AGAMA APAPUN JUGA. Dengan mengandalkan analisa dan obersvasi realitas, bisa dijamin bahwa tulisan2 saya lebih bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah katimbang isi AlQuran. Masalah korban2 pemerkosaan memang ada yang menulis email kepada saya, namun mereka melindungi identitasnya karena menyangkut kehormatan seorang wanita yang tidak mau tercemar. Namun hal ini bukan alasan untuk pre-judice bahwa tulisan2 itu meng-ada2 karena apa yang ditulis mereka sejalan seperti laporan yang masuk ke Lembaga HAM. Bahkan anak gadis dari seorang pengamat ekonomi terkenal keturunan Tionghoa yaitu Christianto Wibisono telah mendapatkan Asylum atau suaka politik dari pemerintah Amerika akibat rumah anaknya itu dibakar, dijarah, dan anak gadis nya juga menjadi korban pemerkosaan yang biadab itu. Beliau telah melaporkan kasus keluarganya kepada Lembaga HAM secara terpisah, bahkan pengadilan immigrasi Amerika juga telah memastikan kebenaran laporan bapak Christianto Wibisono sehingga karena itulah Asylum atau Suaka Politik telah diberikan kepadanya. Jadi kalo anda menganggapnya hal itu bohong, maka anggapan anda sama seperti fatwa MUI yang tidak memiliki data2nya awal fitnah saja. Padahal tugas kewajiban pemerintah dan MUI itulah yang seharusnya menyelidikinya untuk menangkap pelaku2nya maupun barang2 buktinya bukan malah membantahnya. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
