CENDRAWASIH POS

Sabtu, 03 November 2006












































































































Gerakan Separatis Papua Tetap Diawasi 

TIMIKA-Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Trikora, Mayjen 



TNI Zamroni, SE menegaskan, sebagai penanggungjawab wilayah teritorial Provinsi 
Papua, pihaknya tetap memantau dan mengawasi gerakan-gerakan separatisme dari 
oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, baik di dalam maupun yang datangnya 
dari luar. 

Menurutnya, dengan adanya pengawasan dan operasi militer yang telah 
dilaksanakan, maka pengawasan situasi atau wilayah teritorialnya yang saat ini 
dikatakan aman, tetapi harus terus dieliminir sehingga ide-ide separatis yang 
ada dalam masyarakat dapat dihilangkan atau dimusnakan. 

Terkait hal tersebut, Pangdam Zamroni yang diwawancarai Radar Timika (Grup 
Cenderawasih Pos), Jumat (3/11) usai memberikan arahan kepada prajurit di 
Mayonif 754 ENK menyatakan bahwa munculnya aksi atau gerakan separatis dari 
kelompok atau perorangan dikarenakan wawasan yang belum sepaham. "Mungkin 
mereka atau oknum tersebut pernah disakiti atau diperlakukan tidak wajar, 
sehingga munculnya aksi dan gerakan-gerakan separatis," tutur Pangdam lagi. 

Karena itu diyakininya, jika kelompok atau oknum-oknum tertentu didekati dengan 
pendekatan formil dan informil tentunya apa yang kita kehendaki atau tujuan 
kita ingin mensejahterakan masyarakat pasti terwujud. 

Menyinggung soal kasus penembakan dua unit mobil operasional PT. Freeport 
Indonesia di Mile 69 (3/9) lalu, menurut Pangdam penembakan tersebut adalah 
masalah kriminal yang dilakukan oknum atau kelompok tertentu. Bahkan itu 
merupakan pengamanan umum (public security) sehingga menjadi tanggung jawab 
pihak penyidik kepolisian. 

Dengan kejadian tersebut, sistem pengawasan yang dilakukan harus diperketat, 
termasuk personilnya yang melakukan pengamanan obvitnas PT. FI di ring luar 
dihimbau untuk selalu waspada terhadap situasi dan kejadian serta mengawasi 
wilayah yang menjadi tanggungjawab pengawasannya di areal obvitnas PT. FI 
tersebut. 

Selain itu, sistem pengamanan dan pengawasan tersebut juga dilakukan dalam 
mengantisipasi peristiwa-peristiwa bersejarah yang telah terjadi sebelumnya. 
Seperti antisipasi pada Bulan Desember nanti terhadap gangguan stabilitas dan 
keamanan,"pungkas Mayjen Zamroni, SE. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Timika kemarin, Pangdam didampingi Asisten Logistig 
Kolonel CHB Dadang beserta Asisten Teritorial Letkol Inf. Triyono dan Waasintel 
Kodam XVII/Trikora Letkol Inf. Gustav I. Mereka melakukan koordinasi intern 
terkait pelaksanaan tugas terirotial, operasional satuan dan hal teknis dari 
masing-masing satuan. 

Pangdam bersama rombongan perwira Kodam XVII/Trikora tiba di Bandara Moses 
Kilangin, Jumat (3/11) sekitar pukul 09.00 WIT dari Jayapura didampingi 
istrinya masing-masing dengan mengikuti penerbangan Pesawat Merpati. Mereka 
dijemput jajaran Muspida dan kepala satuan TNI-Polri setempat.(eng


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke