Tolol kamu. Gua kira kamu lah provokator di dlm kaus poso itu. Sudah 
jelas-jelas Arsal yg aktif mempromosikan perdamaian di Poso, malah di 
delegitimasi perannya. Kalau mau tau teroris di poso, tuh teliti lagi daftar 
nama yg diberikan Tibo Cs sebelum dieksekusi.  Guoblok

Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> menulis:          Ustad Arsal & Pesantren-nya 
Terlibat Terorisme Poso !!!

> "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ustad Arsal Diminta Serahkan Tersangka Teror
> Ustad Adnan Arsal diminta menyerahkan tersangka pelaku kasus teror 
> Poso yang diduga bersembunyi di Pesantren Amanah, Poso yang 
> dipimpinnya. Polisi tidak memberikan tenggat waktu (deadline) kepada 
> pimpinan Forum Silaturahmi Umat Islam (FSUI) Poso, Sulawesi Tengah 
> itu. Namun, polisi berharap tokoh muslim itu bersedia menyerahkan 
> para tersangka secepatnya.
> 
> Tidak ada pembatasan waktu (untuk menyerahkan para tersangka), namun 
> kita meminta bantuan agar dia besedia menyerahkan para tersangka,'' 
> kata Kapolri Jenderal Pol. Sutanto, Jumat (3/11) kemarin.

Kembali pesantren dan ulama Islam terlibat teror bakar gereja dan
tembak pendeta. Hal yang sama juga terjadi di Ambon, dan pulau2 lainnya.

Memang mereka yang non-Muslim selalu jadi korban, dan kalo mereka
berusaha membela diri, malah ditangkap dan dihukum mati.

Contohnya saja Tibo Cs, yang berusaha melindungi gerejanya dari
pembakaran dan usaha pemerkosaan dan pembunuhan umat seagamanya, malah
ditangkap dan dihukum mati. Bahkan mereka difitnah dikatakan membunuh
ribuan umat Islam. Tidak pernah ada pembunuhan masal ribuan umat
Islam baik oleh Tibo cs maupun oleh umat yang bukan Islam lainnya. 
Tibo cs itu dihukum mati karena melakukan kesalahan fatal yaitu
"membunuh Polisi" yang bertugas. Dimanapun diseluruh dunia kalo
membunuh polisi pasti dihukum mati. Memang nasib, minoritas di
Indonesia harus selalu dijadikan korban sama seperti para penyembah
berhala, kafir, murtad, musyrik dan Yahudi yang dulu juga dijadikan
korban. Namun dinegara2 maju, tidak pernah minoritas dikorbankan,
malah mendapat perlindungan khusus yang lebih telaten dari mereka yang
mayoritas.

Yang paling menyedihkan, sekarang ini pelaku teror tembak pendeta2 dan
pembakaran2 Gereja justru berlindung di pesantren dimana polisi tidak
berani bertindak selain cuma memberi anjuran saja agar pemilik
pesantren menyerahkan pelaku teror ini tanpa batas waktu yang oleh
kepala POLRI sudah diduga bahwa anjurannya pasti ditolak oleh pemilik
pesantren.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



         

                
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke